‘Jalan Maki Ndi’, Pesan Fahsar untuk Plt Golkar Bone Irwandi Burhan

SulawesiPos.com — Suasana hangat terasa di kediaman mantan Ketua DPD II Partai Golkar Bone, Dr. H. A. Fahsar M. Padjalangi, di Jalan Makmur, Watampone, Minggu (27/9/2026).

Di tempat itu, jajaran pengurus baru Golkar Bone datang bersilaturahmi. Tidak ada jarak antara senior dan pengurus yang kini mendapat amanah menjalankan roda organisasi.

Rombongan dipimpin Plt Ketua DPD II Golkar Bone, Irwandi Burhan. Ia didampingi Plt Sekretaris Rismono Sarlim dan Plt Bendahara Dr. Ade Ferry Afrisal.

Mereka menemui Fahsar, tokoh senior Golkar Bone yang sebelumnya memimpin partai berlambang pohon beringin tersebut sekaligus pernah menjabat Bupati Bone selama dua periode.

Pertemuan itu bukan sekadar kunjungan biasa. Di tengah pergantian kepemimpinan Golkar Bone dan persiapan menuju Musyawarah Daerah (Musda), silaturahmi tersebut menjadi ruang untuk menjaga komunikasi dan kesinambungan organisasi.

Irwandi pun menegaskan bahwa kehadirannya sebagai Plt Ketua bukan untuk mengambil alih posisi Fahsar secara permanen.

BACA JUGA:  Bone Sukses Jadi Tuan Rumah Kejurprov Catur Sulsel 2026, 126 Atlet Berebut Tiket ke Kejurnas

Ia menyebut dirinya bersama jajaran Plt hanya mendapat amanah untuk mengisi kekosongan kepemimpinan setelah Fahsar meninggalkan jabatan Ketua DPD II Golkar Bone.

“Kami hanya mengisi kekosongan, Puang yang ditinggalkan karena ada amanah baru yang diberikan,” kata Irwandi Burhan di hadapan Fahsar.

Nada bicara Irwandi memperlihatkan bahwa pergantian tersebut diposisikan sebagai bagian dari mekanisme organisasi, bukan sebagai pemutusan hubungan dengan kepemimpinan sebelumnya.

Ia bersama jajaran pengurus Plt mendapat mandat untuk memastikan roda organisasi tetap berjalan sekaligus melakukan konsolidasi menuju Musda.

Penunjukan Irwandi sebagai Plt Ketua sebelumnya telah ditetapkan DPD I Golkar Sulsel.

Mendengar penjelasan tersebut, Fahsar memberikan respons singkat namun penuh makna.

Ia mempersilakan Irwandi dan jajaran pengurus baru untuk melanjutkan tugas.

“Jalan maki ndi, silakan jalan,” ujar Fahsar.

Kalimat pendek itu menjadi pesan agar kepengurusan sementara yang kini dipercaya menjalankan Golkar Bone tidak ragu melangkah.

Fahsar juga menjelaskan alasan dirinya meninggalkan jabatan Ketua DPD II Golkar Bone.

BACA JUGA:  Ramadhan Bahagia, BAZNAS Bone Salurkan 150 Paket Sembako

Menurutnya, keputusan tersebut telah melalui proses konsolidasi dan berkaitan dengan amanah baru yang diberikan negara.

“Saya sebelumnya memang mundur setelah konsolidasi. Ada amanah yang diberikan negara, tidak bisa berpartai,” ujarnya.

Fahsar diketahui mendapat kepercayaan untuk menduduki posisi di Dewan Pengawas Bulog.

Posisi tersebut menjadi alasan dirinya harus melepaskan jabatan di partai.

Sementara itu, penunjukan Irwandi Burhan sebagai Plt Ketua DPD II Golkar Bone bersama Rismono Sarlim sebagai Plt Sekretaris dan Ade Ferry Afrisal sebagai Plt Bendahara merupakan kepengurusan sementara.

Ketiganya mendapat mandat untuk menjalankan konsolidasi organisasi dan mempersiapkan Musda Golkar Bone.

DPD I Golkar Sulsel sebelumnya menyebut posisi Plt tersebut bukan jabatan definitif dan akan berlangsung hingga proses Musda.

Pertemuan di Jalan Makmur itu pun ditutup dalam suasana kekeluargaan.

Dari rumah Fahsar, pesan yang mengemuka bukan sekadar soal pergantian jabatan.

Ada kesinambungan organisasi yang ingin dijaga—senior memberikan ruang kepada pengurus baru untuk berjalan, sementara pengurus Plt datang dengan membawa pesan bahwa mereka hanya menjalankan amanah untuk sementara.

BACA JUGA:  Program KPU Mengajar Kembali Digelar, SMAN 9 Bone Jadi Sasaran

Golkar Bone kini memasuki fase transisi menuju Musda.

