SulawesiPos.com — Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, mengambil langkah tegas untuk menormalisasi kinerja birokrasi di lingkup Pemkab Gowa. Salah satu kebijakan strategis yang diambilnya adalah mengembalikan posisi para pejabat yang sebelumnya sempat dibebastugaskan pada masa kepemimpinan mantan Bupati Husniah Talenrang.
Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Darmawangsyah Muin saat bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Kantor Bupati Gowa, Senin (19/10).
Darmawangsyah menjelaskan bahwa pengembalian pejabat ke posisi semula ini telah melalui prosedur dan peninjauan resmi bersama badan terkait.
“Setelah kita melakukan pemeriksaan bersama BKPSDM dan Inspektorat Sulsel serta sesuai regulasi dan aturan yang ada, pejabat yang sebelumnya dibebastugaskan saya kembalikan ke tempat semula,” tegas Darmawangsyah.
Langkah pengembalian jabatan ini dipandang sangat mendesak demi menuntaskan berbagai program dan pekerjaan pemerintahan yang sempat tertunda. Darmawangsyah berharap para pejabat yang telah dipulihkan posisinya dapat langsung tancap gas bekerja.
“Saya berharap setelah kembali, mereka segera melaksanakan tugas-tugas yang dipandang perlu dan mendesak untuk menyelesaikan pekerjaan yang sempat tertunda,” tambahnya.
Daftar 7 Pejabat yang Dibebastugaskan oleh Husniah saat menjabat Bupati Gowa: Andy Azis Peter – Sekretaris Daerah (Sekda), Mahmud – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Sujjadan – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Syahrul Syahir – Kepala Inspektorat (Inspektur), Andi Idil Hafid – Sekretaris DPRD (Sekwan), Indra Said – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), dan Umar Madjid – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP)
Genjot Serapan Anggaran di Bawah 50 Persen
Pengembalian para pejabat ini juga menjadi bagian dari strategi besar Plt Bupati Gowa dalam menggenjot kinerja birokrasi, khususnya merespons rendahnya realisasi serapan anggaran Kabupaten Gowa saat ini yang masih berada di bawah 50 persen.
Dengan kembalinya struktur pejabat ke posisi semula, Darmawangsyah meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) segera mempercepat pelaksanaan kegiatan agar target kinerja dan pelayanan publik dapat berjalan optimal.
“Serapan anggaran kita hari ini memang di bawah 50 persen, tapi yakin dan percaya, insyaallah bulan depan kita akan melampaui ini dengan berbagai percepatan,” ungkapnya optimistis.
Dorong Kolaborasi dan Penyiapan Anggaran Pokok 2027
Selain penataan kembali pejabat dan percepatan anggaran, Darmawangsyah menekankan pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor serta mengikis ego sektoral yang selama ini berpotensi menghambat pelayanan masyarakat.
Ia juga menginstruksikan Sekretaris Daerah (Sekda) dan seluruh pimpinan SKPD untuk bergerak cepat menyusun Anggaran Pokok 2027 agar Kabupaten Gowa bisa menjadi yang tercepat dalam pembahasan dan penetapan di Sulawesi Selatan.
Melalui momentum Hari Kesadaran Nasional ini, Darmawangsyah mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Gowa untuk menjaga kekompakan, meningkatkan kedisiplinan, serta fokus penuh pada tugas pelayanan masyarakat.
“Kita harus bergerak cepat, mengejar ketertinggalan, dan memastikan seluruh program berjalan dengan baik. Kehadiran kita sebagai abdi rakyat adalah amanah,” pungkas Sekretaris Gerindra Sulsel ini.


