Rosan Soroti Bahlil Luncurkan 10 Buku Sekaligus, Sebut Bisa Jadi Inspirasi Anak Muda

SulawesiPos.com – CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, menyoroti peluncuran 10 buku sekaligus oleh Bahlil Lahadalia dalam bedah buku 10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia di The Ballroom at Djakarta Theatre, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026), sambil menyebut langkah itu sebagai contoh pemikiran yang melampaui kebiasaan banyak orang.

Rosan mengatakan Bahlil adalah sosok yang terbiasa melihat jauh ke depan.

Ia menilai hal itu terlihat dari keputusan Bahlil merilis 10 buku sekaligus, bukan satu buku seperti yang lazim dilakukan kebanyakan orang.

“Selalu mempunyai pemikiran-pemikiran ke depan yang mungkin di antara kita belum kita pikirkan. Salah satunya paling gampang sekarang, orang biasanya meluncurkan buku satu, ini (Bahlil) langsung 10, coba. Ini kan pemikiran yang di luar pemikiran kita. Orang satu saja belum tentu, ini bisa 10. Jadi memang luar biasa,” ujar Rosan.

Menurut Rosan, deretan buku itu bukan hanya menjadi penanda perjalanan Bahlil, tetapi juga bisa memberi dorongan psikologis bagi anak-anak muda di berbagai daerah.

BACA JUGA:  Dorong Implementasi PLTS, Prabowo Tunjuk Bahlil Pimpin Satgas Percepatan Transisi Energi

“Buku ini saya yakin akan menjadi inspirasi bagi anak-anak muda, bagi anak-anak yang mungkin tadinya di banyak daerah, di banyak tempat, melihat bahwa keberhasilan itu bisa datang, bisa berjalan apabila kita memang selalu berani melangkah dengan niat yang baik, InsyaAllah itu bisa terwujud,” ujarnya.

Rosan Sebut Fondasi Bahlil di BKPM Memudahkannya Melanjutkan Tugas

Dalam kesempatan yang sama, Rosan juga menyampaikan apresiasinya kepada Bahlil atas fondasi kerja yang telah dibangun di Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM.

Ia mengatakan fondasi tersebut membuat proses transisi kepemimpinan menjadi lebih ringan bagi dirinya.

Rosan menegaskan dirinya hanya melanjutkan jalur yang sebelumnya sudah dibuka oleh Bahlil di kementerian itu.

“Jadi, menterinya adalah Pak Bahlil, saya hanya penerusnya saja di Kementerian Investasi,” katanya.

Peluncuran dan bedah buku itu menjadi bagian dari penanda setengah abad perjalanan hidup Bahlil Lahadalia.

SulawesiPos.com – CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, menyoroti peluncuran 10 buku sekaligus oleh Bahlil Lahadalia dalam bedah buku 10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia di The Ballroom at Djakarta Theatre, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026), sambil menyebut langkah itu sebagai contoh pemikiran yang melampaui kebiasaan banyak orang.

Rosan mengatakan Bahlil adalah sosok yang terbiasa melihat jauh ke depan.

Ia menilai hal itu terlihat dari keputusan Bahlil merilis 10 buku sekaligus, bukan satu buku seperti yang lazim dilakukan kebanyakan orang.

“Selalu mempunyai pemikiran-pemikiran ke depan yang mungkin di antara kita belum kita pikirkan. Salah satunya paling gampang sekarang, orang biasanya meluncurkan buku satu, ini (Bahlil) langsung 10, coba. Ini kan pemikiran yang di luar pemikiran kita. Orang satu saja belum tentu, ini bisa 10. Jadi memang luar biasa,” ujar Rosan.

Menurut Rosan, deretan buku itu bukan hanya menjadi penanda perjalanan Bahlil, tetapi juga bisa memberi dorongan psikologis bagi anak-anak muda di berbagai daerah.

BACA JUGA:  Atlet Golf Jesslyn Wijaya Diduga Diculik Saat Ultah Nenek di Jakarta

“Buku ini saya yakin akan menjadi inspirasi bagi anak-anak muda, bagi anak-anak yang mungkin tadinya di banyak daerah, di banyak tempat, melihat bahwa keberhasilan itu bisa datang, bisa berjalan apabila kita memang selalu berani melangkah dengan niat yang baik, InsyaAllah itu bisa terwujud,” ujarnya.

Rosan Sebut Fondasi Bahlil di BKPM Memudahkannya Melanjutkan Tugas

Dalam kesempatan yang sama, Rosan juga menyampaikan apresiasinya kepada Bahlil atas fondasi kerja yang telah dibangun di Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM.

Ia mengatakan fondasi tersebut membuat proses transisi kepemimpinan menjadi lebih ringan bagi dirinya.

Rosan menegaskan dirinya hanya melanjutkan jalur yang sebelumnya sudah dibuka oleh Bahlil di kementerian itu.

“Jadi, menterinya adalah Pak Bahlil, saya hanya penerusnya saja di Kementerian Investasi,” katanya.

Peluncuran dan bedah buku itu menjadi bagian dari penanda setengah abad perjalanan hidup Bahlil Lahadalia.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru