SulawesiPos.com – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estat Indonesia (REI) Sulawesi Selatan terus mematangkan persiapan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda). Berdasarkan data Sekretariat DPD REI Sulsel, tercatat sebanyak 385 pemilih (voters) yang memiliki hak suara dalam ajang penentuan arah kepemimpinan organisasi properti tersebut.
Akhmad Ariesta Gemilang Sekretaris Organizin Committee Musda REI Sulsel, yang ditemui SPos, Rabu (23/9/2026), menyampaikan bahwa seluruh pemilih yang terdaftar wajib memenuhi kriteria keanggotaan aktif minimal selama enam bulan. Selain itu, para anggota harus mendaftarkan diri secara resmi sebagai peserta Musda untuk dapat menggunakan hak pilihnya.
“Dari 385 pemilih terdaftar, panitia mengusahakan tingkat kehadiran mencapai 90 hingga 100 persen. Kehadiran anggota menjadi indikator keberhasilan penyelenggaraan Musda,” ujar Akhmad Ariesta, yang juga Direktur PT EMS Land Propertindo ini.
Mengenai mekanisme pemilihan kepengurusan, proses akan diawali dengan sidang pleno guna membahas tata tertib dan mekanisme penentuan ketua. Forum akan mengedepankan musyawarah mufakat terlebih dahulu. Jika musyawarah tidak mencapai kesepakatan, panitia akan melanjutkan ke proses pemungutan suara (voting).
Musda DPD REI Sulsel dijadwalkan berlangsung pada 7 Oktober di Hotel Clarion. Acara ini bakal dihadiri jajaran pengurus Dewan Pengurus Pusat (DPP) REI, termasuk rencana kehadiran Ketua Umum DPP REI serta sejumlah tokoh senior dan Ketua Kehormatan REI Sulsel seperti Idris Manggabarani, Raymond Arfandy, Arief Mone, Sadiq, dan Jamalluddin Jafar.
Pada gelaran tahun ini, Musda mengusung tema “Soliditas REI Sulsel dalam Mewujudkan Program 3 Juta Rumah di Sulawesi Selatan”. Tema ini dipilih untuk memperkuat sinergi para pengembang di Sulawesi Selatan dalam mendukung penyediaan hunian bagi masyarakat di beberapa kabupaten dan kota di Sulsel.


