Sengketa Lahan Diduga Picu Bentrok Warga di Depan Kampus Unifa Makassar

SulawesiPos.com – Bentrokan antardua kelompok warga terjadi di depan Kampus Universitas Fajar (Unifa), Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (25/7/2026) dini hari.

Kericuhan yang diduga dipicu sengketa lahan itu mengakibatkan sejumlah orang mengalami luka akibat sabetan senjata tajam dan terkena anak panah busur.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, bentrokan bermula dari perselisihan terkait batas lahan yang kemudian berkembang menjadi aksi saling serang.

Situasi semakin memanas setelah salah satu kelompok diduga melakukan penyerangan balasan karena tidak terima rekannya menjadi korban dalam bentrokan sebelumnya.

Polisi: Dipicu Sengketa Lahan dan Aksi Balasan

Kepolisian yang turun ke lokasi menyebut dugaan sementara penyebab bentrokan adalah konflik sengketa lahan yang berujung aksi balas dendam.

“Kericuhan tersebut diduga dipicu persoalan sengketa lahan. Tak terima rekannya menjadi korban, salah satu kelompok kemudian melakukan aksi penyerangan balasan yang membuat situasi di lokasi sempat sangat memanas dan mencekam,” ujar petugas kepolisian di lokasi kejadian.

BACA JUGA:  Pertamina dan ESDM Tinjau Infrastruktur Energi di Makassar, Pasokan Sulsel Aman Jelang Lebaran

Akibat bentrokan itu, sejumlah warga mengalami luka-luka akibat sabetan parang maupun terkena anak panah busur.

Korban Dievakuasi ke Rumah Sakit

Warga bersama petugas segera mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, aparat gabungan dari Polrestabes Makassar dan Polsek setempat diterjunkan untuk membubarkan massa dan mengamankan lokasi.

“Beberapa korban terluka telah dievakuasi ke rumah sakit untuk penanganan medis. Saat ini personel gabungan telah dikerahkan ke lokasi untuk mensterilkan area di depan Kampus Unifa serta melakukan penyelidikan mendalam,” lanjut keterangan kepolisian.

Petugas juga melakukan penyisiran di sekitar lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan adanya bentrokan susulan.

Polisi Selidiki Penyebab Bentrokan

Hingga Sabtu pagi, aparat kepolisian masih bersiaga di sekitar kawasan Kampus Unifa Makassar.

Polisi mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat penegak hukum.

Penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap kronologi lengkap bentrokan, termasuk mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.

BACA JUGA:  RA Ditangkap usai Peras Wanita Barru Rp130,3 Juta dengan Ancaman Sebar Video

SulawesiPos.com – Bentrokan antardua kelompok warga terjadi di depan Kampus Universitas Fajar (Unifa), Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (25/7/2026) dini hari.

Kericuhan yang diduga dipicu sengketa lahan itu mengakibatkan sejumlah orang mengalami luka akibat sabetan senjata tajam dan terkena anak panah busur.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, bentrokan bermula dari perselisihan terkait batas lahan yang kemudian berkembang menjadi aksi saling serang.

Situasi semakin memanas setelah salah satu kelompok diduga melakukan penyerangan balasan karena tidak terima rekannya menjadi korban dalam bentrokan sebelumnya.

Polisi: Dipicu Sengketa Lahan dan Aksi Balasan

Kepolisian yang turun ke lokasi menyebut dugaan sementara penyebab bentrokan adalah konflik sengketa lahan yang berujung aksi balas dendam.

“Kericuhan tersebut diduga dipicu persoalan sengketa lahan. Tak terima rekannya menjadi korban, salah satu kelompok kemudian melakukan aksi penyerangan balasan yang membuat situasi di lokasi sempat sangat memanas dan mencekam,” ujar petugas kepolisian di lokasi kejadian.

BACA JUGA:  Andi Amar: Generasi Muda Harus Ambil Peran Wujudkan Indonesia Emas

Akibat bentrokan itu, sejumlah warga mengalami luka-luka akibat sabetan parang maupun terkena anak panah busur.

Korban Dievakuasi ke Rumah Sakit

Warga bersama petugas segera mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, aparat gabungan dari Polrestabes Makassar dan Polsek setempat diterjunkan untuk membubarkan massa dan mengamankan lokasi.

“Beberapa korban terluka telah dievakuasi ke rumah sakit untuk penanganan medis. Saat ini personel gabungan telah dikerahkan ke lokasi untuk mensterilkan area di depan Kampus Unifa serta melakukan penyelidikan mendalam,” lanjut keterangan kepolisian.

Petugas juga melakukan penyisiran di sekitar lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan adanya bentrokan susulan.

Polisi Selidiki Penyebab Bentrokan

Hingga Sabtu pagi, aparat kepolisian masih bersiaga di sekitar kawasan Kampus Unifa Makassar.

Polisi mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat penegak hukum.

Penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap kronologi lengkap bentrokan, termasuk mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.

BACA JUGA:  WNI Asal Maros Meninggal di Armenia, Keluarga Minta Pelaku Dihukum dan Jenazah Segera Dipulangkan

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru