Tim SAR Kawal 2.557 Pendaki Upacara 17 Agustus di Bawakaraeng

SulawesiPos.com – Tim SAR gabungan mengawal 2.557 pendaki yang tercatat sudah mencapai puncak Gunung Bawakaraeng di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, untuk persiapan mengikuti upacara bendera HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada Senin (17/8/2026), dengan ratusan personel disiagakan dari jalur pendakian hingga kawasan puncak demi mengantisipasi kondisi darurat.

Kepala Kantor Basarnas Makassar Muhammad Arif Anwar mengatakan personel ditempatkan di sejumlah titik strategis agar setiap pergerakan pendaki bisa dipantau selama kegiatan berlangsung.

“Personel disiagakan di sejumlah titik strategis sepanjang jalur pendakian sampai kawasan puncak. Fokus kami memastikan seluruh pendaki menjalankan kegiatannya aman. Apabila terjadi kondisi darurat, tim segera memberikan pertolongan,” kata Arif di Gowa, Minggu (16/8/2026).

Dari data terakhir, jumlah 2.557 pendaki itu terdiri atas 94 orang melalui jalur registrasi Lembanna, 1.195 orang melalui Bulu Balea, 872 orang melalui Tassoso, dan 396 orang melalui Kanreapia.

Basarnas Makassar menempatkan tim di Posko Lembanna, Posko Aju Bulu Balea, Pos 5, Pos 7, Pos 8 jalur Lembanna, Lembah Ramma, jalur Tassoso, hingga kawasan puncak Gunung Bawakaraeng.

BACA JUGA:  Viral Pengakuan Wanita di Tomoni Luwu Timur Diduga Jadi Korban Pemerasan Rp25 Juta usai Video Pribadi Tersebar

Ratusan Personel Siaga di Jalur Pendakian

Sejauh ini, Basarnas Makassar menyebut belum ada pendaki yang dilaporkan sakit, meninggal dunia, atau membutuhkan pertolongan darurat sejak status siaga khusus diberlakukan.

“Sampai saat ini situasi masih aman. Meski demikian, kami mengimbau seluruh pendaki tetap berhati-hati, menjaga kondisi fisik, membawa perlengkapan yang sesuai, serta mengikuti arahan petugas dan relawan di lapangan,” tuturnya.

Tim SAR gabungan mulai bergerak menuju titik penempatan sejak Sabtu (15/8/2026) malam dan berlanjut pada Minggu (16/8/2026) dengan pemantauan terhadap pergerakan pendaki menuju puncak.

Basarnas juga mengingatkan pendaki agar terus memperhatikan perubahan cuaca di kawasan Gunung Bawakaraeng dan tidak memaksakan diri saat mengalami kelelahan atau gangguan kesehatan.

Dalam operasi Siaga Khusus Merah Putih itu, total ada 211 personel dari berbagai unsur yang dikerahkan, termasuk Tim Rescue KPP Makassar, SAR Locus, SAR Marteam, KSR PNUP, Redcar, TBM UMI, Saukang Explorer, SAR Hasanuddin, hingga Daeng Tisia Rescue.

BACA JUGA:  Basarnas Kerahkan RB 220 dari Mataram, Operasi SAR KM Nurul Salsa Diperkuat di Hari Keenam

Jumlah peserta upacara tahun ini tercatat lebih sedikit dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencapai 4.068 pendaki.

Pada pelaksanaan tahun 2025, tercatat 25 peserta mengalami masalah, mulai dari kelelahan, terkilir, terpisah dari rombongan, hingga keluhan asam lambung dan sakit kepala di sejumlah pos pendakian.

SulawesiPos.com – Tim SAR gabungan mengawal 2.557 pendaki yang tercatat sudah mencapai puncak Gunung Bawakaraeng di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, untuk persiapan mengikuti upacara bendera HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada Senin (17/8/2026), dengan ratusan personel disiagakan dari jalur pendakian hingga kawasan puncak demi mengantisipasi kondisi darurat.

Kepala Kantor Basarnas Makassar Muhammad Arif Anwar mengatakan personel ditempatkan di sejumlah titik strategis agar setiap pergerakan pendaki bisa dipantau selama kegiatan berlangsung.

“Personel disiagakan di sejumlah titik strategis sepanjang jalur pendakian sampai kawasan puncak. Fokus kami memastikan seluruh pendaki menjalankan kegiatannya aman. Apabila terjadi kondisi darurat, tim segera memberikan pertolongan,” kata Arif di Gowa, Minggu (16/8/2026).

Dari data terakhir, jumlah 2.557 pendaki itu terdiri atas 94 orang melalui jalur registrasi Lembanna, 1.195 orang melalui Bulu Balea, 872 orang melalui Tassoso, dan 396 orang melalui Kanreapia.

Basarnas Makassar menempatkan tim di Posko Lembanna, Posko Aju Bulu Balea, Pos 5, Pos 7, Pos 8 jalur Lembanna, Lembah Ramma, jalur Tassoso, hingga kawasan puncak Gunung Bawakaraeng.

BACA JUGA:  Kebakaran Lahan di Eks Stadion Mattoanging Makassar Diduga Dipicu Bakar Sampah

Ratusan Personel Siaga di Jalur Pendakian

Sejauh ini, Basarnas Makassar menyebut belum ada pendaki yang dilaporkan sakit, meninggal dunia, atau membutuhkan pertolongan darurat sejak status siaga khusus diberlakukan.

“Sampai saat ini situasi masih aman. Meski demikian, kami mengimbau seluruh pendaki tetap berhati-hati, menjaga kondisi fisik, membawa perlengkapan yang sesuai, serta mengikuti arahan petugas dan relawan di lapangan,” tuturnya.

Tim SAR gabungan mulai bergerak menuju titik penempatan sejak Sabtu (15/8/2026) malam dan berlanjut pada Minggu (16/8/2026) dengan pemantauan terhadap pergerakan pendaki menuju puncak.

Basarnas juga mengingatkan pendaki agar terus memperhatikan perubahan cuaca di kawasan Gunung Bawakaraeng dan tidak memaksakan diri saat mengalami kelelahan atau gangguan kesehatan.

Dalam operasi Siaga Khusus Merah Putih itu, total ada 211 personel dari berbagai unsur yang dikerahkan, termasuk Tim Rescue KPP Makassar, SAR Locus, SAR Marteam, KSR PNUP, Redcar, TBM UMI, Saukang Explorer, SAR Hasanuddin, hingga Daeng Tisia Rescue.

BACA JUGA:  Pria di Makassar Cabuli Gadis 12 Tahun, Istri Potong Rambut Korban gegara Cemburu

Jumlah peserta upacara tahun ini tercatat lebih sedikit dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencapai 4.068 pendaki.

Pada pelaksanaan tahun 2025, tercatat 25 peserta mengalami masalah, mulai dari kelelahan, terkilir, terpisah dari rombongan, hingga keluhan asam lambung dan sakit kepala di sejumlah pos pendakian.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru