Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 Lengkap, Inggris Vs DR Kongo dan Portugal Tantang Kroasia

Sulawesipos.com – Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 akhirnya terisi penuh setelah seluruh laga fase grup tuntas pada Minggu (28/6/2026) waktu setempat.

Susunan duel fase gugur pun langsung menghadirkan partai menarik, mulai dari Inggris vs Republik Demokratik Kongo, Portugal vs Kroasia, hingga Brasil yang ditantang Jepang.

Format baru Piala Dunia 2026 yang diikuti 48 negara membuat fase gugur untuk pertama kalinya dimulai dari babak 32 besar. Berdasarkan jadwal resmi FIFA, pertandingan knockout dimulai pada Minggu, 28 Juni 2026, dan berlangsung sampai Jumat, 3 Juli 2026, sebelum turnamen berlanjut ke babak 16 besar.

Bagan yang ramai dibagikan di media sosial, termasuk unggahan akun jurnalis transfer Fabrizio Romano, sejalan dengan daftar pertandingan yang sudah muncul di halaman jadwal resmi FIFA dan rangkuman bracket yang diperbarui sejumlah media olahraga internasional setelah fase grup selesai.

Sejumlah duel besar langsung muncul di jalur awal knockout

Dari sisi kiri bracket, laga pembuka babak 32 besar mempertemukan Afrika Selatan melawan Kanada. Setelah itu ada Brasil vs Jepang, Jerman vs Paraguay, serta Belanda vs Maroko. Empat partai ini langsung mempertemukan tim unggulan dengan lawan yang datang dari jalur runner-up atau tim peringkat ketiga terbaik.

BACA JUGA:  Portugal Pakai Gelang Diogo Jota di Piala Dunia 2026, Jadi Simbol Pemain ke-27

Jalur yang sama juga memunculkan Pantai Gading vs Norwegia dan Prancis vs Swedia. Meksiko, yang menjadi salah satu tuan rumah sekaligus juara Grup A, dijadwalkan menghadapi Ekuador. Kombinasi ini membuat sisi kiri bracket diisi campuran kandidat juara, tim kejutan, dan negara yang lolos dengan momentum kuat pada laga terakhir fase grup.

Sports Illustrated dalam pembaruan bracket-nya menuliskan bahwa Jerman akan menghadapi Paraguay, sedangkan Prancis bertemu Swedia. Di sisi lain, jadwal FIFA untuk fase knockout juga sudah menempatkan slot pertandingan yang sesuai dengan hasil akhir klasemen grup dan jalur tim peringkat ketiga terbaik.

Inggris dan Portugal masuk deretan laga yang paling disorot

Perhatian besar juga tertuju ke sisi kanan bracket. Inggris dipastikan menghadapi Republik Demokratik Kongo setelah The Three Lions menutup Grup L sebagai juara usai menang 2-0 atas Panama. The Guardian melaporkan hasil itu mengantar tim asuhan Thomas Tuchel menuju Atlanta untuk laga 32 besar melawan wakil Afrika tersebut.

BACA JUGA:  Timnas Jerman 2026 Resmi Dirilis, Musiala dan Wirtz Jadi Tumpuan

Portugal juga masuk duel besar karena harus berhadapan dengan Kroasia di Toronto. Laga ini mempertemukan dua tim berpengalaman yang sama-sama lolos dari Grup K dan Grup L. Pada jalur lain, Kolombia akan menghadapi Ghana, sedangkan Argentina ditantang debutan kejutan Cabo Verde.

Selain itu, Amerika Serikat dijadwalkan melawan Bosnia dan Herzegovina, Spanyol menghadapi Austria, Swiss bertemu Aljazair, Australia melawan Mesir, serta Belgia ditantang Senegal. Dengan komposisi ini, fase gugur pertama Piala Dunia 2026 tidak hanya menyajikan benturan tim besar, tetapi juga membuka peluang hadirnya kejutan dari negara-negara nonunggulan.

Babak 32 besar jadi ujian awal format baru Piala Dunia 2026

Babak 32 besar akan menjadi ujian pertama dari format baru Piala Dunia yang diperluas. Delapan tim peringkat ketiga terbaik ikut masuk ke fase gugur, sehingga jalur pertandingan menjadi lebih bervariasi dan tidak selalu mempertemukan juara grup dengan runner-up secara langsung seperti edisi-edisi sebelumnya.

BACA JUGA:  Haaland Cetak Dua Gol, Norwegia Kalahkan Irak 4-1 di Grup I Piala Dunia 2026

Bagi penonton, situasi ini membuat bracket terasa lebih padat sejak awal. Tim besar seperti Brasil, Prancis, Inggris, Argentina, Portugal, dan Spanyol memang masih menjadi sorotan utama, tetapi lawan mereka di babak 32 besar datang dengan cerita yang tidak kalah menarik, termasuk negara debutan dan tim yang lolos lewat persaingan ketat hingga detik terakhir fase grup.

Jika tidak ada perubahan jadwal resmi dari panitia, seluruh rangkaian babak 32 besar akan selesai pada 3 Juli 2026. Setelah itu, peta persaingan Piala Dunia 2026 akan makin jelas, termasuk kemungkinan hadirnya pertemuan antarraksasa lebih cepat di babak 16 besar dan perempat final.

Sulawesipos.com – Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 akhirnya terisi penuh setelah seluruh laga fase grup tuntas pada Minggu (28/6/2026) waktu setempat.

Susunan duel fase gugur pun langsung menghadirkan partai menarik, mulai dari Inggris vs Republik Demokratik Kongo, Portugal vs Kroasia, hingga Brasil yang ditantang Jepang.

Format baru Piala Dunia 2026 yang diikuti 48 negara membuat fase gugur untuk pertama kalinya dimulai dari babak 32 besar. Berdasarkan jadwal resmi FIFA, pertandingan knockout dimulai pada Minggu, 28 Juni 2026, dan berlangsung sampai Jumat, 3 Juli 2026, sebelum turnamen berlanjut ke babak 16 besar.

Bagan yang ramai dibagikan di media sosial, termasuk unggahan akun jurnalis transfer Fabrizio Romano, sejalan dengan daftar pertandingan yang sudah muncul di halaman jadwal resmi FIFA dan rangkuman bracket yang diperbarui sejumlah media olahraga internasional setelah fase grup selesai.

Sejumlah duel besar langsung muncul di jalur awal knockout

Dari sisi kiri bracket, laga pembuka babak 32 besar mempertemukan Afrika Selatan melawan Kanada. Setelah itu ada Brasil vs Jepang, Jerman vs Paraguay, serta Belanda vs Maroko. Empat partai ini langsung mempertemukan tim unggulan dengan lawan yang datang dari jalur runner-up atau tim peringkat ketiga terbaik.

BACA JUGA:  Spanyol Ditahan Cape Verde 0-0, Vozinha Jadi Tembok Kokoh di Piala Dunia 2026

Jalur yang sama juga memunculkan Pantai Gading vs Norwegia dan Prancis vs Swedia. Meksiko, yang menjadi salah satu tuan rumah sekaligus juara Grup A, dijadwalkan menghadapi Ekuador. Kombinasi ini membuat sisi kiri bracket diisi campuran kandidat juara, tim kejutan, dan negara yang lolos dengan momentum kuat pada laga terakhir fase grup.

Sports Illustrated dalam pembaruan bracket-nya menuliskan bahwa Jerman akan menghadapi Paraguay, sedangkan Prancis bertemu Swedia. Di sisi lain, jadwal FIFA untuk fase knockout juga sudah menempatkan slot pertandingan yang sesuai dengan hasil akhir klasemen grup dan jalur tim peringkat ketiga terbaik.

Inggris dan Portugal masuk deretan laga yang paling disorot

Perhatian besar juga tertuju ke sisi kanan bracket. Inggris dipastikan menghadapi Republik Demokratik Kongo setelah The Three Lions menutup Grup L sebagai juara usai menang 2-0 atas Panama. The Guardian melaporkan hasil itu mengantar tim asuhan Thomas Tuchel menuju Atlanta untuk laga 32 besar melawan wakil Afrika tersebut.

BACA JUGA:  Portugal Pakai Gelang Diogo Jota di Piala Dunia 2026, Jadi Simbol Pemain ke-27

Portugal juga masuk duel besar karena harus berhadapan dengan Kroasia di Toronto. Laga ini mempertemukan dua tim berpengalaman yang sama-sama lolos dari Grup K dan Grup L. Pada jalur lain, Kolombia akan menghadapi Ghana, sedangkan Argentina ditantang debutan kejutan Cabo Verde.

Selain itu, Amerika Serikat dijadwalkan melawan Bosnia dan Herzegovina, Spanyol menghadapi Austria, Swiss bertemu Aljazair, Australia melawan Mesir, serta Belgia ditantang Senegal. Dengan komposisi ini, fase gugur pertama Piala Dunia 2026 tidak hanya menyajikan benturan tim besar, tetapi juga membuka peluang hadirnya kejutan dari negara-negara nonunggulan.

Babak 32 besar jadi ujian awal format baru Piala Dunia 2026

Babak 32 besar akan menjadi ujian pertama dari format baru Piala Dunia yang diperluas. Delapan tim peringkat ketiga terbaik ikut masuk ke fase gugur, sehingga jalur pertandingan menjadi lebih bervariasi dan tidak selalu mempertemukan juara grup dengan runner-up secara langsung seperti edisi-edisi sebelumnya.

BACA JUGA:  Curacao Raih Poin Bersejarah di Piala Dunia 2026, Tahan Ekuador Tanpa Gol

Bagi penonton, situasi ini membuat bracket terasa lebih padat sejak awal. Tim besar seperti Brasil, Prancis, Inggris, Argentina, Portugal, dan Spanyol memang masih menjadi sorotan utama, tetapi lawan mereka di babak 32 besar datang dengan cerita yang tidak kalah menarik, termasuk negara debutan dan tim yang lolos lewat persaingan ketat hingga detik terakhir fase grup.

Jika tidak ada perubahan jadwal resmi dari panitia, seluruh rangkaian babak 32 besar akan selesai pada 3 Juli 2026. Setelah itu, peta persaingan Piala Dunia 2026 akan makin jelas, termasuk kemungkinan hadirnya pertemuan antarraksasa lebih cepat di babak 16 besar dan perempat final.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru