SulawesiPos.com – Kabupaten Bone membawa pulang kabar membanggakan dari perayaan Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-357 Provinsi Sulawesi Selatan. Tak tanggung-tanggung, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone berhasil meraih dua penghargaan dengan total hadiah Rp105 juta, Minggu (18/10/2026).
Prestasi tersebut diraih melalui Juara I Kirab Swasembada Pangan dengan hadiah Rp100 juta serta Favorit II Lomba Masak Nasi Goreng yang mengantarkan Bone meraih hadiah tambahan Rp5 juta.
Capaian ini menjadi catatan tersendiri bagi Kabupaten Bone di tengah perayaan hari jadi provinsi. Selain membawa pulang hadiah, keberhasilan tersebut turut memperkenalkan potensi pertanian, ketahanan pangan, dan kreativitas masyarakat Bone di tingkat Sulawesi Selatan.

Di bawah kepemimpinan Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. (BupAAS), bersama Wakil Bupati Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M. (AAP), prestasi ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat pembangunan daerah berbasis potensi unggulan.
Juara I Kirab Swasembada Pangan, Hadiah Rp100 Juta
Sorotan utama datang dari keberhasilan Bone meraih Juara I Kirab Swasembada Pangan. Dengan hadiah sebesar Rp100 juta, kategori ini menjadi penyumbang terbesar dari total hadiah yang dibawa pulang Pemkab Bone.
Prestasi tersebut memiliki makna tersendiri bagi Bone yang dikenal sebagai salah satu daerah dengan potensi pertanian besar di Sulawesi Selatan.
Kirab Swasembada Pangan bukan sekadar ajang perlombaan dalam memeriahkan hari jadi provinsi. Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk memperkenalkan semangat kemandirian pangan dan potensi daerah yang memiliki peran penting dalam mendukung kebutuhan pangan masyarakat.
Bagi Kabupaten Bone, capaian tersebut menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa sektor pertanian tetap menjadi salah satu kekuatan utama pembangunan daerah.
Tak berhenti di situ, Bone juga meraih penghargaan Favorit II Lomba Masak Nasi Goreng dengan hadiah Rp5 juta. Tambahan penghargaan ini melengkapi keberhasilan Bone hingga total hadiah yang diperoleh mencapai Rp105 juta.
Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian yang diraih Kabupaten Bone dalam rangkaian Semarak HUT ke-357 Sulawesi Selatan.
Menurutnya, prestasi tersebut bukan semata-mata tentang penghargaan maupun nilai hadiah yang diperoleh, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperlihatkan potensi dan kemampuan masyarakat Bone di tingkat provinsi.
“Alhamdulillah, ini menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Bone. Prestasi ini bukan semata-mata tentang hadiah yang kita bawa pulang, tetapi juga tentang bagaimana kita menunjukkan potensi, semangat, dan kemampuan masyarakat Bone di tingkat provinsi,” tutur BupAAS.
Ia menegaskan, keberhasilan tersebut harus menjadi pemacu semangat untuk terus mengembangkan potensi unggulan daerah, khususnya di sektor pertanian dan pangan.
Menurutnya, semangat swasembada pangan sejalan dengan potensi Kabupaten Bone yang memiliki sumber daya pertanian untuk terus dikembangkan demi mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
“Kirab Swasembada Pangan sejalan dengan potensi dan komitmen Kabupaten Bone dalam mendukung ketahanan pangan. Kita ingin potensi pertanian Bone semakin dikenal dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun kebutuhan pangan masyarakat,” lanjutnya.
Bupati juga berharap, keberhasilan di perayaan HUT Sulsel tersebut tidak membuat jajaran pemerintah daerah cepat berpuas diri.
Sebaliknya, penghargaan yang diraih harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja, memperkuat kolaborasi, dan menghadirkan program pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Jangan cepat berpuas diri. Prestasi ini harus menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik, memperkuat kolaborasi, dan terus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Raihan dua penghargaan dengan total hadiah Rp105 juta ini sekaligus memperkuat upaya promosi potensi Kabupaten Bone di tingkat provinsi.
Ke depan, semangat yang ditampilkan melalui Kirab Swasembada Pangan diharapkan dapat diwujudkan melalui langkah konkret, mulai dari peningkatan produktivitas pertanian, penguatan ketahanan pangan, hingga peningkatan kesejahteraan petani.
Bagi Bone, kemenangan ini bukan hanya tentang dua penghargaan dan hadiah bernilai ratusan juta rupiah. Lebih dari itu, capaian tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus memperkuat komitmen membangun sektor pertanian yang berdaya saing. (kar)


