BGN Perkenalkan 5 Pejabat Baru, Evaluasi MBG Dimulai dari Data 63 Juta Penerima

SulawesiPos.com – Badan Gizi Nasional (BGN) memperkenalkan lima pejabat tinggi madya baru di kantor BGN, Jakarta Pusat, Selasa, 21 Juli 2026, saat lembaga itu mulai memperkuat pembenahan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui penguatan sumber daya manusia, validasi data 63 juta penerima manfaat, dan evaluasi skema insentif satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).

Lima pejabat yang diperkenalkan masing-masing ialah Lili Khamiliyah sebagai Sekretaris Utama, Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea sebagai Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola, Zainuri sebagai Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran, Mariman Darto sebagai Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama, serta Ketut Sumedana sebagai Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan.

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari menyebut penguatan SDM menjadi hal penting bagi organisasi yang sedang membenahi pelaksanaan MBG.

“Kami butuh tim memperbaiki BGN dan makan bergizi gratis,” kata Agustina dalam jumpa pers.

Validasi Data dan Skema Insentif Jadi Sorotan

Agustina mengatakan evaluasi awal BGN kini diarahkan pada validasi data 63 juta penerima manfaat agar penyaluran program benar-benar menyasar kelompok yang paling perlu didahulukan.

BACA JUGA:  Disdik Sulsel Siap Dukung Skema Baru MBG, Kantin Sekolah Disiapkan Jadi Garda Depan

Ia menyebut pembenahan itu juga mencakup pemetaan wilayah, jumlah anak penerima manfaat, serta prioritas daerah yang harus lebih dulu dijangkau program MBG.

Selain data penerima, BGN juga menyoroti skema insentif SPPG yang selama ini dinilai belum mempertimbangkan perbedaan kapasitas layanan di tiap wilayah.

Menurut Agustina, ada SPPG yang hanya melayani sekitar 1.000 penerima manfaat dalam jarak dekat, tetapi ada pula yang harus menjangkau wilayah lebih luas dengan beban layanan yang lebih besar.

Karena itu, BGN menyiapkan skema insentif yang disebut lebih adil agar besaran dukungan tidak lagi disamaratakan untuk seluruh SPPG.

SulawesiPos.com – Badan Gizi Nasional (BGN) memperkenalkan lima pejabat tinggi madya baru di kantor BGN, Jakarta Pusat, Selasa, 21 Juli 2026, saat lembaga itu mulai memperkuat pembenahan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui penguatan sumber daya manusia, validasi data 63 juta penerima manfaat, dan evaluasi skema insentif satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).

Lima pejabat yang diperkenalkan masing-masing ialah Lili Khamiliyah sebagai Sekretaris Utama, Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea sebagai Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola, Zainuri sebagai Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran, Mariman Darto sebagai Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama, serta Ketut Sumedana sebagai Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan.

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari menyebut penguatan SDM menjadi hal penting bagi organisasi yang sedang membenahi pelaksanaan MBG.

“Kami butuh tim memperbaiki BGN dan makan bergizi gratis,” kata Agustina dalam jumpa pers.

Validasi Data dan Skema Insentif Jadi Sorotan

Agustina mengatakan evaluasi awal BGN kini diarahkan pada validasi data 63 juta penerima manfaat agar penyaluran program benar-benar menyasar kelompok yang paling perlu didahulukan.

BACA JUGA:  BGN Siapkan Bank Menu Nasional untuk MBG, Dapur SPPG Diperketat

Ia menyebut pembenahan itu juga mencakup pemetaan wilayah, jumlah anak penerima manfaat, serta prioritas daerah yang harus lebih dulu dijangkau program MBG.

Selain data penerima, BGN juga menyoroti skema insentif SPPG yang selama ini dinilai belum mempertimbangkan perbedaan kapasitas layanan di tiap wilayah.

Menurut Agustina, ada SPPG yang hanya melayani sekitar 1.000 penerima manfaat dalam jarak dekat, tetapi ada pula yang harus menjangkau wilayah lebih luas dengan beban layanan yang lebih besar.

Karena itu, BGN menyiapkan skema insentif yang disebut lebih adil agar besaran dukungan tidak lagi disamaratakan untuk seluruh SPPG.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru