Siapa Nurman Herin? Rekan Kuliah Febrie Adriansyah yang Kini Jadi Tersangka Baru Kasus TPPU

SulawesiPos.com – Nurman Herin menjadi nama baru yang masuk ke pusaran perkara dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah. Pada Kamis, 30 Juli 2026, Tim 9 Kejaksaan Agung menetapkan Nurman Herin sebagai tersangka baru, memperluas penyidikan yang sebelumnya sudah menjerat Febrie.

Koordinator Tim 9 yang juga Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan, Rudi Margono, mengatakan, “Tim penyidik menetapkan tersangka NH terkait dugaan turut serta tindak pidana pencucian uang.”

Setelah penetapan itu, Nurman langsung ditahan di Rutan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan untuk 20 hari ke depan.

Penetapan itu datang saat penyidik Kejagung menyebut sudah memeriksa 24 saksi dan menelusuri sedikitnya tujuh perusahaan yang diduga berkaitan dengan penanganan perkara.

Dengan masuknya Nurman, fokus publik bergeser bukan hanya pada status hukumnya, tetapi juga pada pertanyaan: siapa sebenarnya Nurman Herin, apa hubungannya dengan Febrie Adriansyah, dan bagaimana jejak hidup serta kariernya yang bisa ditelusuri dari data terbuka?

Hubungan Nurman Herin dengan Febrie Adriansyah

Sejauh yang terungkap ke publik, hubungan Nurman dengan Febrie bukan relasi baru.

BACA JUGA:  Pakar Hukum Dorong KPK Tangani Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah, Soroti Risiko Konflik Kepentingan

Sejumlah laporan media menyebut Nurman Herin merupakan rekan kuliah Febrie Adriansyah di Jambi, dengan keduanya sama-sama berasal dari lingkungan Fakultas Hukum Universitas Jambi.

Lingkaran itu juga terhubung dengan nama Don Ritto, sosok lain yang lebih dulu muncul dalam perkara ini.

Kedekatan itu menjadi penting karena penyidik dan sejumlah laporan investigatif tidak lagi melihat nama Nurman hanya sebagai teman lama.

Dalam perkembangan perkara, ia disebut berada di lingkaran orang kepercayaan Febrie.

Namun sampai Kamis malam, 30 Juli 2026, Kejagung belum merinci secara terbuka apa bentuk peran spesifik Nurman dalam konstruksi dugaan TPPU tersebut, selain menyebut ada dugaan turut serta.

Jejak hidup yang muncul ke publik

Informasi mengenai kehidupan pribadi Nurman Herin tidak banyak terbuka di ruang publik. Belum banyak data terverifikasi mengenai tahun kelahiran, riwayat keluarga, atau perjalanan awal hidupnya yang dipublikasikan secara luas.

Karena itu, potret Nurman saat ini lebih banyak dibaca dari jejak pendidikan, lingkaran pergaulan, dan dokumen korporasi yang belakangan muncul dalam penyidikan.

Yang paling konsisten muncul adalah keterkaitannya dengan Jambi. Sejumlah laporan menyebut ia berasal dari Jambi dan merupakan bagian dari jejaring lama Febrie sejak masa kampus.

BACA JUGA:  Fakta-Fakta OTT DPRD Muara Enim, Uang Proyek Irigasi Diduga Beli Alphard

Dari titik itu, nama Nurman kemudian lebih sering muncul bukan sebagai figur publik, melainkan sebagai pihak swasta yang berjejaring dalam aktivitas bisnis.

Perjalanan karier: dari pihak swasta ke jejak korporasi

Dalam penjelasan resmi Kejagung, Nurman Herin dikategorikan sebagai pihak swasta.

Jejak karier yang bisa dipetakan ke publik sejauh ini lebih banyak terlihat melalui dokumen perusahaan yang ditelusuri media dari basis data Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum.

Penelusuran Kumparan terhadap dokumen AHU menunjukkan nama Nurman Herin tercatat sebagai komisaris di PT Kresna Pusaka Energi, sementara Don Ritto menjadi direktur sekaligus pemegang saham dominan.

