Penembakan di Gedung Putih, Trump dan Melania Dievakuasi Mendadak-Pelaku Diamankan

SulawesiPos.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump bersama Ibu Negara Melania Trump terpaksa dievakuasi dari acara makan malam wartawan Gedung Putih setelah terjadi insiden keamanan serius pada Sabtu (25/4/2026) malam.

Evakuasi dilakukan menyusul upaya seorang pria bersenjata menerobos pengamanan di area acara.

Berdasarkan laporan Reuters, seorang pejabat Federal Bureau of Investigation (FBI) mengungkapkan bahwa pelaku sempat melepaskan tembakan ke arah agen United States Secret Service.

Peluru mengenai perlindungan tubuh agen sehingga tidak menimbulkan luka serius dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Situasi yang semula berlangsung formal dan tertutup mendadak berubah tegang ketika suara tembakan terdengar dari sekitar pintu masuk utama Gedung Putih.

Para tamu menghentikan aktivitas dan segera mengikuti instruksi petugas keamanan, sebagian di antaranya berlindung di lokasi aman.

Juru bicara Secret Service, Anthony Guglielmi, menyampaikan bahwa insiden penembakan terjadi di sekitar jalur utama kedatangan tamu.

Aparat keamanan langsung memperketat penjagaan dan mengevakuasi seluruh tamu secara bertahap untuk mencegah risiko lanjutan.

BACA JUGA: 
Bill Madden Bongkar Taktik AS-Israel Gunakan Serangan Iran untuk Kubur Kasus Jeffrey Epstein Files

“Presiden dan Ibu Negara dalam kondisi aman bersama seluruh pihak yang dilindungi. Satu orang telah ditahan dan situasi masih dinilai secara menyeluruh,” ujarnya.

Trump kemudian mengonfirmasi melalui media sosial bahwa pelaku telah diamankan oleh aparat.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas respons cepat Secret Service dan aparat penegak hukum dalam menangani situasi darurat tersebut.

“Sungguh malam yang luar biasa di Washington DC. Dinas Rahasia dan penegak hukum melakukan pekerjaan yang luar biasa,” katanya.

Ia turut memastikan bahwa seluruh pejabat penting, termasuk Wakil Presiden dan anggota kabinet, berada dalam kondisi aman tanpa cedera.

Trump menyebut akan menyampaikan penjelasan lebih lanjut melalui konferensi pers terkait kronologi dan penanganan insiden tersebut.

Akibat kejadian ini, acara makan malam wartawan Gedung Putih resmi dibatalkan.

Trump berharap agenda tersebut dapat dijadwalkan ulang setelah kondisi keamanan benar-benar dipastikan terkendali.

Insiden ini kembali menyoroti isu ancaman keamanan terhadap Trump yang dalam beberapa tahun terakhir kerap menjadi perhatian publik.

BACA JUGA: 
Ancaman Tarif Trump Picu Perlawanan Kolektif Uni Eropa

Sebelumnya, ia juga pernah menjadi target percobaan pembunuhan saat masa kampanye pemilihan presiden pada 2024.

SulawesiPos.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump bersama Ibu Negara Melania Trump terpaksa dievakuasi dari acara makan malam wartawan Gedung Putih setelah terjadi insiden keamanan serius pada Sabtu (25/4/2026) malam.

Evakuasi dilakukan menyusul upaya seorang pria bersenjata menerobos pengamanan di area acara.

Berdasarkan laporan Reuters, seorang pejabat Federal Bureau of Investigation (FBI) mengungkapkan bahwa pelaku sempat melepaskan tembakan ke arah agen United States Secret Service.

Peluru mengenai perlindungan tubuh agen sehingga tidak menimbulkan luka serius dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Situasi yang semula berlangsung formal dan tertutup mendadak berubah tegang ketika suara tembakan terdengar dari sekitar pintu masuk utama Gedung Putih.

Para tamu menghentikan aktivitas dan segera mengikuti instruksi petugas keamanan, sebagian di antaranya berlindung di lokasi aman.

Juru bicara Secret Service, Anthony Guglielmi, menyampaikan bahwa insiden penembakan terjadi di sekitar jalur utama kedatangan tamu.

Aparat keamanan langsung memperketat penjagaan dan mengevakuasi seluruh tamu secara bertahap untuk mencegah risiko lanjutan.

BACA JUGA: 
AS Siap Bertemu Iran Pekan Ini, Trump Dorong Kesepakatan Damai di Tengah Konflik

“Presiden dan Ibu Negara dalam kondisi aman bersama seluruh pihak yang dilindungi. Satu orang telah ditahan dan situasi masih dinilai secara menyeluruh,” ujarnya.

Trump kemudian mengonfirmasi melalui media sosial bahwa pelaku telah diamankan oleh aparat.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas respons cepat Secret Service dan aparat penegak hukum dalam menangani situasi darurat tersebut.

“Sungguh malam yang luar biasa di Washington DC. Dinas Rahasia dan penegak hukum melakukan pekerjaan yang luar biasa,” katanya.

Ia turut memastikan bahwa seluruh pejabat penting, termasuk Wakil Presiden dan anggota kabinet, berada dalam kondisi aman tanpa cedera.

Trump menyebut akan menyampaikan penjelasan lebih lanjut melalui konferensi pers terkait kronologi dan penanganan insiden tersebut.

Akibat kejadian ini, acara makan malam wartawan Gedung Putih resmi dibatalkan.

Trump berharap agenda tersebut dapat dijadwalkan ulang setelah kondisi keamanan benar-benar dipastikan terkendali.

Insiden ini kembali menyoroti isu ancaman keamanan terhadap Trump yang dalam beberapa tahun terakhir kerap menjadi perhatian publik.

BACA JUGA: 
Perang Terbuka Pecah! AS dan Israel Luncurkan Serangan Besar ke Iran, Teheran Ancam Balasan Lebih Dahsyat

Sebelumnya, ia juga pernah menjadi target percobaan pembunuhan saat masa kampanye pemilihan presiden pada 2024.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru