SulawesiPos.com – Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Tahun 2026 yang digelar di Grand Ballroom Convention KMA JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Jumat (23/10/2026).
Kegiatan tersebut dibuka dan dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, didampingi jajaran menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, serta kepala daerah dari seluruh Indonesia.
Rakornas TPAKD 2026 menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat perluasan akses keuangan serta meningkatkan pemanfaatan layanan keuangan oleh masyarakat guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Sejumlah pejabat tinggi negara dan pimpinan lembaga keuangan turut hadir dalam agenda tersebut, di antaranya pimpinan OJK, Gubernur Bank Indonesia, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, serta Menteri Agama.
Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin kepada wartawan menegaskan bahwa perluasan akses keuangan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama pelaku UMKM yang membutuhkan dukungan permodalan untuk mengembangkan usahanya.
“Perluasan akses keuangan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kami berharap semakin banyak pelaku UMKM di Kabupaten Bone yang mendapatkan akses pembiayaan dan layanan keuangan untuk mengembangkan usaha mereka,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan agar program yang dijalankan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan serta memberikan dampak berkelanjutan.
“Dengan sinergi yang kuat, kami optimistis akses keuangan dapat menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta membuka peluang usaha dan lapangan kerja,” tambahnya.
Melalui partisipasi dalam Rakornas TPAKD 2026, Pemerintah Kabupaten Bone diharapkan semakin memperkuat langkah strategis dalam memperluas inklusi keuangan, mendorong pertumbuhan UMKM, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (kar)


