Russell Menang 0,196 Detik di Baku, Duel Gelar F1 Berlanjut ke Sepang

SulawesiPos.com – Memasuki Minggu, 27 September 2026, perhatian Formula 1 tertuju pada George Russell yang baru saja mengamankan kemenangan dramatis di Qatar Airways Azerbaijan Grand Prix 2026.

Russell finis sebagai juara di Baku City Circuit setelah mempertahankan keunggulan tipis hanya 0,196 detik atas Max Verstappen.

Kemenangan itu menjadi kemenangan ketiga Russell pada musim 2026 sekaligus yang kedelapan sepanjang kariernya di Formula 1.

Russell memimpin balapan sejak awal setelah merebut pole position.

Namun, kemenangan yang sudah berada di depan mata hampir lepas pada lap terakhir ketika mobil Mercedes miliknya mengalami gangguan tenaga.

Situasi tersebut terjadi setelah bendera kuning dikibarkan menyusul kecelakaan Valtteri Bottas.

Russell kehilangan tenaga ketika kembali menekan pedal gas setelah mengangkatnya untuk merespons kondisi tersebut.

Verstappen yang berada di belakang langsung memanfaatkan kesempatan untuk memberikan tekanan hingga garis finis.

“Itu luar biasa, bisa kembali ke posisi teratas podium. Saya ingin berterima kasih kepada tim karena mereka terus percaya kepada saya melalui masa-masa sulit dan membantu saya melewatinya,” kata Russell, dikutip dari laman resmi Formula 1.

BACA JUGA:  Strategi Siluman McLaren: MCL40 Muncul dengan Livery Monokrom untuk Uji Coba 2026

Russell kemudian mengungkapkan masalah yang dialaminya pada momen krusial tersebut.

“Ketika bendera kuning dikibarkan, saya mengangkat pedal gas. Saat kembali menekan, turbo saya tidak bekerja sehingga saya kehilangan tenaga. Max hampir menyalip saya di garis finis,” ujarnya.

Russell Pangkas Jarak dengan Antonelli

Kemenangan di Baku tidak hanya menambah koleksi kemenangan Russell.

Hasil tersebut juga membuat persaingan internal Mercedes dalam perebutan gelar semakin menarik.

Russell memangkas keunggulan rekan setimnya, Kimi Antonelli, dari sebelumnya 81 poin menjadi 66 poin.

Antonelli finis di posisi kelima setelah mengawali balapan dari posisi ke-16 akibat kecelakaan pada sesi kualifikasi.

Russell pun menyadari persaingan perebutan gelar mulai memasuki fase penting.

“Menang di setiap balapan! Itulah rencananya. Rekan setim saya menjalani musim yang luar biasa dan nyaris tanpa cela, tetapi sekarang kami memasuki masa penentuan,” kata Russell.

Kemenangan di Azerbaijan juga menjadi kemenangan pertama Russell sejak GP Austria pada Juni lalu.

Verstappen Gagal Raih Kemenangan Perdana

Max Verstappen harus kembali menunda kemenangan pertamanya pada musim 2026 setelah finis kedua di Baku.

BACA JUGA:  Deretan Mobil Formula 1 2026 Resmi Diperkenalkan: Era Baru Mesin Hybrid dan Aerodinamika Aktif Dimulai

Pembalap Red Bull tersebut sebenarnya memulai balapan dari posisi kedelapan.

Ia kemudian merangsek ke barisan depan melalui strategi ban dan memanfaatkan dua periode Safety Car.

Verstappen akhirnya berada sangat dekat dengan Russell pada lap terakhir setelah sang pembalap Mercedes mengalami gangguan tenaga.

“Saya mencoba semua yang tersedia,” kata Verstappen seusai balapan.

Menurut Verstappen, bendera kuning pada lap terakhir menjadi salah satu momen yang memberinya peluang untuk mendekati Russell.

“Pada lap terakhir, karena ada bendera kuning, saya pikir George mengalami sedikit keterlambatan dorongan tenaga. Itu memberi saya peluang lebih besar, sehingga jarak kami sangat dekat ketika melewati garis finis,” ujarnya.

