Bantuan ini disalurkan sebagai respons atas permintaan resmi dari Pemerintah Iran menyusul hancurnya ratusan fasilitas kesehatan dan lumpuhnya industri farmasi akibat serangan militer.
Iran menyebut kemampuan mengendalikan Selat Hormuz setara bom atom karena bisa memengaruhi ekonomi global. Pernyataan itu muncul di tengah ketegangan dengan AS.
Tiongkok menolak sanksi AS terhadap kilang minyaknya yang membeli minyak Iran. Ketegangan meningkat setelah Iran menutup Selat Hormuz, mengancam pasokan energi global.
Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Medvedev, menilai akal sehat menjadi kunci meredanya ketegangan AS-Iran, sementara Rusia mendorong solusi diplomatik dan perundingan di Pakistan.