Dalam dokumen yang sama, Nurman disebut memegang 450 lembar saham senilai Rp450 juta.

Perusahaan itu kemudian terhubung dengan PT Parwita Permata Mulia, entitas yang disebut menguasai mayoritas saham PT Tribhakti Inspektama.

Rangkaian dokumen ini membuat nama Nurman tidak lagi dibaca semata sebagai teman lama Febrie, tetapi sebagai bagian dari simpul korporasi yang ikut disorot dalam penyidikan aliran dana dan jaringan bisnis di sekitar perkara tersebut.

BACA JUGA:  Jokowi Angkat Bicara Soal Dugaan Keterlibatannya dalam Korupsi Kuota Haji 2024

Di titik inilah perjalanan karier Nurman yang semula minim sorotan berubah drastis.

Dari figur swasta yang nyaris tak dikenal publik luas, namanya kini dibaca dalam konteks dugaan jejaring bisnis, kepemilikan saham, dan hubungan personal lama dengan mantan pejabat tinggi penegakan hukum.

Mengapa Nurman kini jadi sorotan

Perubahan status hukum Nurman membuat publik melihat kembali peran orang-orang di sekitar Febrie Adriansyah.

Jika sebelumnya perhatian tertuju pada Febrie, penggeledahan, serta temuan aset bernilai besar, masuknya Nurman sebagai tersangka baru memperlihatkan bahwa penyidikan bergerak ke lingkar pertemanan lama dan simpul korporasi yang diduga ikut menopang arus pencucian uang.

Sampai Kamis, 30 Juli 2026 malam, narasi yang paling kuat dan terverifikasi soal Nurman Herin adalah tiga hal: ia merupakan rekan lama Febrie Adriansyah dari Jambi, ia berstatus pihak swasta dengan jejak pada beberapa entitas bisnis yang muncul dalam dokumen resmi perseroan, dan kini ia telah ditetapkan sebagai tersangka baru dalam perkara dugaan TPPU yang masih terus berkembang.

SulawesiPos.com – Nurman Herin menjadi nama baru yang masuk ke pusaran perkara dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah. Pada Kamis, 30 Juli 2026, Tim 9 Kejaksaan Agung menetapkan Nurman Herin sebagai tersangka baru, memperluas penyidikan yang sebelumnya sudah menjerat Febrie.

Koordinator Tim 9 yang juga Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan, Rudi Margono, mengatakan, “Tim penyidik menetapkan tersangka NH terkait dugaan turut serta tindak pidana pencucian uang.”

Setelah penetapan itu, Nurman langsung ditahan di Rutan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan untuk 20 hari ke depan.

Penetapan itu datang saat penyidik Kejagung menyebut sudah memeriksa 24 saksi dan menelusuri sedikitnya tujuh perusahaan yang diduga berkaitan dengan penanganan perkara.

Dengan masuknya Nurman, fokus publik bergeser bukan hanya pada status hukumnya, tetapi juga pada pertanyaan: siapa sebenarnya Nurman Herin, apa hubungannya dengan Febrie Adriansyah, dan bagaimana jejak hidup serta kariernya yang bisa ditelusuri dari data terbuka?

Hubungan Nurman Herin dengan Febrie Adriansyah

Sejauh yang terungkap ke publik, hubungan Nurman dengan Febrie bukan relasi baru.

BACA JUGA:  Jokowi Angkat Bicara Soal Dugaan Keterlibatannya dalam Korupsi Kuota Haji 2024

Sejumlah laporan media menyebut Nurman Herin merupakan rekan kuliah Febrie Adriansyah di Jambi, dengan keduanya sama-sama berasal dari lingkungan Fakultas Hukum Universitas Jambi.

Lingkaran itu juga terhubung dengan nama Don Ritto, sosok lain yang lebih dulu muncul dalam perkara ini.

Kedekatan itu menjadi penting karena penyidik dan sejumlah laporan investigatif tidak lagi melihat nama Nurman hanya sebagai teman lama.

Dalam perkembangan perkara, ia disebut berada di lingkaran orang kepercayaan Febrie.

Namun sampai Kamis malam, 30 Juli 2026, Kejagung belum merinci secara terbuka apa bentuk peran spesifik Nurman dalam konstruksi dugaan TPPU tersebut, selain menyebut ada dugaan turut serta.

Jejak hidup yang muncul ke publik

Informasi mengenai kehidupan pribadi Nurman Herin tidak banyak terbuka di ruang publik. Belum banyak data terverifikasi mengenai tahun kelahiran, riwayat keluarga, atau perjalanan awal hidupnya yang dipublikasikan secara luas.

Karena itu, potret Nurman saat ini lebih banyak dibaca dari jejak pendidikan, lingkaran pergaulan, dan dokumen korporasi yang belakangan muncul dalam penyidikan.

Yang paling konsisten muncul adalah keterkaitannya dengan Jambi. Sejumlah laporan menyebut ia berasal dari Jambi dan merupakan bagian dari jejaring lama Febrie sejak masa kampus.

BACA JUGA:  Polrestabes Makassar Telusuri TPPU Jaringan Narkoba Pekanbaru, Rp 2,3 Miliar Disita

Dari titik itu, nama Nurman kemudian lebih sering muncul bukan sebagai figur publik, melainkan sebagai pihak swasta yang berjejaring dalam aktivitas bisnis.

Perjalanan karier: dari pihak swasta ke jejak korporasi

Dalam penjelasan resmi Kejagung, Nurman Herin dikategorikan sebagai pihak swasta.

Jejak karier yang bisa dipetakan ke publik sejauh ini lebih banyak terlihat melalui dokumen perusahaan yang ditelusuri media dari basis data Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum.

Penelusuran Kumparan terhadap dokumen AHU menunjukkan nama Nurman Herin tercatat sebagai komisaris di PT Kresna Pusaka Energi, sementara Don Ritto menjadi direktur sekaligus pemegang saham dominan.

Dalam dokumen yang sama, Nurman disebut memegang 450 lembar saham senilai Rp450 juta.

Perusahaan itu kemudian terhubung dengan PT Parwita Permata Mulia, entitas yang disebut menguasai mayoritas saham PT Tribhakti Inspektama.

Rangkaian dokumen ini membuat nama Nurman tidak lagi dibaca semata sebagai teman lama Febrie, tetapi sebagai bagian dari simpul korporasi yang ikut disorot dalam penyidikan aliran dana dan jaringan bisnis di sekitar perkara tersebut.

BACA JUGA:  KPK Naikkan Batas Gratifikasi, Setyo Ingatkan Pejabat Tolak Sejak Awal

Di titik inilah perjalanan karier Nurman yang semula minim sorotan berubah drastis.

Dari figur swasta yang nyaris tak dikenal publik luas, namanya kini dibaca dalam konteks dugaan jejaring bisnis, kepemilikan saham, dan hubungan personal lama dengan mantan pejabat tinggi penegakan hukum.

Mengapa Nurman kini jadi sorotan

Perubahan status hukum Nurman membuat publik melihat kembali peran orang-orang di sekitar Febrie Adriansyah.

Jika sebelumnya perhatian tertuju pada Febrie, penggeledahan, serta temuan aset bernilai besar, masuknya Nurman sebagai tersangka baru memperlihatkan bahwa penyidikan bergerak ke lingkar pertemanan lama dan simpul korporasi yang diduga ikut menopang arus pencucian uang.

Sampai Kamis, 30 Juli 2026 malam, narasi yang paling kuat dan terverifikasi soal Nurman Herin adalah tiga hal: ia merupakan rekan lama Febrie Adriansyah dari Jambi, ia berstatus pihak swasta dengan jejak pada beberapa entitas bisnis yang muncul dalam dokumen resmi perseroan, dan kini ia telah ditetapkan sebagai tersangka baru dalam perkara dugaan TPPU yang masih terus berkembang.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru