BPI Danantara Borong Saham BUMN Saat IHSG Anjlok

SulawesiPos.com – Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia secara resmi mulai memborong sejumlah saham berfundamental apik di Bursa Efek Indonesia. Aksi akumulasi massal ini dilakukan tepat ketika IHSG sedang mengalami tekanan jual hebat akibat sentimen global.

Keputusan krusial tersebut dikonfirmasi langsung oleh petinggi Danantara dalam sebuah pertemuan eksekutif di Jakarta pada Kamis (22/10/2026). “Per kemarin, hari ini kita sudah mulai membeli saham-saham yang ada, menurut kami efektif, dan kita akan terus selama harganya menarik dan memiliki prospek yang baik,” terang CIO Danantara, Pandu Sjahrir.

Suntikan investasi ini akan dipusatkan pada sejumlah saham BUMN yang secara objektif terbukti memiliki valuasi atraktif. Untuk merealisasikan rencana ini tanpa menambah risiko, Danantara menyerahkan proses seleksi emiten kepada mitra ahli melalui uji tuntas.

Managing Director Global Relations & Communications, Pahala Mansury, menyebutkan metode kolaborasi ini diambil untuk menjaga profesionalitas kelolaan. “Cara kita mendeploy kita juga tidak melakukan stock picking, kita bermitra dengan pihak lain,” jelas Pahala.

BACA JUGA:  Ini Lima Pejabat Pasar Keuangan yang Mundur Bersamaan dalam Sehari, Mulai dari Dirut Bursa Efek Hingga Pejabat OJK

Manuver Danantara ini terbukti terjadi bersamaan dengan IHSG yang perlahan pulih ke level 5.381,43. Kebangkitan indeks ini memberikan sinyal positif merespons aksi nyata dari lembaga pemerintah maupun aksi buyback emiten. (*)

SulawesiPos.com – Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia secara resmi mulai memborong sejumlah saham berfundamental apik di Bursa Efek Indonesia. Aksi akumulasi massal ini dilakukan tepat ketika IHSG sedang mengalami tekanan jual hebat akibat sentimen global.

Keputusan krusial tersebut dikonfirmasi langsung oleh petinggi Danantara dalam sebuah pertemuan eksekutif di Jakarta pada Kamis (22/10/2026). “Per kemarin, hari ini kita sudah mulai membeli saham-saham yang ada, menurut kami efektif, dan kita akan terus selama harganya menarik dan memiliki prospek yang baik,” terang CIO Danantara, Pandu Sjahrir.

Suntikan investasi ini akan dipusatkan pada sejumlah saham BUMN yang secara objektif terbukti memiliki valuasi atraktif. Untuk merealisasikan rencana ini tanpa menambah risiko, Danantara menyerahkan proses seleksi emiten kepada mitra ahli melalui uji tuntas.

Managing Director Global Relations & Communications, Pahala Mansury, menyebutkan metode kolaborasi ini diambil untuk menjaga profesionalitas kelolaan. “Cara kita mendeploy kita juga tidak melakukan stock picking, kita bermitra dengan pihak lain,” jelas Pahala.

BACA JUGA:  IHSG Anjlok, Bamsoet Ingatkan Sensitivitas Investor Terhadap Kondisi Politik-Ekonomi

Manuver Danantara ini terbukti terjadi bersamaan dengan IHSG yang perlahan pulih ke level 5.381,43. Kebangkitan indeks ini memberikan sinyal positif merespons aksi nyata dari lembaga pemerintah maupun aksi buyback emiten. (*)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru