Tawuran di Mamajang Makassar Tewaskan Pria 51 Tahun, Kapolsek Terkena Anak Panah

SulawesiPos.com – Tawuran antarkelompok yang terjadi di sekitar Jalan Kakatua II, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (4/11/2026) dini hari, menewaskan seorang pria berinisial IA (51). Kapolsek Mamajang, AKP Tri Wahyu Husada Andromeda, juga terluka setelah terkena anak panah saat berusaha melerai bentrokan tersebut.

Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Jaffar Achmad membenarkan peristiwa tawuran yang menelan korban jiwa tersebut.

“Benar terjadi tawuran antarkelompok menyebabkan satu korban jiwa yakni inisial IA (51),” kata Jaffar dalam keterangannya, Kamis (5/11/2026) siang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, IA terkena anak panah busur pada bagian leher. Korban kemudian dinyatakan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit (RS).

Kapolsek Terkena Anak Panah saat Melerai Tawuran

Selain menelan korban jiwa, tawuran tersebut juga menyebabkan Kapolsek Mamajang AKP Tri Wahyu Husada Andromeda terluka. Ia terkena anak panah pada bagian betis saat berusaha melerai kedua kelompok yang terlibat bentrokan.

BACA JUGA:  Tawuran Maut Jalan Rajawali: 3 Terduga Pelaku Ditangkap

“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan mendalam terkait aksi tawuran tersebut,” beber Jaffar.

Informasi yang dihimpun, tawuran tersebut terjadi sekitar pukul 00.20 Wita. Aparat kepolisian yang menerima informasi langsung bergerak menuju lokasi kejadian.

Namun, saat petugas tiba, sejumlah orang masih terlibat aksi saling serang menggunakan berbagai senjata tajam.

Jaffar mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing provokasi yang dapat memicu aksi kekerasan. Pihak kepolisian juga mengecam tindakan kejahatan yang merugikan masyarakat.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat jangan mudah terpancing dengan aksi-aksi provokasi, kami dan masyarakat mengecam keras seluruh aksi kejahatan yang merugikan masyarakat,” katanya.

SulawesiPos.com – Tawuran antarkelompok yang terjadi di sekitar Jalan Kakatua II, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (4/11/2026) dini hari, menewaskan seorang pria berinisial IA (51). Kapolsek Mamajang, AKP Tri Wahyu Husada Andromeda, juga terluka setelah terkena anak panah saat berusaha melerai bentrokan tersebut.

Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Jaffar Achmad membenarkan peristiwa tawuran yang menelan korban jiwa tersebut.

“Benar terjadi tawuran antarkelompok menyebabkan satu korban jiwa yakni inisial IA (51),” kata Jaffar dalam keterangannya, Kamis (5/11/2026) siang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, IA terkena anak panah busur pada bagian leher. Korban kemudian dinyatakan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit (RS).

Kapolsek Terkena Anak Panah saat Melerai Tawuran

Selain menelan korban jiwa, tawuran tersebut juga menyebabkan Kapolsek Mamajang AKP Tri Wahyu Husada Andromeda terluka. Ia terkena anak panah pada bagian betis saat berusaha melerai kedua kelompok yang terlibat bentrokan.

BACA JUGA:  Tawuran Ablam Makassar Tewaskan Warga, Kapolda Janji Tindak Tegas

“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan mendalam terkait aksi tawuran tersebut,” beber Jaffar.

Informasi yang dihimpun, tawuran tersebut terjadi sekitar pukul 00.20 Wita. Aparat kepolisian yang menerima informasi langsung bergerak menuju lokasi kejadian.

Namun, saat petugas tiba, sejumlah orang masih terlibat aksi saling serang menggunakan berbagai senjata tajam.

Jaffar mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing provokasi yang dapat memicu aksi kekerasan. Pihak kepolisian juga mengecam tindakan kejahatan yang merugikan masyarakat.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat jangan mudah terpancing dengan aksi-aksi provokasi, kami dan masyarakat mengecam keras seluruh aksi kejahatan yang merugikan masyarakat,” katanya.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru