Presiden Prabowo mengklaim Indonesia telah mencapai swasembada beras, jagung, telur, dan ayam dalam 19 bulan masa pemerintahannya serta menargetkan swasembada daging dalam lima tahun.
Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah memperkuat kedaulatan pangan dan menghentikan kebocoran kekayaan negara agar manfaat sumber daya nasional dapat dinikmati seluruh rakyat.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan ketangguhan Indonesia menghadapi krisis global melalui penguatan ketahanan pangan. Produksi pangan dan cadangan beras nasional disebut tertinggi sepanjang sejarah.
Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan desa tidak bergantung pada dolar karena ditopang sektor pertanian. Ekspor pertanian naik Rp166 triliun dan menjadi bantalan ekonomi nasional.
Presiden Prabowo turun langsung memanen jagung menggunakan Combine Corn Harvester di Tuban dalam Panen Raya Jagung Serentak 2026 yang menargetkan produksi 1,23 juta ton.
Presiden Prabowo menegaskan ketahanan pangan merupakan persoalan hidup dan mati bangsa serta menyebut Indonesia kini mulai diminta memasok beras ke sejumlah negara.
Presiden Prabowo Subianto memberikan pujian kepada Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman atas keberhasilannya mempercepat capaian swasembada pangan nasional dan mendorong peningkatan sektor pertanian Indonesia.
Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi kinerja Mentan Andi Amran Sulaiman dalam memperkuat sektor pertanian nasional. Indonesia kini mulai dipercaya memasok pupuk dan pangan ke berbagai negara di tengah krisis global.