Pengamat Nilai Amran Sulaiman Punya Daya Tawar Politik Tinggi untuk Pilpres 2029

SulawesiPos.com — Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, muncul sebagai figur asal Kawasan Timur Indonesia (KTI) yang paling diminati dan dipercaya publik. Hal tersebut terungkap dalam hasil riset terbaru lembaga survei Podium (Puslit Opini Publik, Demokrasi, dan Pembangunan LP2M Unhas) bertajuk “Suara Indonesia Timur, Dua Tahun Prabowo-Gibran” yang dipaparkan oleh Kepala Podium LP2M Unhas, Prof. Imam Mujahidin, di Hotel Unhas Tamalanrea, Makassar.

Dalam survei tersebut, Andi Amran Sulaiman mencatatkan raihan sebesar 11,01% pada kategori tokoh yang paling mampu menyelesaikan persoalan masyarakat KTI, mengungguli Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin yang memperoleh 9,90%. Sementara posisi teratas pada kategori ini masih ditempati oleh Jusuf Kalla dengan 22,39%.

Menariknya, dalam simulasi tanpa mengikutkan nama Jusuf Kalla, posisi Amran melesat ke peringkat pertama dengan raihan 19,44%, disusul Sjafrie Sjamsoeddin sebesar 17,70%.

Tidak hanya itu, Amran juga menempati posisi teratas dalam simulasi pilihan tokoh KTI jika pemilu diadakan hari ini (top of mind) dengan angka 19,22%, mengungguli Sjafrie Sjamsoeddin (18,67%) dan Bahlil Lahadalia (7,20%). Adapun persentase responden yang belum menentukan pilihan atau tidak menjawab mencapai 47,21%.

BACA JUGA:  Mahasiswa UMRI Keluhkan Pupuk, Mentan Amran Langsung Perintahkan Pengiriman

Menanggapi capaian tersebut, Peneliti Lembaga Riset Indeks Insan Politea sekaligus Dosen FISIP Universitas Muhammadiyah Kendari, Andi Awaluddin Ma’ruf, S.IP., M.Si., menilai bahwa Amran Sulaiman memiliki daya tarik politik yang besar di tingkat nasional.

“Pak Amran merupakan figur yang populer dan paling diharapkan publik untuk mendampingi Prabowo pada 2029 mendatang,” kata Awaluddin saat dikonfirmasi SPos, Kamis (22/10).

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa tingginya harapan publik tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Amran untuk terus memperlihatkan hasil kerja nyata.

“Tentu ini menjadi tantangan tersendiri bagi beliau untuk terus meningkatkan kinerja di Kementerian Pertanian. Selain itu, status sebagai patron politik di Sulawesi Selatan harus dibuktikan dengan tren kepuasan publik serta dampak pembangunan yang positif bagi daerah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Awaluddin menyoroti posisi politik Amran yang dinilainya strategis, baik di dalam maupun di luar struktur partai politik.

“Dari sisi positifnya jika nanti ikut berpartai, Pak Amran punya daya tawar kebijakan yang kuat di suprastruktur politik, apalagi kalau bisa bergabung dengan partai besar. Namun, jika tidak berpartai pun, beliau tetap dianggap masyarakat sebagai figur publik yang profesional,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Kongres Perdana MGBKGI di Unhas Soroti Ketimpangan Layanan, Ruslin Dorong Transformasi Kedokteran Gigi

SulawesiPos.com — Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, muncul sebagai figur asal Kawasan Timur Indonesia (KTI) yang paling diminati dan dipercaya publik. Hal tersebut terungkap dalam hasil riset terbaru lembaga survei Podium (Puslit Opini Publik, Demokrasi, dan Pembangunan LP2M Unhas) bertajuk “Suara Indonesia Timur, Dua Tahun Prabowo-Gibran” yang dipaparkan oleh Kepala Podium LP2M Unhas, Prof. Imam Mujahidin, di Hotel Unhas Tamalanrea, Makassar.

Dalam survei tersebut, Andi Amran Sulaiman mencatatkan raihan sebesar 11,01% pada kategori tokoh yang paling mampu menyelesaikan persoalan masyarakat KTI, mengungguli Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin yang memperoleh 9,90%. Sementara posisi teratas pada kategori ini masih ditempati oleh Jusuf Kalla dengan 22,39%.

Menariknya, dalam simulasi tanpa mengikutkan nama Jusuf Kalla, posisi Amran melesat ke peringkat pertama dengan raihan 19,44%, disusul Sjafrie Sjamsoeddin sebesar 17,70%.

Tidak hanya itu, Amran juga menempati posisi teratas dalam simulasi pilihan tokoh KTI jika pemilu diadakan hari ini (top of mind) dengan angka 19,22%, mengungguli Sjafrie Sjamsoeddin (18,67%) dan Bahlil Lahadalia (7,20%). Adapun persentase responden yang belum menentukan pilihan atau tidak menjawab mencapai 47,21%.

BACA JUGA:  IKAFE, IKATEK dan Fapet Berbagi Juara Liga Domino IKA Unhas di Royal Pegasus Makassar

Menanggapi capaian tersebut, Peneliti Lembaga Riset Indeks Insan Politea sekaligus Dosen FISIP Universitas Muhammadiyah Kendari, Andi Awaluddin Ma’ruf, S.IP., M.Si., menilai bahwa Amran Sulaiman memiliki daya tarik politik yang besar di tingkat nasional.

“Pak Amran merupakan figur yang populer dan paling diharapkan publik untuk mendampingi Prabowo pada 2029 mendatang,” kata Awaluddin saat dikonfirmasi SPos, Kamis (22/10).

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa tingginya harapan publik tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Amran untuk terus memperlihatkan hasil kerja nyata.

“Tentu ini menjadi tantangan tersendiri bagi beliau untuk terus meningkatkan kinerja di Kementerian Pertanian. Selain itu, status sebagai patron politik di Sulawesi Selatan harus dibuktikan dengan tren kepuasan publik serta dampak pembangunan yang positif bagi daerah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Awaluddin menyoroti posisi politik Amran yang dinilainya strategis, baik di dalam maupun di luar struktur partai politik.

“Dari sisi positifnya jika nanti ikut berpartai, Pak Amran punya daya tawar kebijakan yang kuat di suprastruktur politik, apalagi kalau bisa bergabung dengan partai besar. Namun, jika tidak berpartai pun, beliau tetap dianggap masyarakat sebagai figur publik yang profesional,” pungkasnya.

BACA JUGA:  25 Merek Beras Fortifikasi Bermasalah, Mentan Amran Ungkap Temuan Uji Laboratorium

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru