Bocor Sebelum Sah, Ini Isi Lengkap MOU 14 Poin Damai AS-Iran

SulawesiPos.com – Pemerintah Amerika Serikat (AS) dan Iran diperkirakan akan menandatangani secara resmi Nota Kesepahaman (MoU) berisi 14 poin di Swiss pada Jumat mendatang sebagai kerangka hubungan pascaperang kedua negara dan landasan perundingan damai permanen selama 60 hari, setelah seorang pejabat senior AS pada Rabu (17/6/2026) membacakan naskah kesepakatan tersebut kepada wartawan hanya beberapa jam setelah versi lama dokumen itu sempat bocor ke sejumlah media.

Dokumen MOU tersebut menegaskan bahwa prioritas utama yang harus segera dilaksanakan pasca-penandatanganan adalah pemulihan stabilitas keamanan dan jalur dagang. Komitmen tersebut meliputi:

  • Penghentian Militer Global: Penghentian operasi militer di semua lini, termasuk konflik yang melibatkan Lebanon.
  • Pembukaan Blokade: AS akan mencabut blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
  • Akses Selat Hormuz: Memastikan pembukaan kembali Selat Hormuz secara penuh dan bebas tarif untuk menjamin kelancaran jalur maritim internasional.

Meskipun kesepakatan ini berhasil menghentikan ketegangan bersenjata, MOU ini sengaja menunda sejumlah isu paling kompleks—termasuk penyelesaian akhir program nuklir Iran—untuk dibahas lebih mendalam dalam perundingan lanjutan selama masa perpanjangan gencatan senjata 60 hari tersebut.

Pengawasan Nuklir dan Kompensasi Ekonomi

Terkait isu sensitif pemenuhan non-proliferasi, dokumen ini kembali menegaskan bahwa Iran tidak akan pernah diizinkan mengembangkan senjata nuklir. Sebagai langkah konkret awal, AS dan Iran sepakat untuk menangani pasokan bahan pengayaan nuklir (enriched material) yang dimiliki Iran saat ini. Proses ini akan menggunakan metode pencampuran turun (down-blending) langsung di lokasi, di bawah pengawasan ketat para inspektor Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Jika Iran mampu memenuhi seluruh komitmen tersebut hingga tercapainya kesepakatan final, Teheran dijanjikan imbalan ekonomi yang signifikan, antara lain:

  • Akses ke dana pembangunan sebesar $300 miliar yang dialokasikan untuk rekonstruksi dan pemulihan ekonomi Iran.
  • Penyusunan jadwal terukur untuk pencabutan seluruh sanksi ekonomi AS terhadap Iran

Sikap Realistis Washington

Kendati kesepakatan ini membawa angin segar bagi perdamaian Timur Tengah, pihak Washington menegaskan bahwa mereka tidak akan lengah. Pejabat senior AS menyatakan bahwa tim negosiator mereka sangat realistis (clear-eyed) dan memahami betul rekam jejak Iran yang pernah membuat janji serupa di masa lalu.

Pihak Gedung Putih juga menegaskan bahwa Presiden Donald Trump siap memerintahkan kembali aksi militer kapan saja jika Teheran melanggar kesepakatan.

“Jika Iran benar-benar melakukan semua hal yang mereka katakan, itu akan menjadi kesepakatan yang luar biasa sukses (home run deal),” ujar pejabat senior tersebut.

Ia menambahkan bahwa meskipun status MOU ini sudah final sebagai landasan awal, kedua belah pihak masih memiliki hak untuk mundur kapan saja sebelum kesepakatan mengikat yang sepenuhnya matang (fulsome binding deal) resmi ditandatangani di akhir masa 60 hari nanti.

Kesepakatan yang diberi nama Memorandum Saling Pengertian Islamabad antara Amerika Serikat dan Republik Islam Iran itu memuat 14 poin utama sebagai berikut;

