SulawesiPos.com – Musisi dan rapper muda asal Inggris, Ledbyher, menjadi sorotan setelah mengajak neneknya yang berasal dari Indonesia naik ke panggung dalam momen personal yang ia bagikan di tengah promosi karya terbarunya, Dirty Rumours, sehingga kembali menarik perhatian publik Indonesia pada jejak masa kecil Rachel Aisyah Diack di Medan.
Momen itu ramai diperbincangkan karena Ledbyher tidak hanya sedang naik daun di skena UK rap, tetapi juga memiliki ikatan keluarga yang kuat dengan Indonesia dari garis ibunya.
Ledbyher, yang bernama asli Rachel Aisyah Diack, dalam sejumlah wawancara tahun ini menceritakan bahwa ia tumbuh pertama kali di Medan sebelum keluarganya pindah ke pedesaan Norfolk, Inggris.
Pengalaman hidup di dua lingkungan yang sangat berbeda itu ikut membentuk identitas artistiknya, dari ingatan tentang Medan yang padat warna dan energi hingga suasana Norfolk yang lebih tenang.
Akar Indonesia Kembali Masuk Panggung
Kehadiran sang nenek di atas panggung membuat promosi Dirty Rumours terasa lebih personal karena menegaskan bahwa latar keluarga Indonesia masih melekat dalam perjalanan musik Ledbyher.
Alih-alih sekadar menghadirkan gimmick panggung, momen itu terlihat seperti penanda bahwa akar budayanya tetap dibawa ke ruang publik ketika namanya mulai meluas di industri musik Inggris.
Dalam wawancara lain, Ledbyher juga pernah menggambarkan masa kecilnya di Medan sebagai pengalaman yang penuh warna, suara, aroma, dan energi, sedangkan kehidupan di Norfolk memberinya suasana yang lebih sunyi dan tenang.
Perpaduan dua pengalaman itulah yang kemudian kerap dibaca publik sebagai salah satu sumber pembentukan karakter musik dan cara pandangnya, termasuk ketika ia membangun citra Ledbyher sebagai sosok yang mandiri dalam menulis, memproduksi, dan mengarahkan karyanya sendiri.
Di tengah laju promosi Dirty Rumours, kemunculan neneknya di atas panggung membuat narasi tentang Ledbyher tidak berhenti pada rilisan baru semata, melainkan juga membuka lagi cerita tentang hubungan emosionalnya dengan Indonesia yang sudah tertanam sejak awal hidupnya.

