Dugaan penyekapan tiga karyawan toko percetakan di Senen, Jakarta Pusat, terungkap setelah viral pada 22 Juni 2026. Korban diduga dirantai selama 21 hari, dianiaya, dan keluarga dimintai uang Rp50 juta.
Kapolda Jawa Barat mengungkap motif Taufik Hidayat menyekap dan menganiaya kekasihnya, YTR, selama dua tahun di Bandung. Pelaku diduga nekat melakukan penyiksaan karena cemburu dan kesal terhadap korban.
YTR, korban penyekapan dan penganiayaan di Bandung, meminta Taufik Hidayat dihukum seberat-beratnya setelah pelaku ditangkap polisi. Di tengah pemulihan korban, uang sayembara Rp250 juta yang semula dijanjikan untuk penangkap pelaku diputuskan dialihkan kepada keluarga korban.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi membuka sayembara Rp250 juta bagi warga yang memberikan informasi keberadaan Taufik Hidayat, buronan kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan Yuvita Tri Rejeki di Bandung.
Seorang wanita diduga disekap dan dianiaya selama tiga bulan di sebuah kos di Cinunuk, Bandung. Penjaga kos yang menolong korban mengaku mendapat ancaman pembunuhan.
Kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR (29) di Bandung terungkap setelah pesan WhatsApp misterius diterima keluarga. Korban diduga disekap selama tiga tahun oleh kekasihnya, TH, yang kini masih buron.
Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang menemui mahasiswi korban dugaan penyekapan dan kekerasan seksual di Makassar. Ia meminta pelaku segera ditangkap dan korban mendapat pendampingan maksimal.
Mahasiswi di Makassar diduga disekap dan diperkosa setelah tertipu modus lowongan kerja di media sosial. Korban disekap selama tiga hari, pelaku kini dalam pengejaran polisi.
Mahasiswi di Makassar diduga menjadi korban penyekapan dan pemerkosaan di rumah elite Kecamatan Tamalate. Kasus terungkap usai korban kabur dengan tangan terikat, pelaku kini diburu polisi.