SulawesiPos.com – DPD Partai Golkar Sulawesi Selatan menggelar orientasi pengurus di Bulutana, Malino, Kabupaten Gowa, pada 30 Oktober hingga 1 November 2026.
Kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat konsolidasi internal, menyamakan visi kepengurusan, dan membangun kerja organisasi yang lebih solid.
Ketua DPD Partai Golkar Sulsel Ilham Arief Sirajuddin menempatkan orientasi tersebut sebagai bagian dari penguatan kapasitas pengurus, bukan sekadar agenda seremonial.
Setiap pengurus diminta memahami ideologi, aturan, mekanisme, dan garis perjuangan partai.
Ilham juga menekankan pentingnya kerja kolektif, komunikasi antarpengurus, serta kebersamaan dalam menjalankan program dan agenda Partai Golkar di Sulsel.
Konsolidasi diharapkan tidak berhenti di tingkat provinsi, tetapi berlanjut hingga jajaran kabupaten dan kota.
Tiga Hari Pembekalan Pengurus
Rangkaian kegiatan diawali dengan pemberangkatan peserta dari Sekretariat DPD Partai Golkar Sulsel menuju Bulutana, Malino, Jumat (30/10/2026).
Acara pembukaan diisi dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Partai Golkar, pembacaan doa, laporan panitia, serta sambutan Ilham yang dilanjutkan pemaparan visi dan misi kepemimpinannya.
Peserta kemudian menerima materi dari Dewan Pakar Partai Golkar Sulsel, Madjid Sallatu. Pembekalan berlanjut pada Sabtu (31/10/2026) melalui materi Ke-Golkar-an yang disampaikan Nasruddin Upel dan Armin Mustamin Toputiri.
Materi lain membahas Haluan Kerja dan Tata Kerja Partai Golkar Sulsel serta petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis Musyawarah Daerah (Musda) dan Koordinator Wilayah (Korwil). Materi tersebut disampaikan Ilham Jaya, Japri Yakub Timbo, dan Andi Barlihanti Hasan.
Peserta juga mengikuti materi dinamika kelompok dari Arfandy Idris dan Fauzan Wahab. Agenda pembekalan dilengkapi kegiatan outbound untuk membangun kebersamaan dan memperkuat kekompakan antarpengurus.
Pada malam hari, pengurus mengikuti silaturahmi dan malam kebersamaan. Rangkaian orientasi dilanjutkan pada Minggu (1/11/2026) melalui outbound lanjutan, evaluasi, dan penutupan oleh Ketua DPD Partai Golkar Sulsel.
Melalui orientasi tersebut, jajaran Golkar Sulsel diharapkan memiliki pemahaman yang sama mengenai arah kebijakan, mekanisme kerja, dan tanggung jawab organisasi.
Kesamaan pemahaman itu menjadi bekal untuk memperkuat konsolidasi serta meningkatkan kinerja partai di Sulawesi Selatan.


