SulawesiPos.com – Guna mengatasi masalah penurunan kualitas dan kelangkaan bibit rumput laut di tingkat pembudidaya, Program Studi (Prodi) Budidaya Perairan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) Universitas Hasanuddin (Unhas) menggagas program pengadaan kebun bibit. Gagasan ini mulai disosialisasikan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Gedung Ammatoa, Desa Kalumeme, Bulukumba, Minggu (12/7/2026).
Kepala Program Studi Budidaya Perairan FIKP Unhas, Dr. Andi Aliah Hidayani, S.Si., menjelaskan bahwa inisiatif ini dilatarbelakangi oleh kondisi riil di lapangan, di mana bibit yang digunakan pembudidaya sering kali mengalami penurunan kualitas seiring berjalannya waktu. Oleh karena itu, diperlukan inovasi untuk memastikan ketersediaan bibit yang unggul.
“Saat ini kegiatannya masih pada tahap awal berupa diseminasi atau pengenalan metode pengembangan bibit. Harapannya, ke depan kita bisa segera merealisasikan pembuatan kebun bibit percontohan,” jelas Aliah.
Lebih lanjut, ia menyoroti masalah kelangkaan bibit di wilayah Sulawesi Selatan yang kerap terjadi akibat kondisi cuaca ekstrem pada bulan-bulan tertentu, seperti pada bulan Desember.
Melalui kehadiran kebun bibit ini, diharapkan ketersediaan bibit dapat terus terjaga dan tidak lagi bergantung pada cuaca.
Langkah antisipasi akan dilakukan dengan memproduksi bibit sebelum cuaca ekstrem melanda, sehingga petani selalu memiliki stok yang siap tanam.
Pemilihan Kabupaten Bulukumba sebagai lokasi pengabdian dan percontohan didasarkan pada potensi strategis daerah tersebut.
Bulukumba diakui sebagai salah satu sentra utama budidaya rumput laut di Sulawesi Selatan, bersanding dengan Kabupaten Takalar dan Bantaeng.
Selain itu, kualitas perairan Bulukumba dinilai sangat baik dan sangat mendukung untuk program pembibitan.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memperoleh pendanaan dari hibah Program Pengabdian kepada Masyarakat Unhas–Program Kemitraan Unhas (PPMU-PKUH) Tahun 2026.
Pelaksanaannya juga didasarkan pada Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang telah resmi terjalin antara Program Studi Budidaya Perairan dengan Kepala Bidang Perikanan Budidaya, Dani Susanto.
Melalui dukungan pendanaan dan sinergi tersebut, diharapkan kualitas dan kuantitas produksi rumput laut di Kabupaten Bulukumba dapat terus meningkat secara berkelanjutan.


