Unhas Didorong Perkuat Diplomasi Pendidikan Indonesia di Pasifik Lewat Program BIPA

Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Dili Prof. Tasrifin.

Di Timor Leste yang menjadi kekuatan utama diplomasi pendidikan dan kebudayaan adalah peran Pusat Budaya Indonesia KBRI Dili dibawah satuan kerja Atase Pendidikan dan Kebudayaan. Tahun 2026, peserta pembelajar BIPA sebanyak 16.500 peserta yang tersebar di 12 Distrik. Ini didukung dengan tingginya animo Warga Negara Timor Leste yang kuliah di Indonesia.

Dalam sesi diskusi, para peserta menilai penguatan program BIPA bukan hanya meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia, tetapi juga menjadi jembatan bagi pengembangan kerja sama pendidikan tinggi, mobilitas mahasiswa, dan hubungan Indonesia dengan negara-negara Pasifik.

Pameran Pendidikan Indonesia Digelar di Papua Nugini

Sebagai tindak lanjut, KBRI Port Moresby akan menggelar Pameran Pendidikan Indonesia pada 30 September hingga 1 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut akan menghadirkan sepuluh perguruan tinggi Indonesia, lembaga pendidikan vokasi, serta pameran budaya dan produk Indonesia guna memperluas akses masyarakat Papua Nugini terhadap informasi pendidikan dan berbagai program beasiswa di Indonesia.

BACA JUGA:  Unhas Perketat Sistem UTBK SNBT 2026, Pengawasan Berlapis untuk Cegah Kecurangan

Melalui berbagai inisiatif tersebut, Indonesia terus menegaskan komitmennya menjadikan pendidikan, bahasa, dan kebudayaan sebagai pilar utama diplomasi untuk mempererat persahabatan dan kerja sama dengan negara-negara di kawasan Pasifik.

Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Dili Prof. Tasrifin.

Di Timor Leste yang menjadi kekuatan utama diplomasi pendidikan dan kebudayaan adalah peran Pusat Budaya Indonesia KBRI Dili dibawah satuan kerja Atase Pendidikan dan Kebudayaan. Tahun 2026, peserta pembelajar BIPA sebanyak 16.500 peserta yang tersebar di 12 Distrik. Ini didukung dengan tingginya animo Warga Negara Timor Leste yang kuliah di Indonesia.

Dalam sesi diskusi, para peserta menilai penguatan program BIPA bukan hanya meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia, tetapi juga menjadi jembatan bagi pengembangan kerja sama pendidikan tinggi, mobilitas mahasiswa, dan hubungan Indonesia dengan negara-negara Pasifik.

Pameran Pendidikan Indonesia Digelar di Papua Nugini

Sebagai tindak lanjut, KBRI Port Moresby akan menggelar Pameran Pendidikan Indonesia pada 30 September hingga 1 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut akan menghadirkan sepuluh perguruan tinggi Indonesia, lembaga pendidikan vokasi, serta pameran budaya dan produk Indonesia guna memperluas akses masyarakat Papua Nugini terhadap informasi pendidikan dan berbagai program beasiswa di Indonesia.

BACA JUGA:  Rektor Unhas Lantik 21 Pejabat Baru, Ini Daftar Lengkap Nama dan Jabatannya

Melalui berbagai inisiatif tersebut, Indonesia terus menegaskan komitmennya menjadikan pendidikan, bahasa, dan kebudayaan sebagai pilar utama diplomasi untuk mempererat persahabatan dan kerja sama dengan negara-negara di kawasan Pasifik.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru