Supriansa Ingatkan Ketua Golkar Maros Terpilih: Jangan Tinggalkan Kader Lama

SulawesiPos.com – Ketua Harian DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel), Supriansa, mengingatkan Andi Patarai Amir agar tidak melupakan kader lama dalam menyusun kepengurusan baru DPD II Partai Golkar Maros.

Pesan itu disampaikan Supriansa setelah Andi Patarai Amir terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Maros dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI di Grand Waterboom, Senin (3/11/2026).

Supriansa menegaskan, pergantian kepemimpinan tidak boleh membuat kader yang selama ini berkontribusi membesarkan partai merasa ditinggalkan atau tidak mendapat tempat dalam kepengurusan baru.

Menurutnya, soliditas internal menjadi modal utama untuk memperkuat partai dan menghadapi agenda politik ke depan.

“Soliditas internal menjadi modal utama dalam membangun kekuatan partai. Karena itu, ketua yang terpilih ini tetap harus merangkul semua kader Golkar. Tidak boleh ada pihak yang merasa ditinggalkan atau tidak dilibatkan dalam kepengurusan,” pesan mantan anggota DPR RI itu.

Selain menjaga keberadaan kader lama, Supriansa menitipkan dua pesan lainnya kepada Patarai. Pertama, merangkul seluruh elemen dan kader Golkar tanpa terkecuali.

BACA JUGA:  Jadi Ketua Harian DPD I, Supriansa: Untuk Mengembalikan Muruah Golkar Sulsel

Dia menilai kebersamaan seluruh kader merupakan modal penting untuk memperkuat partai sekaligus menghadapi berbagai agenda politik mendatang.

Pesan kedua, mantan Wakil Bupati Soppeng itu meminta kepengurusan baru memberikan ruang lebih luas bagi kaum muda untuk terlibat dalam struktur organisasi partai.

“Keterlibatan generasi muda penting untuk menjaga keberlanjutan organisasi sekaligus memperkuat kekuatan Golkar di Maros,” katanya.

Sementara itu, Bendahara DPD I Golkar Sulsel, Amirullah Nur Saenong, mengapresiasi pelaksanaan Musda XI Partai Golkar Maros yang berlangsung lancar.

Putra daerah Maros tersebut menilai Musda menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus mempererat soliditas seluruh kader dalam menghadapi agenda politik mendatang.

“Alhamdulillah, pelaksanaan Musda Golkar Maros ke-XI berjalan dengan baik. Ini menunjukkan bahwa Partai Golkar memiliki kedewasaan dalam berorganisasi serta mampu menjaga kebersamaan dan kekompakan antarkader,” ujarnya.

SulawesiPos.com – Ketua Harian DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel), Supriansa, mengingatkan Andi Patarai Amir agar tidak melupakan kader lama dalam menyusun kepengurusan baru DPD II Partai Golkar Maros.

Pesan itu disampaikan Supriansa setelah Andi Patarai Amir terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Maros dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI di Grand Waterboom, Senin (3/11/2026).

Supriansa menegaskan, pergantian kepemimpinan tidak boleh membuat kader yang selama ini berkontribusi membesarkan partai merasa ditinggalkan atau tidak mendapat tempat dalam kepengurusan baru.

Menurutnya, soliditas internal menjadi modal utama untuk memperkuat partai dan menghadapi agenda politik ke depan.

“Soliditas internal menjadi modal utama dalam membangun kekuatan partai. Karena itu, ketua yang terpilih ini tetap harus merangkul semua kader Golkar. Tidak boleh ada pihak yang merasa ditinggalkan atau tidak dilibatkan dalam kepengurusan,” pesan mantan anggota DPR RI itu.

Selain menjaga keberadaan kader lama, Supriansa menitipkan dua pesan lainnya kepada Patarai. Pertama, merangkul seluruh elemen dan kader Golkar tanpa terkecuali.

BACA JUGA:  Supriansa Kenang Abustan sebagai Sahabat yang Jujur dan Baik Hati

Dia menilai kebersamaan seluruh kader merupakan modal penting untuk memperkuat partai sekaligus menghadapi berbagai agenda politik mendatang.

Pesan kedua, mantan Wakil Bupati Soppeng itu meminta kepengurusan baru memberikan ruang lebih luas bagi kaum muda untuk terlibat dalam struktur organisasi partai.

“Keterlibatan generasi muda penting untuk menjaga keberlanjutan organisasi sekaligus memperkuat kekuatan Golkar di Maros,” katanya.

Sementara itu, Bendahara DPD I Golkar Sulsel, Amirullah Nur Saenong, mengapresiasi pelaksanaan Musda XI Partai Golkar Maros yang berlangsung lancar.

Putra daerah Maros tersebut menilai Musda menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus mempererat soliditas seluruh kader dalam menghadapi agenda politik mendatang.

“Alhamdulillah, pelaksanaan Musda Golkar Maros ke-XI berjalan dengan baik. Ini menunjukkan bahwa Partai Golkar memiliki kedewasaan dalam berorganisasi serta mampu menjaga kebersamaan dan kekompakan antarkader,” ujarnya.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru