Korban Geng Motor di Makassar Butuh Operasi Rp20 Juta, Warga Ablam Bergerak Galang Donasi

SulawesiPos.com – Aksi solidaritas warga terjadi di kawasan Ablam, Jalan Abu Bakar Lambogo, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, setelah seorang remaja berinisial H (13) menjadi korban dugaan penyerangan geng motor pada Minggu dini hari, 10 Mei 2026.

Korban mengalami luka serius di bagian punggung akibat sabetan senjata tajam yang diduga dilakukan oleh anggota geng motor.

Luka tersebut disebut cukup parah hingga memperlihatkan tulang belakang korban dan membuatnya harus menjalani perawatan intensif di RSUD Daya Makassar.

Kondisi memilukan yang dialami H langsung mengundang simpati masyarakat sekitar.

Sejumlah ibu rumah tangga dan warga setempat berinisiatif menggalang donasi untuk membantu biaya operasi korban yang diperkirakan mencapai Rp20 juta.

Menurut informasi warga, H diketahui hidup dalam keterbatasan ekonomi.

Remaja tersebut kini tinggal bersama pamannya setelah kedua orang tuanya berpisah.

Demi membantu kebutuhan sehari-hari, ia bekerja sebagai tukang cuci motor dan sudah tidak lagi melanjutkan sekolah.

Warga sekitar menyebut H dikenal sebagai anak pendiam dan pekerja keras.

BACA JUGA: 
Lamaran Palsu Gegerkan Sinjai, Dua Gadis Menyamar Jadi Pria Gagal Usai Mahar Rp250 Juta Diminta

Karena itu, kabar dirinya menjadi korban kekerasan jalanan membuat banyak warga tersentuh dan memilih turun tangan membantu.

“Kasihan sekali, anaknya baik dan rajin kerja. Kami berharap ada bantuan supaya bisa segera operasi,” ujar salah seorang warga di sekitar lokasi.

Penggalangan dana dilakukan secara swadaya oleh masyarakat sekitar dengan mendatangi rumah-rumah warga serta menyebarkan informasi melalui media sosial.

Respons masyarakat pun cukup besar setelah kisah korban mulai viral di berbagai platform.

Kasus ini kembali memunculkan kekhawatiran masyarakat terhadap maraknya aksi geng motor di Makassar yang belakangan dinilai semakin meresahkan.

Warga berharap aparat kepolisian dapat segera menangkap para pelaku dan meningkatkan patroli keamanan pada malam hingga dini hari.

Hingga saat ini, korban masih menjalani perawatan medis sambil menunggu proses operasi.

Keluarga dan warga berharap bantuan terus berdatangan agar biaya pengobatan dapat terpenuhi.

SulawesiPos.com – Aksi solidaritas warga terjadi di kawasan Ablam, Jalan Abu Bakar Lambogo, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, setelah seorang remaja berinisial H (13) menjadi korban dugaan penyerangan geng motor pada Minggu dini hari, 10 Mei 2026.

Korban mengalami luka serius di bagian punggung akibat sabetan senjata tajam yang diduga dilakukan oleh anggota geng motor.

Luka tersebut disebut cukup parah hingga memperlihatkan tulang belakang korban dan membuatnya harus menjalani perawatan intensif di RSUD Daya Makassar.

Kondisi memilukan yang dialami H langsung mengundang simpati masyarakat sekitar.

Sejumlah ibu rumah tangga dan warga setempat berinisiatif menggalang donasi untuk membantu biaya operasi korban yang diperkirakan mencapai Rp20 juta.

Menurut informasi warga, H diketahui hidup dalam keterbatasan ekonomi.

Remaja tersebut kini tinggal bersama pamannya setelah kedua orang tuanya berpisah.

Demi membantu kebutuhan sehari-hari, ia bekerja sebagai tukang cuci motor dan sudah tidak lagi melanjutkan sekolah.

Warga sekitar menyebut H dikenal sebagai anak pendiam dan pekerja keras.

BACA JUGA: 
Lamaran Palsu Gegerkan Sinjai, Dua Gadis Menyamar Jadi Pria Gagal Usai Mahar Rp250 Juta Diminta

Karena itu, kabar dirinya menjadi korban kekerasan jalanan membuat banyak warga tersentuh dan memilih turun tangan membantu.

“Kasihan sekali, anaknya baik dan rajin kerja. Kami berharap ada bantuan supaya bisa segera operasi,” ujar salah seorang warga di sekitar lokasi.

Penggalangan dana dilakukan secara swadaya oleh masyarakat sekitar dengan mendatangi rumah-rumah warga serta menyebarkan informasi melalui media sosial.

Respons masyarakat pun cukup besar setelah kisah korban mulai viral di berbagai platform.

Kasus ini kembali memunculkan kekhawatiran masyarakat terhadap maraknya aksi geng motor di Makassar yang belakangan dinilai semakin meresahkan.

Warga berharap aparat kepolisian dapat segera menangkap para pelaku dan meningkatkan patroli keamanan pada malam hingga dini hari.

Hingga saat ini, korban masih menjalani perawatan medis sambil menunggu proses operasi.

Keluarga dan warga berharap bantuan terus berdatangan agar biaya pengobatan dapat terpenuhi.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru