Ia bahkan menyebut lima kepala daerah tersebut sebagai “amunisi baru” untuk memperkuat konsolidasi dan mendongkrak suara Gerindra pada pemilu mendatang.
Komentar Para Bupati
Dari lima kepala daerah yang dikukuhkan, sejauh ini komentar yang sudah muncul ke publik datang dari Bupati Enrekang Muhammad Yusuf Ritangnga, Bupati Kepulauan Selayar Muhammad Natsir Ali, dan Bupati Sinjai Ratnawati Arif.
Yusuf Ritangnga menegaskan perpindahannya ke Gerindra sudah lebih dulu dikomunikasikan ke Partai NasDem.
“Soal di partai sebelumnya, saya sudah komunikasi dengan Pak Ketua dan saya juga telah menyampaikan bahwa saya akan dikukuhkan menjadi Ketua DPC Gerindra Kabupaten Enrekang,” kata Yusuf.
Ia juga mengaku tertarik pada konsep pemerintahan dan politik anggaran yang dibangun Gerindra.
“Ada hal yang membuat saya tertarik bergabung dengan Gerindra, salah satunya menyangkut konsep pemerintahan dan politik anggaran,” ujarnya.
Sementara itu, Natsir Ali membantah anggapan bahwa dirinya kader Partai Golkar.
“Sudah saya luruskan ke Ketua Umum Partai Golkar saat saya berkunjung ke kantor beliau, bahwa saya akan dikukuhkan menjadi Ketua DPC Gerindra Kabupaten Kepulauan Selayar,” ujar Natsir Ali.
Ia menegaskan dukungan Golkar saat Pilkada 2024 tidak mengubah status politiknya.
“Memang waktu Pilkada kemarin saya diusung Golkar. Tetapi saya tidak pernah menjadi kader Golkar,” tegasnya.
Natsir Ali Menolak Rayuan Golkar
Natsir juga mengaku pernah diminta memimpin Golkar Selayar, tetapi menolaknya.
“Saya memang sempat dirayu menjadi Ketua Golkar Selayar, tetapi saya tidak mungkin menerima karena kakak saya masih menjabat sebagai Ketua Golkar Selayar,” katanya.

