Berdasarkan rilis resmi GAPKI pada 13 Maret 2026, produksi CPO Indonesia sepanjang 2025 mencapai 51,66 juta ton atau meningkat 7,26 persen (naik sekitar 3,5 juta ton) dibandingkan tahun sebelumnya.
Dalam aksi unjuk rasa tersebut, para petani melakukan orasi dan juga membawa sejumlah spanduk, di antaranya berbunyi: "Pak Polisi, Segera Tangkap Feri Amsari. Kami Petani Kecewa". Spanduk lain bertuliskan: "Feri Amsari Pemecah-belah Bangsa. Tangkap
Sebanyak 200 orang saksi telah diperiksa. Mereka berasal dari penerima program redistribusi tanah hingga perangkat desa. Kepala Inspektorat Maros, Takdir, menegaskan, hasil perhitungan kerugian negara telah diserahkan ke jaksa.
Langkah cepat ini bukan tanpa alasan. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan beras menjadi salah satu penyumbang inflasi, namun di sisi lain, kelangkaan MinyaKita memicu kepanikan di tingkat konsumen.
NasDem beranggapan berita yang ditulis Majalah Tempo tidak akurat. Karena itulah, NasDem menuntut permintaan maaf secara terbuka. NasDem juga menuntut komitmen Tempo untuk menjaga etika dan akurasi dalam produk jurnalistik.
Pak Andi Amran berkali-kali mengulang pentingnya ‘keikhlasan’ dalam memberikan bantuan, karena Tuhan menurut beliau, tidak melihat nilai sedekah dari jumlahnya, tapi melihat “keikhlasan hati’ sang pemberi.
“Saya sangat menghargai Pak Menteri Pertanian, Doktor Amran Sulaiman. Beliau membangun kemitraan dan kolaborasi dengan perguruan tinggi, dan ini sangat penting karena bagi kami, kebijakan pertanian itu adalah gambaran kebutuhan industri,” ujar Ujang.
"Jadi, potongan video itu sebenarnya hanyalah peluru; senjatanya adalah algoritma media sosial, dan penembaknya adalah mereka yang kepentingannya terancam oleh kedaulatan pangan kita," tegas pakar komunikasi Unhas Dr Alem Febri Sonni.
Deby mengapresiasi arah pemerintah yang mendorong hilirisasi industri sawit. Menurutnya, langkah tersebut dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional.
"Target kinerja ASN yang WFH hasilnya akan dievaluasi atasan langsungnya, lalu atasannya diawasi lagi oleh pejabat berwenang, merujuk pengalaman di masa pandemi, semua layanan bisa tercapai, tidak peduli dia bekerja dari mana," ujar Jufri Rahman.