Sapi Kembali Terlihat di TPA Tamangapa, Penataan Ternak Jadi Sorotan saat Makassar Benahi Sistem Sampah

SulawesiPos.com – Sapi kembali terlihat berada di kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Kecamatan Manggala, Makassar, dalam unggahan media sosial yang beredar pada Selasa, 4 Agustus 2026.

Munculnya ternak di area timbunan sampah itu langsung memicu sorotan karena Pemerintah Kota Makassar sedang mendorong pembenahan TPA Antang dan perubahan sistem pembuangan agar lebih tertata serta aman bagi lingkungan dan kesehatan.

Dalam tangkapan layar unggahan akun Instagram @makassar_iinfo yang diterima redaksi, tampak deretan timbunan sampah di sisi jalan kawasan TPA dengan narasi bahwa peternak masih membawa sapi masuk ke lokasi tersebut.

Unggahan itu juga menyoroti kekhawatiran bahwa ternak yang berada di area pembuangan sampah berpotensi memakan plastik dan limbah lainnya sebelum dagingnya beredar ke masyarakat.

Isu keberadaan sapi di TPA Antang sejatinya bukan persoalan baru.

Saat meninjau TPA Antang pada November 2025, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengaku telah memberi perhatian khusus terhadap keberadaan hewan ternak yang berkeliaran di kawasan tersebut.

BACA JUGA:  Mahasiswi Disekap dan Diperkosa di Rumah Elite Makassar, Ditemukan dengan Tangan Terikat

“Kita akan cari solusi terbaik untuk menata dan mengatasi persoalan hewan ternak ini agar tidak mengganggu lingkungan dan keselamatan,” kata Munafri saat meninjau TPA Antang, Kecamatan Manggala.

Selain itu, Munafri menegaskan pembenahan kawasan TPA tidak hanya menyasar akses jalan dan sistem pengangkutan sampah, tetapi juga penataan lingkungan secara menyeluruh agar pengelolaan sampah di Kota Makassar berjalan lebih baik.

Sorotan tersebut kembali mengemuka ketika Pemkot Makassar mulai menerapkan transformasi pengelolaan sampah di TPA Tamangapa.

Berdasarkan keterangan Dinas Lingkungan Hidup Makassar, sejak 1 Agustus 2026 TPA Antang difokuskan hanya menerima sampah residu sebagai bagian dari penghentian bertahap sistem open dumping menuju sanitary landfill.

Kebijakan itu dibarengi dengan kewajiban pemilahan sampah dari sumber, penguatan fasilitas pengolahan, serta pembenahan kolam lindi untuk menekan pencemaran lingkungan.

Hingga Rabu, 5 Agustus 2026, belum ada keterangan resmi terbaru dari Pemerintah Kota Makassar maupun Dinas Lingkungan Hidup yang secara khusus merespons unggahan terbaru mengenai sapi yang kembali terlihat di kawasan TPA tersebut.

BACA JUGA:  3 Pelaku Bobol Toko Bangunan di Makassar, Bergendong Naik Pagar lalu Curi Pipa Tembaga

Namun, di tengah proses transformasi pengelolaan sampah yang sedang berlangsung, kemunculan ternak di area pembuangan kembali menjadi perhatian publik, terutama terkait aspek sanitasi, keamanan pangan, serta konsistensi penataan TPA yang tengah digencarkan Pemerintah Kota Makassar.

SulawesiPos.com – Sapi kembali terlihat berada di kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Kecamatan Manggala, Makassar, dalam unggahan media sosial yang beredar pada Selasa, 4 Agustus 2026.

Munculnya ternak di area timbunan sampah itu langsung memicu sorotan karena Pemerintah Kota Makassar sedang mendorong pembenahan TPA Antang dan perubahan sistem pembuangan agar lebih tertata serta aman bagi lingkungan dan kesehatan.

Dalam tangkapan layar unggahan akun Instagram @makassar_iinfo yang diterima redaksi, tampak deretan timbunan sampah di sisi jalan kawasan TPA dengan narasi bahwa peternak masih membawa sapi masuk ke lokasi tersebut.

Unggahan itu juga menyoroti kekhawatiran bahwa ternak yang berada di area pembuangan sampah berpotensi memakan plastik dan limbah lainnya sebelum dagingnya beredar ke masyarakat.

Isu keberadaan sapi di TPA Antang sejatinya bukan persoalan baru.

Saat meninjau TPA Antang pada November 2025, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengaku telah memberi perhatian khusus terhadap keberadaan hewan ternak yang berkeliaran di kawasan tersebut.

BACA JUGA:  Perintah Tembak di Tempat Geng Motor Picu Polemik, Dukungan DPR Berseberangan dengan Menkum HAM

“Kita akan cari solusi terbaik untuk menata dan mengatasi persoalan hewan ternak ini agar tidak mengganggu lingkungan dan keselamatan,” kata Munafri saat meninjau TPA Antang, Kecamatan Manggala.

Selain itu, Munafri menegaskan pembenahan kawasan TPA tidak hanya menyasar akses jalan dan sistem pengangkutan sampah, tetapi juga penataan lingkungan secara menyeluruh agar pengelolaan sampah di Kota Makassar berjalan lebih baik.

Sorotan tersebut kembali mengemuka ketika Pemkot Makassar mulai menerapkan transformasi pengelolaan sampah di TPA Tamangapa.

Berdasarkan keterangan Dinas Lingkungan Hidup Makassar, sejak 1 Agustus 2026 TPA Antang difokuskan hanya menerima sampah residu sebagai bagian dari penghentian bertahap sistem open dumping menuju sanitary landfill.

Kebijakan itu dibarengi dengan kewajiban pemilahan sampah dari sumber, penguatan fasilitas pengolahan, serta pembenahan kolam lindi untuk menekan pencemaran lingkungan.

Hingga Rabu, 5 Agustus 2026, belum ada keterangan resmi terbaru dari Pemerintah Kota Makassar maupun Dinas Lingkungan Hidup yang secara khusus merespons unggahan terbaru mengenai sapi yang kembali terlihat di kawasan TPA tersebut.

BACA JUGA:  Konvoi Mobil dengan Flare dan Petasan Picu Kemacetan di Tol Makassar Dini Hari, Pengendara Resah

Namun, di tengah proses transformasi pengelolaan sampah yang sedang berlangsung, kemunculan ternak di area pembuangan kembali menjadi perhatian publik, terutama terkait aspek sanitasi, keamanan pangan, serta konsistensi penataan TPA yang tengah digencarkan Pemerintah Kota Makassar.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru