Rektor Unhas Jamaluddin Jompa Raih Habibie Prize 2026 Bidang Ilmu Pengetahuan Dasar

SulawesiPos.com – Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., terpilih sebagai penerima Habibie Prize 2026 kategori Ilmu Pengetahuan Dasar (Fundamental Sciences). Penghargaan bergengsi dari Pemerintah Indonesia tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kontribusinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan.

Penganugerahan Habibie Prize 2026 dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 10 November 2026.

Kabar membanggakan ini mendapat sambutan dari Dekan Sekolah Pascasarjana Unhas, Prof. Dr. Sukri Palutturi, yang menyampaikan ucapan selamat pada Kamis (5/11/2026).

“Selamat kepada Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc. atas penganugerahan Habibie Prize 2026 kategori Outstanding Talent. Penghargaan bergengsi ini diberikan oleh Pemerintah Indonesia sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi Prof JJ di bidang Ilmu Pengetahuan Dasar. Penganugerahan akan dilaksanakan pada 10 November 2026 di Jakarta. Selamat kepada Prof JJ dan Universitas Hasanuddin,” ujar Sukri.

Penghargaan tersebut menjadi kebanggaan bagi Unhas sekaligus bentuk apresiasi terhadap kiprah akademik Prof Jamaluddin Jompa dalam memajukan ilmu pengetahuan.

Bidang Ilmu Pengetahuan Dasar memiliki peran penting karena menjadi fondasi bagi pengembangan berbagai disiplin ilmu, penelitian, hingga inovasi teknologi.

Kemajuan di bidang ini juga mendukung lahirnya pengetahuan baru dan solusi untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan.

Habibie Prize, Penghargaan bagi Kontribusi Ilmu Pengetahuan

Habibie Prize merupakan salah satu penghargaan bergengsi di Indonesia yang diberikan kepada individu atas kontribusi penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Penghargaan ini berawal dari inisiatif Yayasan Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Yayasan SDM-IPTEK). Selanjutnya, program penghargaan talenta riset dan inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya pengakuan terhadap kontribusi ilmuwan dan peneliti di Indonesia.

BACA JUGA:  BRIN dan Unhas Rancang Akselerasi Talenta Riset Nasional Melalui Pusat Kolaborasi Riset

Dalam pelaksanaan program penghargaan talenta riset dan inovasi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berkolaborasi dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan Yayasan SDM-IPTEK.

Kategori Ilmu Pengetahuan Dasar memiliki arti strategis karena mencakup pengembangan pengetahuan fundamental yang menjadi landasan bagi berbagai disiplin ilmu dan penerapannya.

Kemajuan dalam bidang ini tidak selalu langsung menghasilkan produk atau teknologi yang dapat dilihat secara nyata.

Namun, berbagai penemuan mendasar kerap menjadi pijakan bagi pengembangan teknologi, penyusunan kebijakan, pengelolaan sumber daya, hingga penyelesaian tantangan jangka panjang.

Kontribusi Akademik Prof Jamaluddin Jompa

Prof Jamaluddin Jompa dikenal sebagai akademisi Unhas dengan keahlian di bidang ekologi laut, biologi kelautan, ekologi terumbu karang, serta pengelolaan sumber daya pesisir.

Latar belakang pendidikan dan perjalanan akademiknya memadukan tradisi keilmuan internasional dengan pengalaman panjang dalam pengembangan penelitian kelautan di Indonesia.

Kontribusi ilmiahnya berkaitan erat dengan upaya memahami ekosistem laut dan pesisir sebagai sistem sosial-ekologis yang kompleks.

Konservasi terumbu karang, keberlanjutan sumber daya laut, serta hubungan aktivitas manusia dengan daya dukung ekosistem menjadi sejumlah bidang kajian yang mewarnai kiprahnya.

Di Unhas, kepemimpinannya sebagai rektor turut menempatkan pengembangan riset, peningkatan kualitas pendidikan tinggi, dan perluasan jejaring kolaborasi sebagai prioritas institusi.

Perguruan tinggi saat ini tidak hanya dituntut menghasilkan lulusan, tetapi juga membangun ekosistem keilmuan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan berkontribusi dalam perkembangan akademik global.

BACA JUGA:  Dua Akademisi Sulsel Tembus Jaringan Keinsinyuran ASEAN, Ada Rektor Unhas dan Dosen PNUP

Penerimaan Habibie Prize 2026 menjadi salah satu pencapaian penting bagi Unhas dalam memperkuat tradisi akademik dan penelitiannya.

Pengakuan terhadap seorang ilmuwan yang juga memimpin perguruan tinggi diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi dosen, peneliti, mahasiswa, serta generasi muda untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan dengan integritas dan dedikasi.

Data Diri Prof Jamaluddin Jompa

  • Nama lengkap: Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc.
  • Jabatan Fungsional: Profesor
  • Tempat dan Tanggal Lahir: Takalar, 8 Maret 1967
  • Riwayat Pendidikan
    • SD Sampeang Bulukumba
    • SD 13 Pinrang
    • SDN 36 Pinrang (1979)
    • SMP 2 Pinrang (1979-1982)
    • SMA 1 Pinrang (1985)
    • S1 Universitas Hasanuddin (1989)
    • S2 Mc Master University, Kanada (1996)
    • S3 James Cook University, Australia (2003)
    • Insinyur Universitas Hasanuddin (2019)
  • Riwayat Karier dan Tugas Tambahan
    • Rektor Universitas Hasanuddin: 2022-2025
    • Anggota Ex-Officio Majelis Wali Amanat Unhas: 2023-2027
    • Anggota Komisi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI): 2021-Sekarang
    • Penasehat Menteri KKP Bidang Ekologi Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP-RI): 2020
    • Dekan Sekolah Pascasarjana Unhas: 2018-2022
    • Dekan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Unhas: 2013-2017
    • Kepala Puslitbang Laut, Pesisir, dan Pulau-pulau Kecil Unhas: 2011-2013
    • Sekretaris Eksekutif Coral Reef Rehabilitation and Management Program (COREMAP)-
    • KKP RI (funded by WB, ADB, GEF): 2007-2011
    • Kepala Pusat Studi Terumbu Karang Unhas: 2004-2011
    • Sekretaris Jurusan Ilmu Kelautan, FIKP Unhas: 1996-1997
    • Dosen Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Unhas: 1990-Sekarang
  • Riwayat Kepemimpinan/ Organisasi
    • Internasional
      • Chairman, Research Advisory Board PAIR (Partnership for Australia Indonesia Research) – AIC: 2020-sekarang
      • Member, CAIPSDCC, Collaborative Australia Indonesia Program on Sustainable Development and Climate Change: 2019-sekarang
      • International Triangle Center (CTC): 2012-Sekarang
        President ADSI Chapter Indonesia: Association Diving School International (ADSI): 2011-sekarang
      • Chair, CMWG CTI Regional (Coral Triangle Initiative); (Coordination, Mechanism
      • Working Group) CTI Regional (Indonesia, Malaysia, Philippine, Tomor Lester, PNG, Solomon): 2008-2010
    • Nasional
      • Dewan Pengarah Lembaga Sertifikasi Profesi Kelautan dan Perikanan (LSP-KP): 2021-2024
      • Dewan Penasihat Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Perikanan (ISPUKANI): 2019-2023
      • Ketua Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI)-Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia: 2016-2019
      • Sekretaris Jenderal Indonesia Coral Reef Society 2012-Sekarang
      • Koordinator Bidang Perikanan Terumbu Karang Komisi Nasional Pengkaji Stok Ikan (Komnas-Kajskan): 2010-2019
      • Sekretariat Nasional, Ketua Pokja Ilmiah CTI Nasional: 2009, 2010-2012
    • Penghargaan/Awards
      • The Encouragement Award of the Hitachi Global Foundation Asia Innovation Award 2021 (The Hitachi Global Foundation)
      • Pew Fellowship Award 2019 (The Pew Trust)
      • Outstanding Alumni, JCU Chancellor Award 2018 (President, JCU)
      • Dosen dengan H-Index Tertinggi Unhas 2017 (Rektor Unhas)
      • Kavli Fellow (US-Indonesia Kavli Frontier of Science Symposium) 2011-2013: Kavli- US National Academy of Science
      • Satyalancana Karya Satya 20 dan 30 tahun 2010 (Presiden Republik Indonesia)
        PHD Scholarship to Australia 1997 (Australia Development Scholarship (ADS) – AusAid)
      • Master Scholarship to Canada 1994 (Asian Development Bank)
      • Mahasiswa Teladan II (S1) 1989 (Rektor Unhas)
      • Beasiswa untuk Tingkat Sarjana 1986 (Yayasan Latimojong)
BACA JUGA:  FIKP Unhas Edukasi Nelayan Bulukumba Fokus Pengayaan Bibit Rumput Laut

SulawesiPos.com – Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., terpilih sebagai penerima Habibie Prize 2026 kategori Ilmu Pengetahuan Dasar (Fundamental Sciences). Penghargaan bergengsi dari Pemerintah Indonesia tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kontribusinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan.

Penganugerahan Habibie Prize 2026 dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 10 November 2026.

Kabar membanggakan ini mendapat sambutan dari Dekan Sekolah Pascasarjana Unhas, Prof. Dr. Sukri Palutturi, yang menyampaikan ucapan selamat pada Kamis (5/11/2026).

“Selamat kepada Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc. atas penganugerahan Habibie Prize 2026 kategori Outstanding Talent. Penghargaan bergengsi ini diberikan oleh Pemerintah Indonesia sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi Prof JJ di bidang Ilmu Pengetahuan Dasar. Penganugerahan akan dilaksanakan pada 10 November 2026 di Jakarta. Selamat kepada Prof JJ dan Universitas Hasanuddin,” ujar Sukri.

Penghargaan tersebut menjadi kebanggaan bagi Unhas sekaligus bentuk apresiasi terhadap kiprah akademik Prof Jamaluddin Jompa dalam memajukan ilmu pengetahuan.

Bidang Ilmu Pengetahuan Dasar memiliki peran penting karena menjadi fondasi bagi pengembangan berbagai disiplin ilmu, penelitian, hingga inovasi teknologi.

Kemajuan di bidang ini juga mendukung lahirnya pengetahuan baru dan solusi untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan.

Habibie Prize, Penghargaan bagi Kontribusi Ilmu Pengetahuan

Habibie Prize merupakan salah satu penghargaan bergengsi di Indonesia yang diberikan kepada individu atas kontribusi penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Penghargaan ini berawal dari inisiatif Yayasan Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Yayasan SDM-IPTEK). Selanjutnya, program penghargaan talenta riset dan inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya pengakuan terhadap kontribusi ilmuwan dan peneliti di Indonesia.

BACA JUGA:  Menteri UMKM Tegaskan KUR hingga Rp100 Juta Tanpa Agunan, Puji Capaian Penyaluran di Sulsel

Dalam pelaksanaan program penghargaan talenta riset dan inovasi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berkolaborasi dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan Yayasan SDM-IPTEK.

Kategori Ilmu Pengetahuan Dasar memiliki arti strategis karena mencakup pengembangan pengetahuan fundamental yang menjadi landasan bagi berbagai disiplin ilmu dan penerapannya.

Kemajuan dalam bidang ini tidak selalu langsung menghasilkan produk atau teknologi yang dapat dilihat secara nyata.

Namun, berbagai penemuan mendasar kerap menjadi pijakan bagi pengembangan teknologi, penyusunan kebijakan, pengelolaan sumber daya, hingga penyelesaian tantangan jangka panjang.

Kontribusi Akademik Prof Jamaluddin Jompa

Prof Jamaluddin Jompa dikenal sebagai akademisi Unhas dengan keahlian di bidang ekologi laut, biologi kelautan, ekologi terumbu karang, serta pengelolaan sumber daya pesisir.

Latar belakang pendidikan dan perjalanan akademiknya memadukan tradisi keilmuan internasional dengan pengalaman panjang dalam pengembangan penelitian kelautan di Indonesia.

Kontribusi ilmiahnya berkaitan erat dengan upaya memahami ekosistem laut dan pesisir sebagai sistem sosial-ekologis yang kompleks.

Konservasi terumbu karang, keberlanjutan sumber daya laut, serta hubungan aktivitas manusia dengan daya dukung ekosistem menjadi sejumlah bidang kajian yang mewarnai kiprahnya.

Di Unhas, kepemimpinannya sebagai rektor turut menempatkan pengembangan riset, peningkatan kualitas pendidikan tinggi, dan perluasan jejaring kolaborasi sebagai prioritas institusi.

Perguruan tinggi saat ini tidak hanya dituntut menghasilkan lulusan, tetapi juga membangun ekosistem keilmuan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan berkontribusi dalam perkembangan akademik global.

BACA JUGA:  Unhas Kembangkan Frozen Food Berbasis Surimi, Gandeng UMKM Pinrang Tingkatkan Nilai Tambah Perikanan

Penerimaan Habibie Prize 2026 menjadi salah satu pencapaian penting bagi Unhas dalam memperkuat tradisi akademik dan penelitiannya.

Pengakuan terhadap seorang ilmuwan yang juga memimpin perguruan tinggi diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi dosen, peneliti, mahasiswa, serta generasi muda untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan dengan integritas dan dedikasi.

Data Diri Prof Jamaluddin Jompa

  • Nama lengkap: Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc.
  • Jabatan Fungsional: Profesor
  • Tempat dan Tanggal Lahir: Takalar, 8 Maret 1967
  • Riwayat Pendidikan
    • SD Sampeang Bulukumba
    • SD 13 Pinrang
    • SDN 36 Pinrang (1979)
    • SMP 2 Pinrang (1979-1982)
    • SMA 1 Pinrang (1985)
    • S1 Universitas Hasanuddin (1989)
    • S2 Mc Master University, Kanada (1996)
    • S3 James Cook University, Australia (2003)
    • Insinyur Universitas Hasanuddin (2019)
  • Riwayat Karier dan Tugas Tambahan
    • Rektor Universitas Hasanuddin: 2022-2025
    • Anggota Ex-Officio Majelis Wali Amanat Unhas: 2023-2027
    • Anggota Komisi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI): 2021-Sekarang
    • Penasehat Menteri KKP Bidang Ekologi Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP-RI): 2020
    • Dekan Sekolah Pascasarjana Unhas: 2018-2022
    • Dekan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Unhas: 2013-2017
    • Kepala Puslitbang Laut, Pesisir, dan Pulau-pulau Kecil Unhas: 2011-2013
    • Sekretaris Eksekutif Coral Reef Rehabilitation and Management Program (COREMAP)-
    • KKP RI (funded by WB, ADB, GEF): 2007-2011
    • Kepala Pusat Studi Terumbu Karang Unhas: 2004-2011
    • Sekretaris Jurusan Ilmu Kelautan, FIKP Unhas: 1996-1997
    • Dosen Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Unhas: 1990-Sekarang
  • Riwayat Kepemimpinan/ Organisasi
    • Internasional
      • Chairman, Research Advisory Board PAIR (Partnership for Australia Indonesia Research) – AIC: 2020-sekarang
      • Member, CAIPSDCC, Collaborative Australia Indonesia Program on Sustainable Development and Climate Change: 2019-sekarang
      • International Triangle Center (CTC): 2012-Sekarang
        President ADSI Chapter Indonesia: Association Diving School International (ADSI): 2011-sekarang
      • Chair, CMWG CTI Regional (Coral Triangle Initiative); (Coordination, Mechanism
      • Working Group) CTI Regional (Indonesia, Malaysia, Philippine, Tomor Lester, PNG, Solomon): 2008-2010
    • Nasional
      • Dewan Pengarah Lembaga Sertifikasi Profesi Kelautan dan Perikanan (LSP-KP): 2021-2024
      • Dewan Penasihat Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Perikanan (ISPUKANI): 2019-2023
      • Ketua Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI)-Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia: 2016-2019
      • Sekretaris Jenderal Indonesia Coral Reef Society 2012-Sekarang
      • Koordinator Bidang Perikanan Terumbu Karang Komisi Nasional Pengkaji Stok Ikan (Komnas-Kajskan): 2010-2019
      • Sekretariat Nasional, Ketua Pokja Ilmiah CTI Nasional: 2009, 2010-2012
    • Penghargaan/Awards
      • The Encouragement Award of the Hitachi Global Foundation Asia Innovation Award 2021 (The Hitachi Global Foundation)
      • Pew Fellowship Award 2019 (The Pew Trust)
      • Outstanding Alumni, JCU Chancellor Award 2018 (President, JCU)
      • Dosen dengan H-Index Tertinggi Unhas 2017 (Rektor Unhas)
      • Kavli Fellow (US-Indonesia Kavli Frontier of Science Symposium) 2011-2013: Kavli- US National Academy of Science
      • Satyalancana Karya Satya 20 dan 30 tahun 2010 (Presiden Republik Indonesia)
        PHD Scholarship to Australia 1997 (Australia Development Scholarship (ADS) – AusAid)
      • Master Scholarship to Canada 1994 (Asian Development Bank)
      • Mahasiswa Teladan II (S1) 1989 (Rektor Unhas)
      • Beasiswa untuk Tingkat Sarjana 1986 (Yayasan Latimojong)
BACA JUGA:  BRIN dan Unhas Rancang Akselerasi Talenta Riset Nasional Melalui Pusat Kolaborasi Riset

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru