Jesslyn Wijaya Diduga Diculik di Tengah Ultah Nenek, Keluarga Sebut Korban Sempat Teriak Minta Tolong

SulawesiPos.com – Momen ulang tahun nenek yang seharusnya hangat berubah jadi kepanikan bagi keluarga atlet golf Jesslyn Wijaya Lay. Menurut keterangan pihak keluarga, Jesslyn diduga dibawa paksa oleh sejumlah pria bertubuh besar dari sebuah restoran di kawasan Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Senin malam, 13 Juli 2026.

Versi keluarga menyebut insiden itu terjadi sekitar pukul 19.45 WIB di Restoran Saung Kita, sesaat sebelum lagu ulang tahun diputar. Kuasa hukum keluarga, Andi Darti, mengatakan korban tiba-tiba ditutup matanya, lalu diangkat dan dibawa menuju mobil hitam oleh dua pria bertubuh besar.

Jesslyn, kata keluarga, sempat melawan. Ia disebut berteriak meminta tolong dan mencoba keluar dari kendaraan, tetapi kemudian kembali dimasukkan ke mobil yang langsung meninggalkan lokasi. Di tengah suasana perayaan keluarga, dugaan penculikan itu disebut terjadi di depan banyak orang.

Keluarga Kehilangan Kontak Usai Peristiwa

Sejak malam itu, keluarga mengaku tidak lagi bisa menghubungi Jesslyn. Telepon seluler dan media sosialnya tidak aktif. Pihak keluarga juga sempat mengecek kediaman Jesslyn di kawasan Pluit, Jakarta Utara, namun korban tidak ditemukan.

BACA JUGA:  Polda Riau Pecat 12 Anggota, Terlibat Kasus Narkoba hingga Penghilangan Nyawa

Keluarga lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polres Metro Jakarta Pusat pada Kamis, 16 Juli 2026. Laporan itu teregister dengan nomor LP/B/2092/VII/2026/SPKT/POLRES METRO JAKPUS/POLDA METRO JAYA.

Polisi Dalami Laporan, CCTV Disebut Tak Berfungsi

Di tengah pencarian, keluarga mengaku menemukan sejumlah petunjuk yang masih perlu diverifikasi penyidik. Salah satunya, ponsel yang diduga milik Jesslyn sempat terdeteksi berada di kawasan Puri Jimbaran, Jakarta Utara. Selain itu, ada informasi awal bahwa korban diduga sempat dibawa ke Malaysia melalui Semarang pada Selasa, 14 Juli 2026.

Namun, penelusuran kasus ini disebut menemui kendala. Saat keluarga dan penyidik hendak memeriksa rekaman kamera pengawas di lokasi, pihak restoran disebut menyatakan CCTV di area kejadian tidak berfungsi.

Polres Metro Jakarta Pusat membenarkan telah menerima laporan dugaan penculikan tersebut. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan penyidik masih mendalami seluruh fakta untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi dan menelusuri keberadaan korban.

BACA JUGA:  Komisi III DPR Akan Sosialisasikan KUHP-KUHAP Baru ke Seluruh Polda usai Lebaran 2026

Kasus ini menyita perhatian karena dugaan penculikan itu disebut terjadi di ruang publik, saat korban tengah bersama keluarga dalam acara ulang tahun neneknya.

SulawesiPos.com – Momen ulang tahun nenek yang seharusnya hangat berubah jadi kepanikan bagi keluarga atlet golf Jesslyn Wijaya Lay. Menurut keterangan pihak keluarga, Jesslyn diduga dibawa paksa oleh sejumlah pria bertubuh besar dari sebuah restoran di kawasan Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Senin malam, 13 Juli 2026.

Versi keluarga menyebut insiden itu terjadi sekitar pukul 19.45 WIB di Restoran Saung Kita, sesaat sebelum lagu ulang tahun diputar. Kuasa hukum keluarga, Andi Darti, mengatakan korban tiba-tiba ditutup matanya, lalu diangkat dan dibawa menuju mobil hitam oleh dua pria bertubuh besar.

Jesslyn, kata keluarga, sempat melawan. Ia disebut berteriak meminta tolong dan mencoba keluar dari kendaraan, tetapi kemudian kembali dimasukkan ke mobil yang langsung meninggalkan lokasi. Di tengah suasana perayaan keluarga, dugaan penculikan itu disebut terjadi di depan banyak orang.

Keluarga Kehilangan Kontak Usai Peristiwa

Sejak malam itu, keluarga mengaku tidak lagi bisa menghubungi Jesslyn. Telepon seluler dan media sosialnya tidak aktif. Pihak keluarga juga sempat mengecek kediaman Jesslyn di kawasan Pluit, Jakarta Utara, namun korban tidak ditemukan.

BACA JUGA:  Polda Riau Pecat 12 Anggota, Terlibat Kasus Narkoba hingga Penghilangan Nyawa

Keluarga lalu melaporkan kejadian tersebut ke Polres Metro Jakarta Pusat pada Kamis, 16 Juli 2026. Laporan itu teregister dengan nomor LP/B/2092/VII/2026/SPKT/POLRES METRO JAKPUS/POLDA METRO JAYA.

Polisi Dalami Laporan, CCTV Disebut Tak Berfungsi

Di tengah pencarian, keluarga mengaku menemukan sejumlah petunjuk yang masih perlu diverifikasi penyidik. Salah satunya, ponsel yang diduga milik Jesslyn sempat terdeteksi berada di kawasan Puri Jimbaran, Jakarta Utara. Selain itu, ada informasi awal bahwa korban diduga sempat dibawa ke Malaysia melalui Semarang pada Selasa, 14 Juli 2026.

Namun, penelusuran kasus ini disebut menemui kendala. Saat keluarga dan penyidik hendak memeriksa rekaman kamera pengawas di lokasi, pihak restoran disebut menyatakan CCTV di area kejadian tidak berfungsi.

Polres Metro Jakarta Pusat membenarkan telah menerima laporan dugaan penculikan tersebut. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan penyidik masih mendalami seluruh fakta untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi dan menelusuri keberadaan korban.

BACA JUGA:  Polisi Terbitkan SP3 untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis

Kasus ini menyita perhatian karena dugaan penculikan itu disebut terjadi di ruang publik, saat korban tengah bersama keluarga dalam acara ulang tahun neneknya.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru