SulawesiPos.com – Daftar negara pemenang Piala Dunia resmi memperbarui susunannya setelah Tim Nasional Spanyol keluar sebagai kampiun edisi 2026.
La Roja sukses menundukkan sang juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New York New Jersey Stadium, Senin, 20 Juli 2026 waktu setempat.
Gol tunggal Ferran Torres pada masa perpanjangan waktu (extra time), tepatnya pada menit ke-106, memastikan tim asuhan Luis de la Fuente mengukir sejarah dengan merengkuh trofi juara dunia untuk kedua kalinya, setelah gelar perdana mereka pada edisi 2010 silam.
Kemenangan ini tak hanya menutup turnamen bersejarah edisi pertama yang diikuti oleh 48 tim peserta, tetapi juga sekaligus memperbarui peta daftar juara dunia dari edisi pertama tahun 1930 hingga 2026.
Spanyol Sejajar dengan Prancis dan Uruguay
Dengan tambahan satu trofi di Amerika Serikat, Spanyol kini resmi mengoleksi dua gelar juara dunia.
Pencapaian ini membawa La Roja masuk ke dalam kelompok elite negara peraih lebih dari satu trofi, menyelaraskan posisinya bersama Prancis dan Uruguay.
FIFA mencatat laga final 2026 berlangsung sangat ketat. Kedua tim bermain imbang tanpa gol sepanjang 90 menit waktu normal sebelum Ferran Torres memecah kebuntuan di babak tambahan.
Hasil ini sekaligus menggagalkan ambisi Argentina untuk mempertahankan gelar juara yang mereka raih pada edisi 2022 di Qatar.
Daftar Rekapitulasi Negara Peraih Gelar Juara Dunia (1930–2026)
Hingga saat ini, Timnas Brasil masih memimpin takhta sebagai kolektor trofi terbanyak sepanjang sejarah.
Berikut adalah peta distribusi gelar juara Piala Dunia:
- 🇧🇷 Brasil (5 Gelar): 1958, 1962, 1970, 1994, 2002
- 🇩🇪 Jerman (4 Gelar): 1954, 1974, 1990, 2014
- 🇮🇹 Italia (4 Gelar): 1934, 1938, 1982, 2006
- 🇦🇷 Argentina (3 Gelar): 1978, 1986, 2022
- 🇫🇷 Prancis (2 Gelar): 1998, 2018
- 🇺🇾 Uruguay (2 Gelar): 1930, 1950
- 🇪🇸 Spanyol (2 Gelar): 2010, 2026
- 🏴 Inggris (1 Gelar): 1966
🟢 Torehan Sejarah Generasi Baru Spanyol
Keberhasilan meraih trofi kedua ini kian mempertegas dominasi generasi baru Spanyol di panggung tertinggi sepak bola dunia.
Selain sukses memulangkan trofi ke Madrid, skuad asuhan Luis de la Fuente juga mengakhiri turnamen dengan rekor pertahanan yang sangat kokoh, sekaligus mencatatkan nama Spanyol sebagai pemenang terbaru dalam daftar panjang sejarah panggung teragung sepak bola sejagat.


