TAG
nilai tukar rupiah
Rupiah Kembali Menguat ke Rp17.969 per Dolar AS, Pasar Respons Positif Kenaikan BI Rate
Nilai tukar rupiah menguat ke level Rp17.969 per dolar AS pada perdagangan 10 Juni 2026. Penguatan terjadi setelah Bank Indonesia menaikkan BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,50 persen.
DPR: Tak Ada Tenggat Kembalikan Rupiah, yang Penting Stabil dan Pasar Percaya
Komisi XI DPR menegaskan tidak ada target waktu khusus bagi Bank Indonesia untuk mengembalikan nilai tukar rupiah ke level tertentu. Fokus utama pemerintah dan BI saat ini adalah menjaga stabilitas rupiah serta memperkuat kepercayaan pasar.
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Apa Artinya bagi Kehidupan Kita?
Nilai tukar rupiah melemah hingga Rp18.096 per dolar AS. Ini dampaknya terhadap harga barang, utang luar negeri, impor, dan perekonomian Indonesia.
BI dan Pemerintah Kompak Jaga Rupiah, Gubernur BI Ungkap Dua Strategi Hadapi Dolar Rp18.000
Bank Indonesia dan pemerintah memperkuat koordinasi fiskal-moneter untuk menjaga stabilitas rupiah melalui peningkatan investasi portofolio dan likuiditas perbankan.
Rupiah Melemah, DPR Minta Pemerintah Percepat Substitusi Impor dan Genjot Ekspor
Komisi XI DPR mendorong percepatan substitusi impor dan peningkatan ekspor nasional sebagai langkah memperkuat industri dalam negeri serta menjaga stabilitas rupiah di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Rupiah Sentuh Level Psikologis, DPR Minta KSSK Perkuat Sinergi Fiskal dan Moneter
Ketua Banggar DPR Said Abdullah meminta KSSK memperkuat sinergi fiskal dan moneter menyusul pelemahan rupiah yang dinilai telah menyentuh level psikologis. Ia mengingatkan persepsi pasar dapat memperbesar tekanan terhadap ekonomi nasional.
Rupiah Sempat Jebol Rp18.000 per Dolar AS pada Perdagangan Pagi Hari Ini
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sempat menembus level psikologis Rp18.000 pada Kamis pagi. Berdasarkan data terbaru, dolar AS kini berada di kisaran Rp17.979.
Rupiah Melemah, Kemenkeu Resmi Naikkan Kurs Pajak Berlaku Pekan Depan
Kementerian Keuangan Republik Indonesia resmi menyesuaikan kurs pajak seiring pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat serta mayoritas mata uang negara mitra dagang. Penyesuaian tersebut berlaku untuk periode satu minggu ke depan.
DPR Minta Pemerintah dan BI Perkuat Kepercayaan Pasar di Tengah Rupiah Melemah
Komisi XI DPR RI meminta pemerintah, BI, dan OJK memperkuat pengelolaan ekspektasi serta komunikasi pasar di tengah pelemahan rupiah dan tekanan ekonomi.
Rupiah Tembus Rp17.671 per Dolar AS, Ekonom Ingatkan Risiko PHK dan Krisis Biaya Hidup
Rupiah melemah hingga Rp17.671 per dolar AS. Ekonom Bhima Yudhistira mengingatkan dampaknya bisa memicu kenaikan biaya hidup, PHK, dan tekanan ekonomi masyarakat.
Rupiah Sentuh Rp17.600 per Dolar AS, Berpotensi Capai Rp18.000
Rupiah diperkirakan masih tertekan akibat konflik geopolitik global dan penguatan dolar AS, bahkan berpotensi menyentuh Rp18.000 per dolar AS.
Rupiah Tembus Rp17.500, Pemerintah Siap Bantu BI dengan Intervensi Pasar Obligasi Mulai Besok
Pemerintah akan membantu Bank Indonesia menahan pelemahan rupiah dengan mengintervensi pasar obligasi melalui skema Bond Stabilization Fund mulai besok.
Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Ini Pemicunya
Rupiah menyentuh level Rp17.500 per dolar AS akibat sentimen geopolitik Timur Tengah, kenaikan harga minyak dunia, dan kekhawatiran pasar terhadap arus keluar modal asing.
Rupiah Berpeluang Menguat, Ketegangan Global Mereda Usai Pernyataan Trump soal Selat Hormuz
Nilai tukar rupiah berpeluang menguat seiring meredanya kekhawatiran global usai pernyataan Donald Trump soal pengawalan kapal di Selat Hormuz. Rupiah diproyeksi di kisaran Rp17.250–Rp17.400.
Rupiah Berpotensi Melemah ke Rp16.950, Sentimen Greenland dan BI Jadi Sorotan
Nilai tukar rupiah diperkirakan bergerak fluktuatif dengan risiko melemah ke Rp16.950 per dolar AS pada Jumat (23/1/2026), dipengaruhi sentimen global terkait Greenland dan kebijakan Bank Indonesia.
Rupiah Hampir Sentuh Rp17 Ribu, Menkeu Sebut Faktor Fundamental Masih Kuat
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menilai pelemahan rupiah mendekati Rp17.000 per dolar AS dipengaruhi sentimen sementara, sementara fundamental ekonomi dan IHSG dinilai masih kuat.

