Jenazahnya kemudian dimakamkan di kompleks makam raja-raja Lakkoe di Palopo.
Perjuangannya kemudian mendapat pengakuan negara. Pada 3 November 2006, Opu Daeng Risadju diangkat sebagai Pahlawan Nasional Indonesia.
Pengakuan tersebut memperkuat posisi Opu Daeng Risadju sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah perjuangan bangsa, khususnya dari Sulawesi Selatan.
Sumber:
- Dinas Kebudayaan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, materi biografi Opu Daeng Risadju.
- Nur Jamilah Ambi dkk., Kiprah Perempuan dalam Peradaban Sulawesi Selatan.

