SulawesiPos.com – Manchester United hanya membawa pulang satu poin dari markas Fulham setelah bermain imbang 1-1 di Craven Cottage, Senin (21/9/2026).
Hasil itu menyelamatkan United dari kekalahan ketiga beruntun, tetapi komentar Matheus Cunha dan Michael Carrick setelah pertandingan memunculkan dua pembacaan berbeda tentang penampilan tim.
Cunha menilai Fulham tampil lebih bertenaga pada awal babak kedua, periode ketika United kemudian tertinggal melalui gol bunuh diri Lisandro Martinez.
“Pada awal babak kedua, Fulham memberikan energi lebih besar daripada kami dan itu tidak bisa kami terima,” kata Cunha, seperti dikutip The Guardian.
Fulham membuka keunggulan pada menit ke-63 setelah tembakan Calvin Bassey ditepis kiper United Senne Lammens.
Martinez berusaha menyapu bola, tetapi tendangannya justru memantul ke arah gawang sendiri dan masuk.
United menyamakan skor pada menit ke-89. Tembakan Cunha dari luar kotak penalti berubah arah setelah membentur bek Fulham David Affengruber, sehingga mengecoh kiper Bernd Leno.
Gol tersebut menghindarkan United dari kekalahan setelah sebelumnya mereka tumbang 0-1 dari Manchester City dan tersingkir dari Carabao Cup akibat kalah 2-3 dari Brighton.
Carrick Bantah United Kehilangan Energi
Carrick tidak sepakat dengan penilaian bahwa United tampil pasif atau kehilangan energi.
Ia menunjuk respons tim setelah kebobolan sebagai sisi positif dari pertandingan tersebut.
“Saya tidak terlalu setuju. Cara kami mengakhiri pertandingan tidak terlihat seperti itu bagi saya,” kata Carrick.
Pelatih United itu menilai para pemain tetap berusaha mengejar kemenangan hingga menit-menit akhir.
“Respons setelah gol bunuh diri itu sangat melegakan. Kami tetap mempertahankan ide, kesabaran, dan tujuan yang jelas. Kami mengakhiri pertandingan dengan hal positif,” ujarnya.
Namun, data pertandingan menunjukkan Fulham berlari sekitar 6,6 kilometer lebih banyak dibandingkan United.
Fulham juga sempat menguasai momentum setelah jeda, sebelum tekanan United meningkat menjelang akhir laga.
Carrick menyebut United sebenarnya menciptakan peluang yang cukup untuk menang, termasuk dua tembakan yang membentur tiang.
Ia juga memuji Leno yang melakukan tiga penyelamatan penting.
“Saya pikir kami seharusnya memenangkan pertandingan. Kami menciptakan cukup peluang untuk menang,” kata Carrick.
Di kubu Fulham, hasil tersebut terasa pahit karena kemenangan pertama musim ini lepas pada menit-menit akhir.
Leno mengakui gol penyama United sulit diterima, meski ia menilai lawan memang memiliki peluang untuk mencetak gol.
“Setiap kali kebobolan gol pada akhir pertandingan, rasanya selalu kejam,” ujar Leno.
Hasil imbang membuat United berada di posisi ke-12 dengan lima poin dari lima pertandingan. Fulham mengoleksi dua poin dan menempati posisi ke-19.