Di tengah perubahan tersebut, komunikasi dan konsolidasi internal menjadi bagian penting dalam menjaga roda organisasi tetap berjalan. (kar)

SulawesiPos.com — Suasana hangat terasa di kediaman mantan Ketua DPD II Partai Golkar Bone, Dr. H. A. Fahsar M. Padjalangi, di Jalan Makmur, Watampone, Minggu (27/9/2026).

Di tempat itu, jajaran pengurus baru Golkar Bone datang bersilaturahmi. Tidak ada jarak antara senior dan pengurus yang kini mendapat amanah menjalankan roda organisasi.

Rombongan dipimpin Plt Ketua DPD II Golkar Bone, Irwandi Burhan. Ia didampingi Plt Sekretaris Rismono Sarlim dan Plt Bendahara Dr. Ade Ferry Afrisal.

Mereka menemui Fahsar, tokoh senior Golkar Bone yang sebelumnya memimpin partai berlambang pohon beringin tersebut sekaligus pernah menjabat Bupati Bone selama dua periode.

Pertemuan itu bukan sekadar kunjungan biasa. Di tengah pergantian kepemimpinan Golkar Bone dan persiapan menuju Musyawarah Daerah (Musda), silaturahmi tersebut menjadi ruang untuk menjaga komunikasi dan kesinambungan organisasi.

Irwandi pun menegaskan bahwa kehadirannya sebagai Plt Ketua bukan untuk mengambil alih posisi Fahsar secara permanen.

BACA JUGA:  Bupati Bone Hadiri Manasik Haji, 2.028 Jamaah Siap Menuju Tanah Suci

Ia menyebut dirinya bersama jajaran Plt hanya mendapat amanah untuk mengisi kekosongan kepemimpinan setelah Fahsar meninggalkan jabatan Ketua DPD II Golkar Bone.

“Kami hanya mengisi kekosongan, Puang yang ditinggalkan karena ada amanah baru yang diberikan,” kata Irwandi Burhan di hadapan Fahsar.

Nada bicara Irwandi memperlihatkan bahwa pergantian tersebut diposisikan sebagai bagian dari mekanisme organisasi, bukan sebagai pemutusan hubungan dengan kepemimpinan sebelumnya.

Ia bersama jajaran pengurus Plt mendapat mandat untuk memastikan roda organisasi tetap berjalan sekaligus melakukan konsolidasi menuju Musda.

Penunjukan Irwandi sebagai Plt Ketua sebelumnya telah ditetapkan DPD I Golkar Sulsel.

Mendengar penjelasan tersebut, Fahsar memberikan respons singkat namun penuh makna.

Ia mempersilakan Irwandi dan jajaran pengurus baru untuk melanjutkan tugas.

“Jalan maki ndi, silakan jalan,” ujar Fahsar.

Kalimat pendek itu menjadi pesan agar kepengurusan sementara yang kini dipercaya menjalankan Golkar Bone tidak ragu melangkah.

Fahsar juga menjelaskan alasan dirinya meninggalkan jabatan Ketua DPD II Golkar Bone.

BACA JUGA:  Ramadhan Bahagia, BAZNAS Bone Salurkan 150 Paket Sembako

Menurutnya, keputusan tersebut telah melalui proses konsolidasi dan berkaitan dengan amanah baru yang diberikan negara.

“Saya sebelumnya memang mundur setelah konsolidasi. Ada amanah yang diberikan negara, tidak bisa berpartai,” ujarnya.

Fahsar diketahui mendapat kepercayaan untuk menduduki posisi di Dewan Pengawas Bulog.

Posisi tersebut menjadi alasan dirinya harus melepaskan jabatan di partai.

Sementara itu, penunjukan Irwandi Burhan sebagai Plt Ketua DPD II Golkar Bone bersama Rismono Sarlim sebagai Plt Sekretaris dan Ade Ferry Afrisal sebagai Plt Bendahara merupakan kepengurusan sementara.

Ketiganya mendapat mandat untuk menjalankan konsolidasi organisasi dan mempersiapkan Musda Golkar Bone.

DPD I Golkar Sulsel sebelumnya menyebut posisi Plt tersebut bukan jabatan definitif dan akan berlangsung hingga proses Musda.

Pertemuan di Jalan Makmur itu pun ditutup dalam suasana kekeluargaan.

Dari rumah Fahsar, pesan yang mengemuka bukan sekadar soal pergantian jabatan.

Ada kesinambungan organisasi yang ingin dijaga—senior memberikan ruang kepada pengurus baru untuk berjalan, sementara pengurus Plt datang dengan membawa pesan bahwa mereka hanya menjalankan amanah untuk sementara.

BACA JUGA:  Bone Sukses Jadi Tuan Rumah Kejurprov Catur Sulsel 2026, 126 Atlet Berebut Tiket ke Kejurnas

Golkar Bone kini memasuki fase transisi menuju Musda.

Di tengah perubahan tersebut, komunikasi dan konsolidasi internal menjadi bagian penting dalam menjaga roda organisasi tetap berjalan. (kar)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru