SulawesiPos.com – Penyaluran bantuan pangan untuk periode Oktober hingga Desember 2026 belum dapat dilakukan karena Perum Bulog masih menunggu daftar penerima dari Kementerian Sosial (Kemensos).
Padahal, surat perintah dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) telah terbit dan persiapan pengemasan beras sudah dilakukan.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan data penerima menjadi hal yang masih diperlukan sebelum bantuan didistribusikan kepada masyarakat.
Bulog berharap daftar tersebut segera diterima agar penyaluran bisa dimulai dalam beberapa pekan ke depan.
“Nama-nama penerimanya yang belum kami terima dari teman-teman Kementerian Sosial. Mudah-mudahan dalam minggu-minggu ke depan ini sudah bisa keluar dan segera kita salurkan,” kata Rizal di halaman Kantor Perumda Pasar Makassar, Kamis (22/10/2026).
Bantuan Menyasar Masyarakat Desil 1 dan 2
Bantuan pangan tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, terutama kelompok desil 1 dan 2 yang menjadi sasaran penerima bantuan gratis.
Rizal menyebut, penyaluran bantuan ini diharapkan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan sekaligus mendukung situasi sosial yang kondusif.
“Agar masyarakat lebih tenang, lebih kondusif, dengan memiliki bantuan pangan yang cukup, sehingga khususnya masyarakat di desil 1 dan 2 bisa menikmati bantuan pangan yang gratis,” ujarnya.
Terkait pelaksanaan program, Rizal memastikan surat perintah penyaluran untuk tiga bulan tersebut telah diterbitkan Bapanas sesuai keputusan rapat koordinasi terbatas (Rakortas).
“Surat Bapanas yang terbaru, Bulog diperintahkan untuk menyalurkan bantuan pangan untuk periode Oktober, November, dan Desember. Sesuai dengan hasil keputusan Rakortas dan sesuai dengan perintah dari Bapanas,” jelasnya.
Ia menambahkan, persiapan pengemasan beras juga telah dilakukan. Namun, proses administrasi dan distribusi masih menunggu daftar penerima yang diperlukan.
“Jadi, dalam waktu dekat, secara administrasi mungkin sedang proses, tapi suratnya sudah keluar. Kita untuk packaging berasnya juga siap semuanya, tinggal tunggu nama DTSN-nya,” pungkas Rizal.