Meski terus menekan hingga tikungan terakhir, Verstappen tidak mampu mengambil alih posisi pertama.

Ia harus puas finis kedua dengan selisih hanya 0,196 detik.

Hadjar Lengkapi Podium

Isack Hadjar berhasil mengamankan posisi ketiga sekaligus melengkapi podium GP Azerbaijan 2026.

Charles Leclerc finis di posisi keempat, disusul Kimi Antonelli di urutan kelima.

BACA JUGA:  Gokart Jules Bianchi Ditemukan, Keluarga Lega: Warisan Sang Pembalap Kembali ke Rumah

Lewis Hamilton kemudian menyelesaikan balapan di posisi keenam.

Posisi tujuh hingga 10 besar ditempati Arvid Lindblad, Esteban Ocon, Oliver Bearman, dan Carlos Sainz.

Balapan di Baku juga berlangsung penuh insiden.

Alex Albon mengalami kecelakaan setelah menabrak pembatas.

Insiden lainnya melibatkan dua pembalap Alpine, Franco Colapinto dan Pierre Gasly, serta turut berdampak pada Lando Norris.

Oscar Piastri yang sempat berada di posisi podium juga kehilangan banyak posisi setelah melakukan kesalahan di tikungan pertama.

F1 Lanjut ke Malaysia

Setelah menyelesaikan GP Azerbaijan, kalender Formula 1 2026 akan berlanjut ke Malaysia.

Seri berikutnya dijadwalkan berlangsung di Sepang International Circuit pada 2–4 Oktober 2026.

Berdasarkan jadwal resmi Formula 1, balapan utama dijadwalkan berlangsung pada Minggu (4/10/2026) pukul 07.00 UTC atau 15.00 WITA.

Dengan persaingan Russell dan Antonelli yang semakin dekat, perhatian kini beralih ke GP Malaysia.

Russell akan berusaha melanjutkan momentum dari kemenangan di Baku, sementara para pesaingnya akan berupaya menghentikan laju pembalap Mercedes tersebut.

SulawesiPos.com – Memasuki Minggu, 27 September 2026, perhatian Formula 1 tertuju pada George Russell yang baru saja mengamankan kemenangan dramatis di Qatar Airways Azerbaijan Grand Prix 2026.

Russell finis sebagai juara di Baku City Circuit setelah mempertahankan keunggulan tipis hanya 0,196 detik atas Max Verstappen.

Kemenangan itu menjadi kemenangan ketiga Russell pada musim 2026 sekaligus yang kedelapan sepanjang kariernya di Formula 1.

Russell memimpin balapan sejak awal setelah merebut pole position.

Namun, kemenangan yang sudah berada di depan mata hampir lepas pada lap terakhir ketika mobil Mercedes miliknya mengalami gangguan tenaga.

Situasi tersebut terjadi setelah bendera kuning dikibarkan menyusul kecelakaan Valtteri Bottas.

Russell kehilangan tenaga ketika kembali menekan pedal gas setelah mengangkatnya untuk merespons kondisi tersebut.

Verstappen yang berada di belakang langsung memanfaatkan kesempatan untuk memberikan tekanan hingga garis finis.

“Itu luar biasa, bisa kembali ke posisi teratas podium. Saya ingin berterima kasih kepada tim karena mereka terus percaya kepada saya melalui masa-masa sulit dan membantu saya melewatinya,” kata Russell, dikutip dari laman resmi Formula 1.

BACA JUGA:  Gokart Jules Bianchi Ditemukan, Keluarga Lega: Warisan Sang Pembalap Kembali ke Rumah

Russell kemudian mengungkapkan masalah yang dialaminya pada momen krusial tersebut.

“Ketika bendera kuning dikibarkan, saya mengangkat pedal gas. Saat kembali menekan, turbo saya tidak bekerja sehingga saya kehilangan tenaga. Max hampir menyalip saya di garis finis,” ujarnya.

Russell Pangkas Jarak dengan Antonelli

Kemenangan di Baku tidak hanya menambah koleksi kemenangan Russell.