  1. Amerika Serikat, Iran, dan sekutu masing-masing sepakat mengakhiri secara segera dan permanen seluruh operasi militer di semua front, termasuk Lebanon, serta berkomitmen untuk tidak lagi memulai perang, tidak mengancam atau menggunakan kekuatan terhadap satu sama lain, dan menjamin kedaulatan serta integritas wilayah Lebanon.
  2. Amerika Serikat dan Iran berkomitmen untuk saling menghormati kedaulatan dan integritas teritorial masing-masing serta tidak mencampuri urusan dalam negeri pihak lain.
  3. Kedua negara sepakat untuk mencapai perjanjian final melalui perundingan dalam jangka waktu maksimal 60 hari yang dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan bersama.
  4. Amerika Serikat akan segera memulai pencabutan blokade laut dan seluruh hambatan terhadap Iran setelah memorandum ditandatangani, menuntaskannya dalam waktu 30 hari, serta menarik pasukannya dari sekitar wilayah Iran dalam waktu 30 hari setelah tercapainya perjanjian final.
  5. Iran akan menyediakan jalur aman bagi kapal-kapal dagang yang melintasi Teluk Persia dan Laut Oman tanpa biaya selama 60 hari, memulihkan sepenuhnya lalu lintas pelayaran dalam waktu 30 hari, serta berunding dengan Oman dan negara-negara pesisir Teluk lainnya mengenai mekanisme pengelolaan masa depan Selat Hormuz sesuai hukum internasional.
  6. Amerika Serikat bersama mitra-mitra regionalnya akan menyusun program rekonstruksi dan pembangunan ekonomi Iran senilai sedikitnya 300 miliar dolar AS dengan mekanisme pelaksanaan yang akan diselesaikan dalam waktu 60 hari.
  7. Amerika Serikat berkomitmen mencabut seluruh sanksi terhadap Iran, termasuk sanksi Dewan Keamanan PBB, resolusi terkait Badan Energi Atom Internasional, serta seluruh sanksi primer dan sekunder Amerika berdasarkan jadwal yang disepakati dalam perjanjian final.
  8. Iran kembali menegaskan tidak akan memproduksi atau memperoleh senjata nuklir, sementara kedua pihak akan menentukan nasib cadangan bahan nuklir yang telah diperkaya melalui mekanisme bersama yang diawasi Badan Energi Atom Internasional (IAEA) dan melanjutkan pembahasan mengenai pengayaan uranium serta kebutuhan nuklir sipil Iran dalam perundingan final.
  9. Hingga tercapainya kesepakatan final, Iran akan mempertahankan kondisi program nuklirnya saat ini, sedangkan Amerika Serikat tidak akan menjatuhkan sanksi baru maupun menambah pengerahan pasukan di kawasan.
  10. Amerika Serikat akan memberikan pengecualian bagi ekspor minyak mentah Iran, produk-produk minyak, turunannya, serta seluruh layanan terkait termasuk perbankan, asuransi, dan transportasi sejak memorandum ditandatangani hingga sanksi dicabut.
  11. Amerika Serikat akan membuka akses penuh Iran terhadap seluruh aset dan sumber daya keuangan yang selama ini dibekukan atau dibatasi serta menerbitkan seluruh izin yang diperlukan untuk penggunaannya.
  12. Amerika Serikat dan Iran akan membentuk mekanisme pelaksanaan bersama guna mengawasi penerapan memorandum dan memastikan kepatuhan terhadap perjanjian final di masa mendatang.
  13. Setelah implementasi awal pasal-pasal utama mengenai penghentian perang, pencabutan blokade laut, pembukaan jalur pelayaran, pengecualian ekspor minyak, dan akses terhadap aset Iran dimulai, kedua negara akan melanjutkan negosiasi mengenai pasal-pasal lainnya menuju perjanjian final.
  14. Perjanjian damai final nantinya akan disahkan melalui resolusi mengikat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.
BACA JUGA:  Kekuasaan Kosong Usai Supreme Leader Iran Ali Khamenei Tewas, Ini yang Pimpin Iran Sekarang

Berikut ini Nota Kesepahaman (MOU) 14 poin (Time, 18/6) antara Amerika dengan Iran dalam bahasa Inggris yang beredar di beberapa media di Amerika:

