SulawesiPos.com – Rekomendasi saham hari ini untuk Senin (24/8/2026) menempatkan TOWR, BBNI, dan BRPT dalam pantauan setelah Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG menutup perdagangan Jumat (21/8/2026) menguat 24,10 poin atau 0,37 persen ke level 6.525,69.
Penguatan itu datang di tengah arus dana asing, rupiah yang membaik, serta BI Rate yang kembali dipertahankan di level 5,75 persen.
Pada akhir pekan lalu, frekuensi perdagangan tercatat 2,234 juta kali transaksi dengan volume 56,72 miliar saham dan nilai transaksi Rp17,37 triliun. Sebanyak 332 saham menguat, 314 melemah, dan 317 stagnan.
Dorongan terbesar datang dari sektor infrastruktur yang naik 0,61 persen, disusul sektor barang baku 0,57 persen dan sektor keuangan 0,31 persen.
Di sisi lain, sektor kesehatan turun 0,73 persen, sementara teknologi dan transportasi-logistik masing-masing melemah 0,38 persen dan 0,29 persen.
Dari sentimen domestik, stabilnya BI Rate di 5,75 persen, pertumbuhan kredit perbankan 13 persen secara tahunan pada Juli 2026, serta penguatan rupiah ke kisaran Rp17.685 per dolar AS ikut menopang kepercayaan pasar.
Dari eksternal, pasar juga masih mencermati potensi arus keluar dana menjelang efektifnya rebalancing MSCI pada 31 Agustus 2026, di samping respons investor atas data Asia dan tensi geopolitik global.
BRI Danareksa Sekuritas melihat IHSG masih bergerak mixed to positive. Selama indeks bertahan di atas area psikologis 6.500, ruang penguatan dinilai masih terbuka dengan support 6.455-6.400 dan resistance 6.568-6.600.
Technical Analyst BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda lebih jauh menyebut peluang kenaikan masih terjaga.
Skenario lain datang dari MNC Sekuritas yang mulai mengingatkan potensi koreksi jangka pendek. Sekuritas ini menilai posisi IHSG saat ini sudah berada pada wave v dari wave (c), sehingga investor perlu mencermati area rawan pelemahan sebelum tren naik berlanjut.
Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksono menempatkan area 6.429-6.475 sebagai zona koreksi jangka pendek. Setelah itu, menurut dia, “Untuk target berikutnya adalah 6.628-6.666 sekaligus menguji area gap.”
MNC Sekuritas juga menempatkan FORE, INCO, MBMA, dan TLKM sebagai saham pilihan untuk perdagangan hari ini. Dari radar sekuritas lain, Ajaib menyoroti PGEO, ANTM, dan AMMN, sementara BRI Danareksa Sekuritas menaruh fokus utama pada TOWR, BBNI, dan BRPT.
Rekomendasi Saham Hari Ini
TOWR
Saham PT Sarana Menara Nusantara Tbk ditutup di level Rp434 dan masuk radar beli BRI Danareksa Sekuritas. Secara teknikal, TOWR dinilai baru mengonfirmasi kelanjutan tren bullish setelah breakout resistance 415 dengan dukungan volume yang meningkat dan pola cup and handle.
Area buy on weakness atau buy untuk swing trade berada di kisaran Rp420-Rp430, dengan support terdekat di area 415. Target terdekat dipatok pada Rp448 dan target lanjutan di Rp464, sementara stop loss berada di bawah Rp416.
BBNI
Saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk ditutup di level Rp3.730 dan masih dipandang menarik setelah breakout neckline 3.660. Pola inverse head and shoulders yang disertai candle bullish dan volume meningkat membuat peluang penguatan lanjutan BBNI masih terbuka.
Area buy berada di kisaran Rp3.680-Rp3.720. Target jangka pendek dipasang pada Rp3.780 dan Rp3.850, dengan stop loss di bawah Rp3.650.
Secara fundamental, BBNI juga mendapat tambahan sentimen dari laba bersih kuartal II 2026 yang tercatat Rp10,76 triliun, naik dari Rp10,09 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
BRPT
Saham PT Barito Pacific Tbk ditutup di level Rp1.890 dan tetap berada dalam tren bullish di atas MA20. BRI Danareksa Sekuritas melihat BRPT masih bertahan di area support dan membuka peluang continuation pattern jika mampu menembus resistance terdekat.
Area buy on weakness berada di kisaran Rp1.825-Rp1.890. Target kenaikan dipatok ke Rp1.955 dan Rp2.060, sedangkan stop loss disarankan di bawah Rp1.795.
Dari sisi kinerja, BRPT membukukan pendapatan bersih US$5,69 miliar pada semester I 2026, naik 76,1 persen dibanding US$3,23 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Namun laba bersih yang diatribusikan ke pemilik entitas induk turun 64,71 persen menjadi US$190,48 juta.
TCPI
Selain tiga saham beli tersebut, BRI Danareksa Sekuritas juga memberi sinyal jual pada PT Transcoal Pacific Tbk di level Rp2.320. Saham ini masih berada dalam downtrend kuat, bergerak jauh di bawah MA20, dan tertekan volume jual tinggi.
Area support terdekat TCPI berada di sekitar Rp2.260. Sekuritas ini menilai saham tersebut lebih aman dipantau terlebih dulu sambil menunggu reversal dan konfirmasi pembalikan tren.
Daftar rekomendasi saham hari ini ini menjadi panduan pantauan aktif bagi investor yang ingin mencermati peluang jangka pendek saat IHSG masih menjaga level 6.500, tetapi mulai dibayangi risiko profit taking dan potensi perubahan arus dana asing.
Disclaimer: Artikel ini bukan ajakan membeli atau menjual saham. Keputusan investasi tetap harus disesuaikan dengan profil risiko dan analisis masing-masing.


