Brigade BerAmal Salurkan 1,1 Juta Liter Air Bersih, Sasar 18.700 Warga Terdampak Kekeringan

SulawesiPos.com – Brigade BerAmal gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bone dan Satpol PP terus mengintensifkan penyaluran bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau berkepanjangan.

Sebanyak 1.100.000 liter air bersih disalurkan untuk warga terdampak kekeringan.

Plt. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Bone, Andi Muhammad Yusuf, S.STP., M.Si., menyampaikan bahwa bantuan tersebut telah menjangkau sekitar 18.700 jiwa atau setara dengan 4.700 kepala keluarga (KK) yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Penyaluran bantuan difokuskan pada lima kecamatan, yakni Tanete Riattang, Tanete Riattang Barat, Tanete Riattang Timur, Palakka, dan Awangpone.

Dalam pelaksanaannya, bantuan air bersih didistribusikan langsung ke permukiman warga menggunakan mobil tangki.

Air kemudian disalurkan ke wadah penampungan yang telah disiapkan masyarakat.

“Program ini merupakan bentuk respons Pemerintah Kabupaten Bone atas perintah Bupati Bone (Andi Asman Sulaiman) dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat menurunnya ketersediaan sumber air selama musim kemarau,” ucapnya, Selasa 3 November 2026.

BACA JUGA:  Wabup Bone Dorong Pentahelix Hadapi Risiko Bencana, KRB Harus Berbasis Data

Kehadiran layanan distribusi air bersih tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Bantuan ini dinilai sangat membantu warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama untuk keperluan memasak, mencuci, dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

BPBD dan Satpol PP Bone menyalurkan 1,1 juta liter air bersih untuk 18.700 jiwa terdampak kekeringan di lima kecamatan.
BPBD dan Satpol PP Bone menyalurkan 1,1 juta liter air bersih untuk 18.700 jiwa terdampak kekeringan di lima kecamatan.

Plt. Kalaksa BPBD Bone menegaskan bahwa penyaluran bantuan air bersih akan terus dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat dan kondisi wilayah terdampak.

“Kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dan memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi, terlebih dalam menghadapi kondisi sulit akibat kekeringan seperti saat ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Pol PP Kabupaten Bone, A. Baharuddin, S.IP., M.Si., menyampaikan bahwa keterlibatan Satpol PP dalam program Brigade Air Bersih Beramal merupakan bentuk dukungan terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Bone dalam membantu masyarakat yang terdampak kekeringan.

Menurutnya, sinergi lintas perangkat daerah sangat penting agar penyaluran bantuan dapat berjalan optimal dan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Ia menegaskan, Satpol PP Kabupaten Bone akan terus mendukung pelaksanaan kegiatan kemanusiaan tersebut bersama BPBD sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi dampak musim kemarau berkepanjangan.

BACA JUGA:  Karhutla di Bone Tercatat 121 Kasus, Dominan Akibat Kelalaian Manusia

” Kami mengimbau masyarakat agar menggunakan air bersih secara bijak serta mengutamakan pemanfaatannya untuk kebutuhan pokok sehari-hari,” pungkasnya. (kar)

SulawesiPos.com – Brigade BerAmal gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bone dan Satpol PP terus mengintensifkan penyaluran bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau berkepanjangan.

Sebanyak 1.100.000 liter air bersih disalurkan untuk warga terdampak kekeringan.

Plt. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Bone, Andi Muhammad Yusuf, S.STP., M.Si., menyampaikan bahwa bantuan tersebut telah menjangkau sekitar 18.700 jiwa atau setara dengan 4.700 kepala keluarga (KK) yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Penyaluran bantuan difokuskan pada lima kecamatan, yakni Tanete Riattang, Tanete Riattang Barat, Tanete Riattang Timur, Palakka, dan Awangpone.

Dalam pelaksanaannya, bantuan air bersih didistribusikan langsung ke permukiman warga menggunakan mobil tangki.

Air kemudian disalurkan ke wadah penampungan yang telah disiapkan masyarakat.

“Program ini merupakan bentuk respons Pemerintah Kabupaten Bone atas perintah Bupati Bone (Andi Asman Sulaiman) dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat menurunnya ketersediaan sumber air selama musim kemarau,” ucapnya, Selasa 3 November 2026.

BACA JUGA:  Atasi Krisis Air Bersih, Pemkot Makassar Salurkan Bantuan Tiap Hari dan Siapkan 18 SPAM

Kehadiran layanan distribusi air bersih tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Bantuan ini dinilai sangat membantu warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama untuk keperluan memasak, mencuci, dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

BPBD dan Satpol PP Bone menyalurkan 1,1 juta liter air bersih untuk 18.700 jiwa terdampak kekeringan di lima kecamatan.
BPBD dan Satpol PP Bone menyalurkan 1,1 juta liter air bersih untuk 18.700 jiwa terdampak kekeringan di lima kecamatan.

Plt. Kalaksa BPBD Bone menegaskan bahwa penyaluran bantuan air bersih akan terus dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat dan kondisi wilayah terdampak.

“Kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dan memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi, terlebih dalam menghadapi kondisi sulit akibat kekeringan seperti saat ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Pol PP Kabupaten Bone, A. Baharuddin, S.IP., M.Si., menyampaikan bahwa keterlibatan Satpol PP dalam program Brigade Air Bersih Beramal merupakan bentuk dukungan terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Bone dalam membantu masyarakat yang terdampak kekeringan.

Menurutnya, sinergi lintas perangkat daerah sangat penting agar penyaluran bantuan dapat berjalan optimal dan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Ia menegaskan, Satpol PP Kabupaten Bone akan terus mendukung pelaksanaan kegiatan kemanusiaan tersebut bersama BPBD sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi dampak musim kemarau berkepanjangan.

BACA JUGA:  Karhutla di Bone Tercatat 121 Kasus, Dominan Akibat Kelalaian Manusia

” Kami mengimbau masyarakat agar menggunakan air bersih secara bijak serta mengutamakan pemanfaatannya untuk kebutuhan pokok sehari-hari,” pungkasnya. (kar)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru