SulawesiPos.com – Data Dukcapil Semester I 2026 yang dipaparkan dalam Rapat Koordinasi Nasional Dukcapil dan Rilis Data Kependudukan di Hotel Bidakara, Jakarta, pada 3-4 Agustus 2026, memunculkan sisi lain dari basis data penduduk Indonesia, mulai dari dominasi warga yang lahir pada rentang zodiak Cancer hingga kemunculan nama Suneo, Naruto, dan Boruto dalam pencatatan resmi.
Paparan itu disampaikan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Teguh Setyabudi, di forum yang juga membahas isu teknis Nomor Induk Kependudukan atau NIK dan Identitas Kependudukan Digital atau IKD.
Berdasarkan pencatatan Ditjen Dukcapil per Semester I 2026, warga yang lahir pada rentang tanggal zodiak Cancer tercatat paling banyak dengan jumlah 34.784.044 jiwa.
Angka itu setara sekitar satu dari tujuh penduduk Indonesia dalam pemetaan tanggal lahir yang dipresentasikan pada forum nasional tersebut.
Setelah Cancer, posisi lima besar ditempati Taurus dengan sekitar 26,4 juta jiwa, lalu Gemini, Capricorn, dan Leo yang masing-masing masih berada di atas 24 juta jiwa.
Di sisi lain, Aquarius menjadi kelompok paling sedikit dengan jumlah 20.456.280 jiwa, terpaut tipis dari Scorpio dan Sagitarius.
Pemaparan ini membuat forum Rakornas Dukcapil tak hanya bicara layanan administrasi kependudukan, tetapi juga menunjukkan bagaimana database nasional dapat dibaca hingga ke pola demografi yang ringan namun menarik perhatian publik.
Nama Anime Ikut Terekam dalam Data Resmi
Selain statistik kelahiran berdasarkan pemetaan zodiak, Ditjen Dukcapil juga menampilkan tren nama anak yang terinspirasi tokoh animasi dan kartun Jepang.
Dalam database kependudukan resmi, tercatat nama-nama seperti Nobita dan Suneo dari serial Doraemon, kemudian Sasuke, Naruto, Boruto, serta Uchiha dari serial Naruto, hingga Sincan dari Crayon Shin-chan.
Data yang dipaparkan bahkan menyebut ada delapan penduduk Indonesia yang resmi menyandang nama Suneo.
Temuan itu memperlihatkan bagaimana pilihan nama yang dipengaruhi budaya populer ikut terekam dalam sistem administrasi kependudukan nasional.