  1. The United States of America and the Islamic Republic of Iran and their allies in the current war, by signing this MOU, declared the immediate and permanent termination of military operations on all fronts, including in Lebanon, and undertake from now on not to initiate any war or any military operation against each other, and to refrain from the threat or use of force against each other and ensuring the territorial integrity and sovereignty of Lebanon. The final deal will confirm the permanent termination of the war on all fronts, including in Lebanon and other provisions of this paragraph.
  2. The United States of America and the Islamic Republic of Iran undertake to respect each other’s sovereignty and territorial integrity, and to refrain from interfering in each other’s internal affairs.
  3. The United States of America and the Islamic Republic of Iran commit to negotiating and achieving the final deal in maximum 60 days, expendable with mutual consent.
  4. Immediately upon the signing of this MOU, the United States of America will begin the removal of its naval blockade and any disturbances or impediments against the Islamic Republic of Iran, and will fully end the naval blockade within 30 days. During this period, the traffic of vessels will be in proportion to the numbers of pre-war traffic being restored by the Islamic Republic of Iran. The United States of America further undertakes to remove its forces from the proximity of the Islamic Republic of Iran within 30 days after the final deal.
  5. Upon the signing of this MOU, the Islamic Republic of Iran will make arrangements using its best efforts for the safe passage of commercial vessels with no charge for 60 days only from the Persian Gulf to the Sea of Oman and vice versa. The traffic of commercial vessels will immediately start, and considering the need for removing the technical and military obstacles and demining by the Islamic Republic of Iran, will be instated within 30 days. The Islamic Republic of Iran will conduct dialogue with the Sultanate of Oman to define the future administration and maritime services in the Strait of Hormuz, in discussion with other Persian Gulf littoral states in line with the applicable international law and the sovereign rights of coastal states of the Strait of Hormuz.
  6. The United States of America undertakes with regional partners to develop a definitive, mutually agreed plan with at least USD $300 billion for the reconstruction and economic development of the Islamic Republic of Iran. The mechanism for the implementation of this plan will be finalized as part of a final deal within 60 days. All required licenses, waivers, and permissions needed for the relevant financial transactions will be granted by the United States of America.
  7. The United States of America undertakes to terminate all types of sanctions against the Islamic Republic of Iran, including the United Nations Security Council resolutions, IAEA Board of Governors resolutions, and all unilateral U.S. sanctions—primary and secondary—in an agreed upon schedule as part of the final deal. The Islamic Republic of Iran and the United States of America acknowledge the critical importance of the sanctions termination issue above mentioned and expressed their intentions to immediately address these issues in the negotiations in order to achieve mutual agreement on them.
  8. The Islamic Republic of Iran reaffirms that it shall not procure or develop nuclear weapons. The United States of America and the Islamic Republic of Iran have agreed to resolve the disposition of stockpile enriched material pursuant to a mechanism that will be mutually agreed upon in accordance with the schedule mentioned in paragraph seven, with the minimum methodology to be down blending on site under the supervision of the IAEA. The two parties also agreed to discuss the issue of enrichment and other mutually agreed matters related to the Islamic Republic of Iran’s nuclear needs, based on a satisfactory framework being agreed upon in the final deal. The final deal will confirm the provisions of this paragraph. The United States of America and the Islamic Republic of Iran acknowledged the critical importance of the nuclear issues above mentioned and expressed their intention to immediately address these issues in the negotiations in order to achieve mutual agreement on them.
  9. Pending the final deal, the United States of America and the Islamic Republic of Iran agree to maintain the status quo. The Islamic Republic of Iran will maintain the current status quo of its nuclear program and the United States of America will not impose any new sanctions and will not deploy additional forces in the region.
  10. The United States of America undertakes that immediately upon the signing of this MOU and until the termination of sanctions, the U.S. Department of Treasury will issue waivers for the export of Iranian crude oil, petroleum products and derivatives, and all associated services, including banking transactions, insurances, transportation, etc.
  11. The United States of America undertakes to make fully available for use the frozen or restricted funds and assets of the Islamic Republic of Iran. Upon the implementation of the MOU, the United States of America and the Islamic Republic of Iran will mutually agree on the procedures related to the release of these funds during the negotiations. Such funds, whether retained in the original account or transferred, shall be made fully usable for payment to any ultimate beneficiary designated by the central bank of the Islamic Republic of Iran. The United States of America undertakes to issue all the necessary licenses and authorizations accordingly.
  12. The United States of America and Islamic Republic of Iran agree that an executive mechanism will be established to monitor the successful implementation of this MOU and the future compliance of the final deal.
  13. After signing this MOU, and subject to the beginning of the implementation of paragraphs 1, 4, 5, 10, and 11 of this MOU, and the continuing implementation of these measures, the United States of America and the Islamic Republic of Iran will start negotiations regarding the final deal exclusively on the other paragraphs.
  14. The final deal will be endorsed by a binding United Nations Security Council resolution.

(Ali)

BACA JUGA:  Iran Tolak Negosiasi dengan AS Usai Kapalnya Disita di Selat Hormuz

SulawesiPos.com – Pemerintah Amerika Serikat (AS) dan Iran diperkirakan akan menandatangani secara resmi Nota Kesepahaman (MoU) berisi 14 poin di Swiss pada Jumat mendatang sebagai kerangka hubungan pascaperang kedua negara dan landasan perundingan damai permanen selama 60 hari, setelah seorang pejabat senior AS pada Rabu (17/6/2026) membacakan naskah kesepakatan tersebut kepada wartawan hanya beberapa jam setelah versi lama dokumen itu sempat bocor ke sejumlah media.

Dokumen MOU tersebut menegaskan bahwa prioritas utama yang harus segera dilaksanakan pasca-penandatanganan adalah pemulihan stabilitas keamanan dan jalur dagang. Komitmen tersebut meliputi:

  • Penghentian Militer Global: Penghentian operasi militer di semua lini, termasuk konflik yang melibatkan Lebanon.
  • Pembukaan Blokade: AS akan mencabut blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
  • Akses Selat Hormuz: Memastikan pembukaan kembali Selat Hormuz secara penuh dan bebas tarif untuk menjamin kelancaran jalur maritim internasional.

Meskipun kesepakatan ini berhasil menghentikan ketegangan bersenjata, MOU ini sengaja menunda sejumlah isu paling kompleks—termasuk penyelesaian akhir program nuklir Iran—untuk dibahas lebih mendalam dalam perundingan lanjutan selama masa perpanjangan gencatan senjata 60 hari tersebut.

Pengawasan Nuklir dan Kompensasi Ekonomi

Terkait isu sensitif pemenuhan non-proliferasi, dokumen ini kembali menegaskan bahwa Iran tidak akan pernah diizinkan mengembangkan senjata nuklir. Sebagai langkah konkret awal, AS dan Iran sepakat untuk menangani pasokan bahan pengayaan nuklir (enriched material) yang dimiliki Iran saat ini. Proses ini akan menggunakan metode pencampuran turun (down-blending) langsung di lokasi, di bawah pengawasan ketat para inspektor Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Jika Iran mampu memenuhi seluruh komitmen tersebut hingga tercapainya kesepakatan final, Teheran dijanjikan imbalan ekonomi yang signifikan, antara lain:

  • Akses ke dana pembangunan sebesar $300 miliar yang dialokasikan untuk rekonstruksi dan pemulihan ekonomi Iran.
  • Penyusunan jadwal terukur untuk pencabutan seluruh sanksi ekonomi AS terhadap Iran

Sikap Realistis Washington

Kendati kesepakatan ini membawa angin segar bagi perdamaian Timur Tengah, pihak Washington menegaskan bahwa mereka tidak akan lengah. Pejabat senior AS menyatakan bahwa tim negosiator mereka sangat realistis (clear-eyed) dan memahami betul rekam jejak Iran yang pernah membuat janji serupa di masa lalu.

Pihak Gedung Putih juga menegaskan bahwa Presiden Donald Trump siap memerintahkan kembali aksi militer kapan saja jika Teheran melanggar kesepakatan.

“Jika Iran benar-benar melakukan semua hal yang mereka katakan, itu akan menjadi kesepakatan yang luar biasa sukses (home run deal),” ujar pejabat senior tersebut.

Ia menambahkan bahwa meskipun status MOU ini sudah final sebagai landasan awal, kedua belah pihak masih memiliki hak untuk mundur kapan saja sebelum kesepakatan mengikat yang sepenuhnya matang (fulsome binding deal) resmi ditandatangani di akhir masa 60 hari nanti.

Kesepakatan yang diberi nama Memorandum Saling Pengertian Islamabad antara Amerika Serikat dan Republik Islam Iran itu memuat 14 poin utama sebagai berikut;

