Rombongan Mahasiswa KKN Unhas Kecelakaan di Bantaeng, Diduga Akibat Rem Blong

SulawesiPos.com – Rombongan mahasiswa KKN Unhas mengalami kecelakaan di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, saat menumpangi mobil pikap pada Kamis malam hingga Jumat dini hari (14/8/2026).

Kecelakaan itu diduga dipicu rem blong, melibatkan 12 mahasiswa, dan menyebabkan tiga orang sempat menjalani perawatan medis sebelum kondisi seluruh korban dilaporkan berangsur membaik.

Informasi awal yang dihimpun menyebut mobil pikap yang ditumpangi rombongan mahasiswa mengalami gangguan pengereman saat melintas di wilayah Bantaeng.

Tiga korban sempat dibawa untuk menjalani penanganan medis di RSUD Anwar Makkatutu. Namun, perkembangan terakhir menunjukkan kondisi seluruh mahasiswa dalam rombongan tersebut mulai membaik.

Kecelakaan ini juga menjadi perhatian karena melibatkan mahasiswa yang sedang menjalankan kegiatan pengabdian masyarakat di daerah penempatan KKN.

“Dalam perjalanan pulang, satu kendaraan mobil pikap terbuka yang ditumpangi oleh 12 mahasiswa dari Posko Kayu Loe mengalami kecelakaan tunggal,” kata Koordinator Dosen Pendamping Kegiatan (DPK) KKN Kabupaten Bantaeng, Putri F. Nurdin, Kamis (13/8/2026).

BACA JUGA:  Rehan Bikin Heboh Unhas, Website Program Studi Dijebol dalam Hitungan Detik

Tiga Mahasiswa Sempat Jalani Perawatan

Fokus penanganan setelah kejadian tertuju pada kondisi korban yang sempat terluka dan membutuhkan perawatan medis.

“Seluruh mahasiswa korban kecelakaan kemudian dievakuasi menuju RSUD Anwar Makkatutu, Bantaeng, dan langsung memperoleh penanganan di Unit Gawat Darurat (UGD),” tambahnya.

Meski begitu, tidak ada keterangan dari sumber yang menyebut adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Peristiwa ini menambah daftar kecelakaan yang melibatkan kendaraan bak terbuka atau pikap untuk angkutan rombongan, yang kerap menyisakan risiko lebih besar ketika terjadi gangguan teknis di perjalanan.

SulawesiPos.com – Rombongan mahasiswa KKN Unhas mengalami kecelakaan di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, saat menumpangi mobil pikap pada Kamis malam hingga Jumat dini hari (14/8/2026).

Kecelakaan itu diduga dipicu rem blong, melibatkan 12 mahasiswa, dan menyebabkan tiga orang sempat menjalani perawatan medis sebelum kondisi seluruh korban dilaporkan berangsur membaik.

Informasi awal yang dihimpun menyebut mobil pikap yang ditumpangi rombongan mahasiswa mengalami gangguan pengereman saat melintas di wilayah Bantaeng.

Tiga korban sempat dibawa untuk menjalani penanganan medis di RSUD Anwar Makkatutu. Namun, perkembangan terakhir menunjukkan kondisi seluruh mahasiswa dalam rombongan tersebut mulai membaik.

Kecelakaan ini juga menjadi perhatian karena melibatkan mahasiswa yang sedang menjalankan kegiatan pengabdian masyarakat di daerah penempatan KKN.

“Dalam perjalanan pulang, satu kendaraan mobil pikap terbuka yang ditumpangi oleh 12 mahasiswa dari Posko Kayu Loe mengalami kecelakaan tunggal,” kata Koordinator Dosen Pendamping Kegiatan (DPK) KKN Kabupaten Bantaeng, Putri F. Nurdin, Kamis (13/8/2026).

BACA JUGA:  Mobil KKN Unhas Berisi 12 Mahasiswa Terguling di Bonto Lojong Bantaeng

Tiga Mahasiswa Sempat Jalani Perawatan

Fokus penanganan setelah kejadian tertuju pada kondisi korban yang sempat terluka dan membutuhkan perawatan medis.

“Seluruh mahasiswa korban kecelakaan kemudian dievakuasi menuju RSUD Anwar Makkatutu, Bantaeng, dan langsung memperoleh penanganan di Unit Gawat Darurat (UGD),” tambahnya.

Meski begitu, tidak ada keterangan dari sumber yang menyebut adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Peristiwa ini menambah daftar kecelakaan yang melibatkan kendaraan bak terbuka atau pikap untuk angkutan rombongan, yang kerap menyisakan risiko lebih besar ketika terjadi gangguan teknis di perjalanan.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru