SulawesiPos.com – Universitas Hasanuddin (Unhas) mengirim 34 tim yang melibatkan 166 mahasiswa ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39. Rektor Unhas Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa meminta kontingen mengandalkan kualitas karya, kepercayaan diri, dan kekompakan untuk mempertahankan gelar juara umum yang diraih pada PIMNAS ke-37 dan ke-38.
Pesan itu disampaikan Jamaluddin saat melepas kontingen Unhas di Hotel Swiss-Belinn Panakkukang, Makassar, Rabu (28/10/2026) malam.
Dengan jumlah tim terbanyak kedua secara nasional, Unhas kembali menargetkan prestasi terbaik sekaligus mempertahankan Piala Adikarta Kertawidya untuk ketiga kalinya.
“Jangan pernah merasa kecil. Kalian memiliki kemampuan yang sama untuk bersaing dan menunjukkan hasil terbaik. Percaya pada kemampuan diri dan tampilkan potensi terbaik kalian,” tegas Jamaluddin.
Menurut Jamaluddin, kompetisi ilmiah tidak hanya ditentukan oleh kualitas gagasan dan karya. Kesiapan mental, kemampuan mengelola tekanan, serta kecakapan mempertahankan gagasan juga menjadi bekal penting ketika mahasiswa berhadapan dengan peserta dari perguruan tinggi lain.
Mahasiswa diminta menjaga kondisi fisik, mengelola rasa gugup, dan tetap tenang saat mempresentasikan hasil pengembangan karya. Rektor Unhas juga mengajak kontingen meneladani semangat Sultan Hasanuddin yang dikenal sebagai Ayam Jantan dari Timur sebagai dorongan untuk menghadapi persaingan dengan keberanian dan kegigihan.
Jamaluddin menekankan bahwa setiap anggota kontingen harus memahami peran masing-masing dan saling melengkapi. Dukungan antarpeserta diperlukan agar persoalan yang muncul selama kompetisi dapat dihadapi bersama.
“Kalian harus menunjukkan karakter sebagai tim yang solid. Saling mendukung dan menutupi kelemahan satu sama lain, karena keberhasilan tim tidak ditentukan oleh satu orang saja,” tambahnya.
Keikutsertaan Unhas pada PIMNAS ke-39 merupakan hasil pembinaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang dimulai sejak akhir 2025. Dalam proses seleksi, Unhas mengusulkan 190 proposal pada skema pendanaan dan 42 proposal pada skema insentif.
Dari pengajuan tersebut, 50 tim memperoleh pendanaan dan delapan tim mendapatkan insentif. Sebanyak 34 tim kemudian berhasil melaju ke PIMNAS ke-39.
Jumlah itu menempatkan Unhas di peringkat kedua nasional sebagai perguruan tinggi dengan tim terbanyak yang lolos ke ajang puncak PKM tersebut.
Kontingen Unhas akan berkompetisi dalam delapan skema PKM. Rinciannya terdiri atas sembilan tim Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH), delapan tim Riset Eksakta (PKM-RE), dan enam tim Kewirausahaan (PKM-K).
Selain itu, terdapat lima tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM), dua tim Karsa Cipta (PKM-KC), dan dua tim Penerapan Iptek (PKM-KI).
Unhas juga mengirim masing-masing satu tim untuk skema Gagasan Futuristik Tertulis (PKM-GFT) dan Video Gagasan Konstruktif (PKM-VGK). Total seluruhnya mencapai 34 tim dengan 166 mahasiswa.
PIMNAS merupakan puncak rangkaian PKM yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di tingkat nasional. Pelepasan kontingen menjadi tahap awal bagi mahasiswa Unhas untuk membawa karya ilmiah hasil pembinaan kampus ke arena kompetisi.
Berbekal pengalaman sebagai juara umum dalam dua edisi sebelumnya, kontingen Unhas diharapkan mampu tampil optimal dengan memadukan kualitas karya, kesiapan mental, dan kolaborasi tim.