  1. Amerika Serikat, Iran, dan sekutu masing-masing sepakat mengakhiri secara segera dan permanen seluruh operasi militer di semua front, termasuk Lebanon, serta berkomitmen untuk tidak lagi memulai perang, tidak mengancam atau menggunakan kekuatan terhadap satu sama lain, dan menjamin kedaulatan serta integritas wilayah Lebanon.
  2. Amerika Serikat dan Iran berkomitmen untuk saling menghormati kedaulatan dan integritas teritorial masing-masing serta tidak mencampuri urusan dalam negeri pihak lain.
  3. Kedua negara sepakat untuk mencapai perjanjian final melalui perundingan dalam jangka waktu maksimal 60 hari yang dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan bersama.
  4. Amerika Serikat akan segera memulai pencabutan blokade laut dan seluruh hambatan terhadap Iran setelah memorandum ditandatangani, menuntaskannya dalam waktu 30 hari, serta menarik pasukannya dari sekitar wilayah Iran dalam waktu 30 hari setelah tercapainya perjanjian final.
  5. Iran akan menyediakan jalur aman bagi kapal-kapal dagang yang melintasi Teluk Persia dan Laut Oman tanpa biaya selama 60 hari, memulihkan sepenuhnya lalu lintas pelayaran dalam waktu 30 hari, serta berunding dengan Oman dan negara-negara pesisir Teluk lainnya mengenai mekanisme pengelolaan masa depan Selat Hormuz sesuai hukum internasional.
  6. Amerika Serikat bersama mitra-mitra regionalnya akan menyusun program rekonstruksi dan pembangunan ekonomi Iran senilai sedikitnya 300 miliar dolar AS dengan mekanisme pelaksanaan yang akan diselesaikan dalam waktu 60 hari.
  7. Amerika Serikat berkomitmen mencabut seluruh sanksi terhadap Iran, termasuk sanksi Dewan Keamanan PBB, resolusi terkait Badan Energi Atom Internasional, serta seluruh sanksi primer dan sekunder Amerika berdasarkan jadwal yang disepakati dalam perjanjian final.
  8. Iran kembali menegaskan tidak akan memproduksi atau memperoleh senjata nuklir, sementara kedua pihak akan menentukan nasib cadangan bahan nuklir yang telah diperkaya melalui mekanisme bersama yang diawasi Badan Energi Atom Internasional (IAEA) dan melanjutkan pembahasan mengenai pengayaan uranium serta kebutuhan nuklir sipil Iran dalam perundingan final.
  9. Hingga tercapainya kesepakatan final, Iran akan mempertahankan kondisi program nuklirnya saat ini, sedangkan Amerika Serikat tidak akan menjatuhkan sanksi baru maupun menambah pengerahan pasukan di kawasan.
  10. Amerika Serikat akan memberikan pengecualian bagi ekspor minyak mentah Iran, produk-produk minyak, turunannya, serta seluruh layanan terkait termasuk perbankan, asuransi, dan transportasi sejak memorandum ditandatangani hingga sanksi dicabut.
  11. Amerika Serikat akan membuka akses penuh Iran terhadap seluruh aset dan sumber daya keuangan yang selama ini dibekukan atau dibatasi serta menerbitkan seluruh izin yang diperlukan untuk penggunaannya.
  12. Amerika Serikat dan Iran akan membentuk mekanisme pelaksanaan bersama guna mengawasi penerapan memorandum dan memastikan kepatuhan terhadap perjanjian final di masa mendatang.
  13. Setelah implementasi awal pasal-pasal utama mengenai penghentian perang, pencabutan blokade laut, pembukaan jalur pelayaran, pengecualian ekspor minyak, dan akses terhadap aset Iran dimulai, kedua negara akan melanjutkan negosiasi mengenai pasal-pasal lainnya menuju perjanjian final.
  14. Perjanjian damai final nantinya akan disahkan melalui resolusi mengikat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.
BACA JUGA:  Kekuasaan Kosong Usai Supreme Leader Iran Ali Khamenei Tewas, Ini yang Pimpin Iran Sekarang

Berikut ini Nota Kesepahaman (MOU) 14 poin (Time, 18/6) antara Amerika dengan Iran dalam bahasa Inggris yang beredar di beberapa media di Amerika:

