SulawesiPos.com — Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) memperkuat jejaring akademik internasional melalui kunjungan ke China Medical University (CMU), Taiwan, Selasa (20/10/2026). Kunjungan ini membuka peluang kolaborasi pendidikan dan penelitian, termasuk pengembangan riset kesehatan lingkungan berbasis kecerdasan buatan (AI).
Delegasi FKM Unhas dipimpin Dekan Ansariadi, SKM., M.Sc.PH., Ph.D., bersama enam perwakilan dosen dan pimpinan akademik serta tiga mahasiswa program sarjana. Rombongan diterima di Excellence Building, China Medical University, Taichung, oleh Prof. Chingju Lin, Associate Dean of Global Affairs.
Salah satu agenda utama kunjungan tersebut ialah pertemuan akademik dan diskusi peluang kerja sama bersama Prof. Ho Wen-Chao, pimpinan bidang kesehatan masyarakat di CMU.
Pertemuan ini menjadi ruang pertukaran gagasan untuk mengembangkan kolaborasi pendidikan, penelitian, dan kegiatan akademik internasional.
Delegasi FKM Unhas juga mengikuti sesi berbagi penelitian bertajuk “Predicting PM2.5 and Allergic Diseases Using AI with Sensor, Satellite, and GIS Data” yang dibawakan Prof. Hwang Bing-Fang dari Department of Occupational Safety and Health, China Medical University.
Penelitian tersebut membahas pemanfaatan kecerdasan buatan, teknologi sensor, data satelit, dan sistem informasi geografis (GIS) untuk memprediksi konsentrasi partikulat halus PM2.5 serta kaitannya dengan penyakit alergi.

Topik ini memberikan wawasan mengenai pengembangan metodologi penelitian kesehatan lingkungan berbasis teknologi dan analisis data spasial.
Pendekatan tersebut juga menunjukkan pemanfaatan teknologi dalam mengkaji persoalan pencemaran udara dan dampaknya terhadap kesehatan masyarakat.
Selain agenda akademik, delegasi FKM Unhas mengikuti pengenalan institusi dan tur kampus untuk mengenal lingkungan akademik serta fasilitas pendidikan dan penelitian di China Medical University.
Perkuat Jejaring Mahasiswa Lintas Negara
Kunjungan ini turut menjadi momentum mempererat hubungan antarmahasiswa kedua institusi. Sebanyak delapan mahasiswa China Medical University yang tercantum dalam kegiatan tersebut ikut berpartisipasi bersama delegasi FKM Unhas.
Interaksi mahasiswa diperkuat melalui kegiatan Senior-Junior Reunion Dinner sebagai wadah silaturahmi, pertukaran pengalaman akademik, dan pengembangan jejaring lintas negara.
Kegiatan ini diharapkan mendukung hubungan akademik yang berkelanjutan sekaligus memperluas wawasan mahasiswa mengenai lingkungan pendidikan internasional.
Rangkaian kunjungan juga mencakup jamuan penyambutan antara perwakilan Universitas Hasanuddin dan China Medical University di Evergreen Laurel Hotel, Taichung, untuk memperkuat komunikasi dan hubungan kelembagaan kedua perguruan tinggi.
Dukung Penguatan Pendidikan dan Penelitian
Kunjungan akademik ini sejalan dengan arah pembangunan nasional melalui Asta Cita ke-4, yang menekankan penguatan sumber daya manusia, sains, teknologi, pendidikan, dan kesehatan.
Dalam kerangka Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), kegiatan ini berkaitan dengan SDG 3 tentang kesehatan dan kesejahteraan, SDG 4 tentang pendidikan berkualitas, SDG 9 tentang industri, inovasi, dan infrastruktur, serta SDG 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan.
Melalui kerja sama internasional, FKM Unhas mendorong peningkatan kapasitas dosen dan mahasiswa, pengembangan penelitian inovatif, serta perluasan pertukaran pengetahuan di bidang kesehatan masyarakat dan kesehatan lingkungan.
Kolaborasi dengan China Medical University diharapkan menjadi fondasi bagi pengembangan program akademik dan penelitian bersama yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi Indonesia dalam menjawab tantangan kesehatan masyarakat di tingkat nasional dan global.


