TAG
Jakarta Pusat
Yaqut Didakwa Rugikan Negara Rp622 Miliar di Kasus Kuota Haji
Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas didakwa merugikan keuangan negara Rp622,09 miliar dalam perkara dugaan korupsi kuota haji 2023-2024. Jaksa KPK juga menyebut Yaqut diduga menerima USD271.500 dalam sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Selasa, 11 Agustus 2026.
Jaksa Buka Aliran Dana Gus Alex di Kasus Kuota Haji, Nilainya Rp93,6 Miliar
Jaksa KPK membeberkan rincian aliran dana yang diduga memperkaya mantan staf khusus Menteri Agama, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, dalam perkara korupsi kuota haji 2023-2024. Dalam sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Selasa, 11 Agustus 2026, nilai yang disebut mengalir ke Gus Alex mencapai sekitar Rp93,6 miliar.
Kebakaran Gedung Bapenda DKI Masuk Pendinginan, Polisi Duga Api Muncul dari Lantai 11 yang Direnovasi
Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, masuk tahap pendinginan pada Sabtu dini hari, 8 Agustus 2026, setelah petugas berjibaku sekitar 4,5 jam. Polisi menduga api pertama kali muncul dari lantai 11 yang sedang direnovasi, sementara satu pekerja dievakuasi dari lantai 15 dan 10 saksi mulai dimintai keterangan.
Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta di Abdul Muis, 20 Unit Damkar Dikerahkan Padamkan Api
Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, terjadi pada Jumat malam, 7 Agustus 2026. Sebanyak 20 unit damkar dan 100 personel dikerahkan, sementara hingga malam belum ada laporan korban jiwa maupun luka.
Rosan Soroti Bahlil Luncurkan 10 Buku Sekaligus, Sebut Bisa Jadi Inspirasi Anak Muda
Rosan Roeslani menilai peluncuran 10 buku sekaligus oleh Bahlil Lahadalia menunjukkan cara berpikir yang jauh ke depan. Dalam acara di Jakarta Pusat, Rosan juga menyebut karya itu bisa menginspirasi generasi muda untuk berani melangkah dan mengejar keberhasilan.
Polisi Pastikan Jesslyn Wijaya Tak Diculik, Atlet Golf Itu Kini di Bangkok Bersama Ibu
Polisi memastikan atlet golf Jesslyn Wijaya dalam keadaan baik dan kini berada di Bangkok bersama ibu serta tantenya. Versi terbaru penyelidikan menyebut Jesslyn pergi ke luar negeri tanpa paksaan, sehingga dugaan penculikan yang sempat ramai mencuat mulai terpatahkan.
MK Putuskan Anggaran Pendidikan Tak Boleh Lagi Dipakai untuk Program MBG
Mahkamah Konstitusi mengabulkan sebagian gugatan terkait penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN 2026 untuk program Makan Bergizi Gratis. MK menegaskan dana pendidikan harus dipisahkan dari anggaran MBG paling lambat pada APBN 2028.
Bentrokan di Matraman Dalam Tewaskan Satu Orang, Diduga Berawal dari Cekcok di Warung Nasi Uduk
Bentrokan dua kelompok warga di Jalan Tambak I, Matraman Dalam, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu, 26 Juli 2026, menewaskan satu orang dan membuat satu korban lain kritis. Polisi menyebut kericuhan bermula dari cekcok di warung nasi uduk dan masih mendalami pemicu pastinya.
Sopir Alphard Diduga Gunakan Pelat Palsu, Berawal dari Teguran di Pelican Crossing Bundaran HI
Polda Metro Jaya mendalami dugaan pelat bodong pada Toyota Alphard yang viral di Bundaran HI dan memanggil pemilik mobil serta sekuriti untuk klarifikasi.
Jesslyn Wijaya Diduga Diculik di Tengah Ultah Nenek, Keluarga Sebut Korban Sempat Teriak Minta Tolong
Jesslyn Wijaya Lay diduga diculik saat menghadiri ulang tahun neneknya di restoran kawasan Mangga Besar, Jakarta Pusat. Keluarga menyebut korban sempat berteriak meminta tolong sebelum dibawa pergi.
Atlet Golf Jesslyn Wijaya Diduga Diculik Saat Ultah Nenek di Jakarta
Atlet golf putri Jesslyn Wijaya Lay diduga diculik saat merayakan ulang tahun neneknya di Jakarta Pusat. Polisi masih menyelidiki kasus ini, termasuk kemungkinan korban sudah tidak berada di Jakarta.
Polisi Selidiki Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya Lay di Restoran Jakarta Pusat
Dugaan penculikan atlet golf putri Indonesia Jesslyn Wijaya Lay dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Pusat setelah korban disebut hilang saat menghadiri ulang tahun neneknya di kawasan Mangga Besar, Senin, 13 Juli 2026. Polisi membenarkan laporan sudah diterima dan penyelidikan masih berjalan.
Kasus Dugaan Penyekapan Tiga Karyawan Percetakan di Senen Dilaporkan ke Polisi
Dugaan penyekapan tiga karyawan toko percetakan di Senen, Jakarta Pusat, terungkap setelah viral pada 22 Juni 2026. Korban diduga dirantai selama 21 hari, dianiaya, dan keluarga dimintai uang Rp50 juta.