  1. The United States of America and the Islamic Republic of Iran and their allies in the current war, by signing this MOU, declared the immediate and permanent termination of military operations on all fronts, including in Lebanon, and undertake from now on not to initiate any war or any military operation against each other, and to refrain from the threat or use of force against each other and ensuring the territorial integrity and sovereignty of Lebanon. The final deal will confirm the permanent termination of the war on all fronts, including in Lebanon and other provisions of this paragraph.
  2. The United States of America and the Islamic Republic of Iran undertake to respect each other’s sovereignty and territorial integrity, and to refrain from interfering in each other’s internal affairs.
  3. The United States of America and the Islamic Republic of Iran commit to negotiating and achieving the final deal in maximum 60 days, expendable with mutual consent.
  4. Immediately upon the signing of this MOU, the United States of America will begin the removal of its naval blockade and any disturbances or impediments against the Islamic Republic of Iran, and will fully end the naval blockade within 30 days. During this period, the traffic of vessels will be in proportion to the numbers of pre-war traffic being restored by the Islamic Republic of Iran. The United States of America further undertakes to remove its forces from the proximity of the Islamic Republic of Iran within 30 days after the final deal.
  5. Upon the signing of this MOU, the Islamic Republic of Iran will make arrangements using its best efforts for the safe passage of commercial vessels with no charge for 60 days only from the Persian Gulf to the Sea of Oman and vice versa. The traffic of commercial vessels will immediately start, and considering the need for removing the technical and military obstacles and demining by the Islamic Republic of Iran, will be instated within 30 days. The Islamic Republic of Iran will conduct dialogue with the Sultanate of Oman to define the future administration and maritime services in the Strait of Hormuz, in discussion with other Persian Gulf littoral states in line with the applicable international law and the sovereign rights of coastal states of the Strait of Hormuz.
  6. The United States of America undertakes with regional partners to develop a definitive, mutually agreed plan with at least USD $300 billion for the reconstruction and economic development of the Islamic Republic of Iran. The mechanism for the implementation of this plan will be finalized as part of a final deal within 60 days. All required licenses, waivers, and permissions needed for the relevant financial transactions will be granted by the United States of America.
  7. The United States of America undertakes to terminate all types of sanctions against the Islamic Republic of Iran, including the United Nations Security Council resolutions, IAEA Board of Governors resolutions, and all unilateral U.S. sanctions—primary and secondary—in an agreed upon schedule as part of the final deal. The Islamic Republic of Iran and the United States of America acknowledge the critical importance of the sanctions termination issue above mentioned and expressed their intentions to immediately address these issues in the negotiations in order to achieve mutual agreement on them.
  8. The Islamic Republic of Iran reaffirms that it shall not procure or develop nuclear weapons. The United States of America and the Islamic Republic of Iran have agreed to resolve the disposition of stockpile enriched material pursuant to a mechanism that will be mutually agreed upon in accordance with the schedule mentioned in paragraph seven, with the minimum methodology to be down blending on site under the supervision of the IAEA. The two parties also agreed to discuss the issue of enrichment and other mutually agreed matters related to the Islamic Republic of Iran’s nuclear needs, based on a satisfactory framework being agreed upon in the final deal. The final deal will confirm the provisions of this paragraph. The United States of America and the Islamic Republic of Iran acknowledged the critical importance of the nuclear issues above mentioned and expressed their intention to immediately address these issues in the negotiations in order to achieve mutual agreement on them.
  9. Pending the final deal, the United States of America and the Islamic Republic of Iran agree to maintain the status quo. The Islamic Republic of Iran will maintain the current status quo of its nuclear program and the United States of America will not impose any new sanctions and will not deploy additional forces in the region.
  10. The United States of America undertakes that immediately upon the signing of this MOU and until the termination of sanctions, the U.S. Department of Treasury will issue waivers for the export of Iranian crude oil, petroleum products and derivatives, and all associated services, including banking transactions, insurances, transportation, etc.
  11. The United States of America undertakes to make fully available for use the frozen or restricted funds and assets of the Islamic Republic of Iran. Upon the implementation of the MOU, the United States of America and the Islamic Republic of Iran will mutually agree on the procedures related to the release of these funds during the negotiations. Such funds, whether retained in the original account or transferred, shall be made fully usable for payment to any ultimate beneficiary designated by the central bank of the Islamic Republic of Iran. The United States of America undertakes to issue all the necessary licenses and authorizations accordingly.
  12. The United States of America and Islamic Republic of Iran agree that an executive mechanism will be established to monitor the successful implementation of this MOU and the future compliance of the final deal.
  13. After signing this MOU, and subject to the beginning of the implementation of paragraphs 1, 4, 5, 10, and 11 of this MOU, and the continuing implementation of these measures, the United States of America and the Islamic Republic of Iran will start negotiations regarding the final deal exclusively on the other paragraphs.
  14. The final deal will be endorsed by a binding United Nations Security Council resolution.

(Ali)

BACA JUGA:  Ketegangan di Timur Tengah Meningkat, Komisi VII DPR Ingatkan Pemerintah Soal Pengaruh Penutupan Selat Hormuz Terhadap Ekonomi

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru