SulawesiPos.com – Mantan petinju Puerto Rico Prichard Colon meninggal dunia pada Kamis (13/8/2026), di usia 33 tahun, hampir 11 tahun setelah mengalami cedera otak serius saat bertarung melawan Terrel Williams di EagleBank Arena, Fairfax, Virginia, Amerika Serikat, pada 17 Oktober 2015. Kabar wafatnya diumumkan keluarga dan kemudian dikonfirmasi sejumlah media serta organisasi tinju internasional.
Colon sempat roboh di ruang ganti seusai duel 2015 tersebut dan dilarikan ke rumah sakit. Ia menjalani operasi darurat akibat pendarahan otak, sempat koma selama berbulan-bulan, lalu hidup dengan dampak neurologis berat yang membuat karier profesionalnya berhenti total.
Dalam hampir satu dekade setelah insiden itu, kondisi Colon terus menjadi perhatian dunia tinju karena perjuangannya menjalani rehabilitasi jangka panjang bersama keluarga.
Sejumlah komunitas tinju internasional dan badan tinju dunia juga beberapa kali menyampaikan dukungan serta penghormatan kepada mantan petinju yang menutup karier profesionalnya dengan rekor 16 kemenangan tanpa kalah itu.
Sebelum tragedi tersebut, Colon dikenal sebagai petinju berbakat asal Orocovis, Puerto Rico. Ia lahir pada 19 September 1992 dan membukukan 13 kemenangan knockout dari total 16 laga profesionalnya.
Pertarungan melawan Terrel Williams menjadi laga terakhirnya. Duel itu diwarnai kontroversi setelah Colon beberapa kali menerima pukulan ke belakang kepala dan sempat didiskualifikasi karena serangan balasan yang dinilai ilegal, sebelum akhirnya kolaps usai pertandingan.
Kabar duka Colon memicu gelombang belasungkawa baru dari dunia olahraga, sekaligus kembali menyoroti risiko berat yang bisa muncul di atas ring tinju profesional.

