Kerja sama ketiganya lebih tepat dipahami sebagai jaringan politik, ekonomi, teknologi, intelijen, energi, dan penghindaran sanksi yang berkembang berdasarkan kepentingan masing-masing negara.
Rusia berkepentingan mengalihkan perhatian serta persenjataan pertahanan udara Amerika dari Ukraina, sementara peningkatan harga minyak akibat perang dapat membantu pendapatan negara Rusia yang tertekan oleh sanksi.
Perang di Teluk juga menguras persediaan pencegat Patriot dan THAAD milik Amerika, sedangkan rudal PAC-3 yang digunakan dalam sistem Patriot sangat dibutuhkan Ukraina untuk menghadapi serangan Rusia.
China, di sisi lain, berkepentingan menjaga akses energi Iran, mempertahankan perdagangan regional, dan menjual teknologi penggunaan ganda tanpa harus terlibat langsung dalam perang terbuka melawan Amerika Serikat.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan ia akan menanyakan tuduhan tersebut kepada Presiden Rusia Vladimir Putin, sementara Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menyatakan Rusia dan China membantu Iran dalam tingkatan tertentu, tetapi Washington belum mengumumkan bukti final yang memastikan kedua negara terlibat langsung dalam pemilihan sasaran.
Perang Modern Tidak Lagi Bergantung pada Jumlah Senjata
Perkembangan ini memperlihatkan bahwa perang modern tidak hanya ditentukan oleh jumlah rudal dan pesawat, tetapi juga kemampuan menggabungkan citra satelit, pemetaan elektronik, kecerdasan sinyal, navigasi berlapis, pesawat nirawak pengalih perhatian, serta evaluasi kerusakan secara cepat.
Serangan beruntun dengan pesawat nirawak murah dapat memaksa sistem pertahanan menghabiskan pencegat bernilai jutaan dolar sebelum rudal balistik yang lebih cepat diarahkan menuju sasaran utama.
Kawasan Teluk menghadapi risiko yang semakin kompleks karena pangkalan militer, kilang minyak, pelabuhan, pembangkit listrik, pusat data, dan instalasi desalinasi berada dalam ruang geografis yang berdekatan serta sulit dilindungi secara bersamaan.
Karena itu, laporan mengenai bantuan Rusia dan China harus diperlakukan sebagai tuduhan serius yang memerlukan pembuktian, bukan sebagai fakta final, tetapi peningkatan ketepatan serangan Iran menunjukkan bahwa aliran teknologi, pengalaman operasional, dan data komersial telah mengubah keseimbangan kekuatan di Asia Barat. *(Ali)*