Hasil tersebut juga membuat persaingan internal Mercedes dalam perebutan gelar semakin menarik.

Russell memangkas keunggulan rekan setimnya, Kimi Antonelli, dari sebelumnya 81 poin menjadi 66 poin.

Antonelli finis di posisi kelima setelah mengawali balapan dari posisi ke-16 akibat kecelakaan pada sesi kualifikasi.

Russell pun menyadari persaingan perebutan gelar mulai memasuki fase penting.

“Menang di setiap balapan! Itulah rencananya. Rekan setim saya menjalani musim yang luar biasa dan nyaris tanpa cela, tetapi sekarang kami memasuki masa penentuan,” kata Russell.

Kemenangan di Azerbaijan juga menjadi kemenangan pertama Russell sejak GP Austria pada Juni lalu.

Verstappen Gagal Raih Kemenangan Perdana

Max Verstappen harus kembali menunda kemenangan pertamanya pada musim 2026 setelah finis kedua di Baku.

BACA JUGA:  Kimi Antonelli Menang di Spa, Tumbangkan Leclerc dan Lebarkan Jarak di Puncak Klasemen F1 2026

Pembalap Red Bull tersebut sebenarnya memulai balapan dari posisi kedelapan.

Ia kemudian merangsek ke barisan depan melalui strategi ban dan memanfaatkan dua periode Safety Car.

Verstappen akhirnya berada sangat dekat dengan Russell pada lap terakhir setelah sang pembalap Mercedes mengalami gangguan tenaga.

“Saya mencoba semua yang tersedia,” kata Verstappen seusai balapan.

Menurut Verstappen, bendera kuning pada lap terakhir menjadi salah satu momen yang memberinya peluang untuk mendekati Russell.

“Pada lap terakhir, karena ada bendera kuning, saya pikir George mengalami sedikit keterlambatan dorongan tenaga. Itu memberi saya peluang lebih besar, sehingga jarak kami sangat dekat ketika melewati garis finis,” ujarnya.

Meski terus menekan hingga tikungan terakhir, Verstappen tidak mampu mengambil alih posisi pertama.

Ia harus puas finis kedua dengan selisih hanya 0,196 detik.

Hadjar Lengkapi Podium

Isack Hadjar berhasil mengamankan posisi ketiga sekaligus melengkapi podium GP Azerbaijan 2026.

Charles Leclerc finis di posisi keempat, disusul Kimi Antonelli di urutan kelima.

BACA JUGA:  Revolusi di Balik Kap Mesin: A526 Menjadi Simbol Kebangkitan Alpine dengan Napas Mercedes

Lewis Hamilton kemudian menyelesaikan balapan di posisi keenam.

Posisi tujuh hingga 10 besar ditempati Arvid Lindblad, Esteban Ocon, Oliver Bearman, dan Carlos Sainz.

Balapan di Baku juga berlangsung penuh insiden.

Alex Albon mengalami kecelakaan setelah menabrak pembatas.

Insiden lainnya melibatkan dua pembalap Alpine, Franco Colapinto dan Pierre Gasly, serta turut berdampak pada Lando Norris.

Oscar Piastri yang sempat berada di posisi podium juga kehilangan banyak posisi setelah melakukan kesalahan di tikungan pertama.

F1 Lanjut ke Malaysia

Setelah menyelesaikan GP Azerbaijan, kalender Formula 1 2026 akan berlanjut ke Malaysia.

Seri berikutnya dijadwalkan berlangsung di Sepang International Circuit pada 2–4 Oktober 2026.

Berdasarkan jadwal resmi Formula 1, balapan utama dijadwalkan berlangsung pada Minggu (4/10/2026) pukul 07.00 UTC atau 15.00 WITA.

Dengan persaingan Russell dan Antonelli yang semakin dekat, perhatian kini beralih ke GP Malaysia.

Russell akan berusaha melanjutkan momentum dari kemenangan di Baku, sementara para pesaingnya akan berupaya menghentikan laju pembalap Mercedes tersebut.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru