Kampus Pertama di Luwu Utara Dipercepat, Bupati Gandeng UNH Tegal untuk Poltekis

SulawesiPos.com – Rencana pendirian kampus pertama di Luwu Utara kembali bergerak. Yayasan Andi Manenne Cendekia bersama Pemerintah Kabupaten Luwu Utara kini mempercepat persiapan Politeknik Teknologi dan Inovasi atau Poltekis melalui benchmarking ke Universitas Harkat Negeri (UNH) di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, sekaligus memperkuat jejaring kelembagaan untuk mematangkan perguruan tinggi baru itu, Rabu (5/8/2026).

Langkah tersebut dilakukan di tengah kebutuhan akses pendidikan tinggi yang lebih dekat bagi generasi muda Luwu Utara, yang selama ini banyak melanjutkan kuliah ke luar daerah.

Dari kunjungan itu, rombongan mempelajari tata kelola kampus, pengembangan kelembagaan, hingga aspek penyelenggaraan perguruan tinggi yang dibutuhkan sebelum kampus mulai beroperasi.

Pendiri Yayasan Andi Manenne Cendekia yang juga Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, menegaskan kampus yang disiapkan di daerahnya tidak hanya ditujukan sebagai tempat kuliah baru, tetapi juga harus menjawab kebutuhan pembangunan daerah.

Dalam penjelasannya, ia menekankan arah vokasi kampus ini harus terkait langsung dengan kekuatan lokal dan kebutuhan pasar kerja.

BACA JUGA:  Kaesang Bidik Dapil Solo untuk Pileg 2029, Ganjar Ingatkan Jawa Tengah Bukan Arena Mudah

“Kampus yang dibangun harus memiliki program pendidikan yang relevan dengan potensi daerah dan kebutuhan dunia kerja,” ujarnya.

Upaya percepatan itu juga ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara pihak yayasan dan Rektor Universitas Harkat Negeri, Sudirman Said.

Kerja sama tersebut diposisikan sebagai jalur untuk memperkuat dukungan kelembagaan sekaligus membuka ruang kolaborasi lebih luas dalam proses pendirian Poltekis di Luwu Utara.

Sebelumnya, dukungan pemerintah daerah terhadap rencana ini sudah ditegaskan dalam rapat koordinasi persiapan pendirian Politeknik Teknologi dan Inovasi di Command Center Kantor Bupati Luwu Utara pada 15 Juli 2026.

Dalam rapat itu, Pemkab Luwu Utara menyatakan siap mengawal proses pendirian kampus melalui dukungan administrasi, fasilitasi, dan koordinasi lintas organisasi perangkat daerah agar seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan.

SulawesiPos.com – Rencana pendirian kampus pertama di Luwu Utara kembali bergerak. Yayasan Andi Manenne Cendekia bersama Pemerintah Kabupaten Luwu Utara kini mempercepat persiapan Politeknik Teknologi dan Inovasi atau Poltekis melalui benchmarking ke Universitas Harkat Negeri (UNH) di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, sekaligus memperkuat jejaring kelembagaan untuk mematangkan perguruan tinggi baru itu, Rabu (5/8/2026).

Langkah tersebut dilakukan di tengah kebutuhan akses pendidikan tinggi yang lebih dekat bagi generasi muda Luwu Utara, yang selama ini banyak melanjutkan kuliah ke luar daerah.

Dari kunjungan itu, rombongan mempelajari tata kelola kampus, pengembangan kelembagaan, hingga aspek penyelenggaraan perguruan tinggi yang dibutuhkan sebelum kampus mulai beroperasi.

Pendiri Yayasan Andi Manenne Cendekia yang juga Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, menegaskan kampus yang disiapkan di daerahnya tidak hanya ditujukan sebagai tempat kuliah baru, tetapi juga harus menjawab kebutuhan pembangunan daerah.

Dalam penjelasannya, ia menekankan arah vokasi kampus ini harus terkait langsung dengan kekuatan lokal dan kebutuhan pasar kerja.

BACA JUGA:  Jalan Akses Seko Luwu Utara Dibangun 2026, Gubernur Sulsel: Anggaran Rp68 Miliar

“Kampus yang dibangun harus memiliki program pendidikan yang relevan dengan potensi daerah dan kebutuhan dunia kerja,” ujarnya.

Upaya percepatan itu juga ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara pihak yayasan dan Rektor Universitas Harkat Negeri, Sudirman Said.

Kerja sama tersebut diposisikan sebagai jalur untuk memperkuat dukungan kelembagaan sekaligus membuka ruang kolaborasi lebih luas dalam proses pendirian Poltekis di Luwu Utara.

Sebelumnya, dukungan pemerintah daerah terhadap rencana ini sudah ditegaskan dalam rapat koordinasi persiapan pendirian Politeknik Teknologi dan Inovasi di Command Center Kantor Bupati Luwu Utara pada 15 Juli 2026.

Dalam rapat itu, Pemkab Luwu Utara menyatakan siap mengawal proses pendirian kampus melalui dukungan administrasi, fasilitasi, dan koordinasi lintas organisasi perangkat daerah agar seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru