WNA Australia Tewas Usai Berenang di Kayu Bangkoa, Polisi: Tak Ada Kekerasan

SulawesiPos.com – Warga negara Australia, Clarrissa Louise Jane (58), meninggal dunia setelah ditemukan mengapung saat berenang di sekitar Dermaga Penyeberangan Kayu Bangkoa, Jalan Pasar Ikan, Kecamatan Ujung Pandang, Makassar, Kamis (5/11/2026) sore. Polisi menduga korban tenggelam, sementara pemeriksaan awal rumah sakit tidak menemukan tanda-tanda kekerasan.

Clarrissa tiba di dermaga sekitar pukul 14.30 Wita bersama rekannya, PS (43). Keduanya datang untuk berenang di laut yang berada di sisi dermaga.

Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Jafar Ahmad mengatakan korban langsung menuju perairan di sisi kanan dermaga setelah tiba di lokasi.

“Korban meninggal dunia akibat tenggelam saat melakukan renang di laut samping dermaga penyeberangan Kayu Bangkoa Jalan Pasar Ikan Makassar,” kata Jafar, Jumat (6/11/2026).

Tak lama setelah korban masuk ke air, seorang warga melihatnya mengapung tanpa bergerak. Warga tersebut kemudian memberitahukan kondisi itu kepada rekan korban.

PS lalu turun ke laut untuk menarik korban ke bibir pantai. Dengan bantuan warga di sekitar dermaga, korban diangkat ke daratan untuk mendapatkan pertolongan.

BACA JUGA:  Kejari Periksa Dua Pengurus KONI Makassar soal Hibah Rp15 Miliar, Satu Lagi Belum Konfirmasi

Saat dievakuasi, korban masih terlihat bernapas. PS kemudian membawa Clarrissa menuju RS Stella Maris menggunakan becak motor atau bentor.

Korban tiba di depan IGD sekitar pukul 15.40 Wita. Rekannya sempat melihat korban batuk satu kali sebelum meminta bantuan petugas keamanan rumah sakit.

Dokter jaga kemudian memeriksa korban dan menyatakan Clarrissa telah meninggal dunia. Polisi menyebut pemeriksaan awal tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.

Menurut keterangan rekannya kepada polisi, korban sebelumnya pernah mengeluhkan sesak napas. Namun, penyebab pasti kematian tetap menjadi bagian dari penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Dermaga Kayu Bangkoa merupakan salah satu titik aktivitas penyeberangan warga dari kawasan Jalan Pasar Ikan menuju sejumlah pulau di sekitar Makassar. Area tersebut juga menjadi ruang pergerakan warga, nelayan, dan wisatawan yang hendak menikmati kawasan pesisir Makassar.

Hingga berita ini disusun, jenazah korban masih berada dalam penanganan RS Stella Maris. Polisi masih berkoordinasi dengan pihak terkait dan menunggu keputusan keluarga mengenai proses selanjutnya.

BACA JUGA:  Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini, Sabtu 15 Agustus 2026: Berawan, Waspada Angin Kencang

SulawesiPos.com – Warga negara Australia, Clarrissa Louise Jane (58), meninggal dunia setelah ditemukan mengapung saat berenang di sekitar Dermaga Penyeberangan Kayu Bangkoa, Jalan Pasar Ikan, Kecamatan Ujung Pandang, Makassar, Kamis (5/11/2026) sore. Polisi menduga korban tenggelam, sementara pemeriksaan awal rumah sakit tidak menemukan tanda-tanda kekerasan.

Clarrissa tiba di dermaga sekitar pukul 14.30 Wita bersama rekannya, PS (43). Keduanya datang untuk berenang di laut yang berada di sisi dermaga.

Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Jafar Ahmad mengatakan korban langsung menuju perairan di sisi kanan dermaga setelah tiba di lokasi.

“Korban meninggal dunia akibat tenggelam saat melakukan renang di laut samping dermaga penyeberangan Kayu Bangkoa Jalan Pasar Ikan Makassar,” kata Jafar, Jumat (6/11/2026).

Tak lama setelah korban masuk ke air, seorang warga melihatnya mengapung tanpa bergerak. Warga tersebut kemudian memberitahukan kondisi itu kepada rekan korban.

PS lalu turun ke laut untuk menarik korban ke bibir pantai. Dengan bantuan warga di sekitar dermaga, korban diangkat ke daratan untuk mendapatkan pertolongan.

BACA JUGA:  Pengantar Siswa di Makassar Diingatkan Pakai Helm, ETLE Ikut Disorot

Saat dievakuasi, korban masih terlihat bernapas. PS kemudian membawa Clarrissa menuju RS Stella Maris menggunakan becak motor atau bentor.

Korban tiba di depan IGD sekitar pukul 15.40 Wita. Rekannya sempat melihat korban batuk satu kali sebelum meminta bantuan petugas keamanan rumah sakit.

Dokter jaga kemudian memeriksa korban dan menyatakan Clarrissa telah meninggal dunia. Polisi menyebut pemeriksaan awal tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.

Menurut keterangan rekannya kepada polisi, korban sebelumnya pernah mengeluhkan sesak napas. Namun, penyebab pasti kematian tetap menjadi bagian dari penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Dermaga Kayu Bangkoa merupakan salah satu titik aktivitas penyeberangan warga dari kawasan Jalan Pasar Ikan menuju sejumlah pulau di sekitar Makassar. Area tersebut juga menjadi ruang pergerakan warga, nelayan, dan wisatawan yang hendak menikmati kawasan pesisir Makassar.

Hingga berita ini disusun, jenazah korban masih berada dalam penanganan RS Stella Maris. Polisi masih berkoordinasi dengan pihak terkait dan menunggu keputusan keluarga mengenai proses selanjutnya.

BACA JUGA:  13 Sapi Dikurbankan Tiran Group dan AAS Foundation, 1.900 Kupon Daging Dibagikan di Makassar

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru