Dini Hari Mencekam! Remaja di Bone Dibusur Kelompok Diduga Geng Motor, Polisi Buru Pelaku

SulawesiPos.com – Suasana dini hari di Jalan HOS Cokroaminoto, Kabupaten Bone, mendadak mencekam. Seorang remaja berusia 15 tahun, Muhammad Taufik Hidayat, menjadi korban pembusuran oleh sekelompok pemuda bermotor, Senin (2/11/2026) sekitar pukul 02.00 Wita.

Serangan itu terjadi secara tiba-tiba. Korban yang saat itu sedang berada di lokasi tempatnya bekerja sebagai buruh bangunan justru harus berhadapan dengan sekelompok pengendara motor yang melintas di kawasan tersebut.

Bukan hanya satu atau dua kendaraan, sekitar lima unit sepeda motor yang ditumpangi sejumlah pemuda terlihat melintas di sekitar lokasi.

Kelompok tersebut diduga sempat melontarkan ancaman kepada korban. Situasi kemudian berubah menjadi aksi penyerangan menggunakan busur panah.

Sebuah anak panah mengenai siku tangan kanan korban hingga menyebabkan luka. Remaja yang masih berusia 15 tahun itu pun harus dilarikan ke RSUD Tenriawaru Watampone untuk mendapatkan perawatan medis.

Remaja 15 tahun di Bone menjadi korban pembusuran oleh sekelompok pemuda bermotor. Polisi telah mengantongi identitas terduga pelaku.
Remaja 15 tahun di Bone menjadi korban pembusuran oleh sekelompok pemuda bermotor. Polisi telah mengantongi identitas terduga pelaku.

Peristiwa berdarah tersebut langsung mendapat perhatian aparat kepolisian. Setelah menerima laporan dari warga, personel Polsek Tanete Riattang bergerak menuju lokasi kejadian.

BACA JUGA:  Bupati Bone Gas Pol Promosi Wisata, Buka Event Off Road dan Pimpin IOF

Namun, setibanya polisi di tempat kejadian perkara (TKP), kelompok pemuda yang diduga terlibat dalam aksi pembusuran itu sudah lebih dahulu meninggalkan lokasi.

Kapolsek Tanete Riattang, AKP Budiawan, membenarkan adanya peristiwa pembusuran yang menimpa remaja tersebut.

“Saat kami tiba di TKP, terduga pelaku sudah tidak berada di lokasi. Namun, kami sudah mengetahui identitas terduga pelaku pembusuran dan saat ini masih melakukan pencarian,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, korban mengalami luka akibat terkena anak panah pada bagian tangan kanan dan masih menjalani perawatan di RSUD Tenriawaru.

“Sementara korban masih menjalani perawatan di RSUD Tenriawaru. Korban terkena busur pada bagian tangan kanan,” jelasnya.

Hingga kini, polisi masih memburu terduga pelaku yang identitasnya telah diketahui.

Aparat juga melakukan upaya pengungkapan untuk mengetahui secara pasti rangkaian kejadian serta motif di balik penyerangan tersebut. (kar)

SulawesiPos.com – Suasana dini hari di Jalan HOS Cokroaminoto, Kabupaten Bone, mendadak mencekam. Seorang remaja berusia 15 tahun, Muhammad Taufik Hidayat, menjadi korban pembusuran oleh sekelompok pemuda bermotor, Senin (2/11/2026) sekitar pukul 02.00 Wita.

Serangan itu terjadi secara tiba-tiba. Korban yang saat itu sedang berada di lokasi tempatnya bekerja sebagai buruh bangunan justru harus berhadapan dengan sekelompok pengendara motor yang melintas di kawasan tersebut.

Bukan hanya satu atau dua kendaraan, sekitar lima unit sepeda motor yang ditumpangi sejumlah pemuda terlihat melintas di sekitar lokasi.

Kelompok tersebut diduga sempat melontarkan ancaman kepada korban. Situasi kemudian berubah menjadi aksi penyerangan menggunakan busur panah.

Sebuah anak panah mengenai siku tangan kanan korban hingga menyebabkan luka. Remaja yang masih berusia 15 tahun itu pun harus dilarikan ke RSUD Tenriawaru Watampone untuk mendapatkan perawatan medis.

Remaja 15 tahun di Bone menjadi korban pembusuran oleh sekelompok pemuda bermotor. Polisi telah mengantongi identitas terduga pelaku.
Remaja 15 tahun di Bone menjadi korban pembusuran oleh sekelompok pemuda bermotor. Polisi telah mengantongi identitas terduga pelaku.

Peristiwa berdarah tersebut langsung mendapat perhatian aparat kepolisian. Setelah menerima laporan dari warga, personel Polsek Tanete Riattang bergerak menuju lokasi kejadian.

BACA JUGA:  Banjir Terparah Sejak 2018, Gubernur Sulsel Kucurkan Rp1 Miliar untuk Warga Terdampak

Namun, setibanya polisi di tempat kejadian perkara (TKP), kelompok pemuda yang diduga terlibat dalam aksi pembusuran itu sudah lebih dahulu meninggalkan lokasi.

Kapolsek Tanete Riattang, AKP Budiawan, membenarkan adanya peristiwa pembusuran yang menimpa remaja tersebut.

“Saat kami tiba di TKP, terduga pelaku sudah tidak berada di lokasi. Namun, kami sudah mengetahui identitas terduga pelaku pembusuran dan saat ini masih melakukan pencarian,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, korban mengalami luka akibat terkena anak panah pada bagian tangan kanan dan masih menjalani perawatan di RSUD Tenriawaru.

“Sementara korban masih menjalani perawatan di RSUD Tenriawaru. Korban terkena busur pada bagian tangan kanan,” jelasnya.

Hingga kini, polisi masih memburu terduga pelaku yang identitasnya telah diketahui.

Aparat juga melakukan upaya pengungkapan untuk mengetahui secara pasti rangkaian kejadian serta motif di balik penyerangan tersebut. (kar)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru