Donald Trump kembali mengancam Iran dengan serangan terhadap infrastruktur energi, memicu sorotan atas sikap AS yang dinilai inkonsisten di tengah konflik yang memanas.
Harga minyak Brent dan WTI turun tajam lebih dari 5% setelah Presiden AS Donald Trump menyebut adanya pembicaraan produktif dengan Iran untuk mengakhiri perang.
Sebanyak 22 negara, mayoritas anggota NATO, mulai merancang pengamanan Selat Hormuz di tengah konflik Iran–AS–Israel yang membuat jalur energi global lumpuh.
Iran merespons ultimatum Donald Trump dengan ancaman menutup Selat Hormuz. Ketegangan dengan Amerika Serikat memicu kekhawatiran gangguan pasokan minyak dunia.
Direktur NCTC Joseph Kent mundur dari jabatannya usai kritik perang AS-Iran. Ia menilai Iran bukan ancaman langsung dan menyinggung tekanan politik Israel.
Donald Trump disebut mengancam akan menghabisi Pemimpin Tertinggi baru Iran Mojtaba Khamenei jika tidak mematuhi tuntutan AS, termasuk pembubaran program nuklir Iran.