Bentrokan Subuh di Veteran Selatan, Motor Diduga Milik Geng Motor Dibakar

SulawesiPos.com – Bentrokan antara kelompok pemuda dan kelompok pengendara motor pecah di pertigaan Jalan Veteran Selatan-Jalan Rappocini Raya, Makassar, Sabtu (7/11/2026) sekitar pukul 04.45 Wita. Massa membakar satu sepeda motor yang diduga milik anggota geng motor setelah kelompok pengendara motor disebut menyerang kawasan permukiman.

Lokasi bentrokan berada di perbatasan Kecamatan Mamajang dan Kecamatan Makassar. Insiden itu membuat suasana subuh mencekam dan sempat mengganggu arus lalu lintas di jalan poros tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Mamajang Iptu Uji Mughni mengatakan bentrokan melibatkan pemuda Jalan Rappocini Lorong 1, kelompok pengendara motor, dan pemuda Jalan Anuang, Kecamatan Mamajang.

“Keributan antar kelompok pemuda Jalan Rappoccini Lorong 1 dengan gabungan kelompok pengendara motor atau geng motor dengan pemuda Jalan Anuang Kecamatan Mamajang,” kata Uji dikutip dari detikSulsel, Sabtu (7/11/2026).

Menurut Uji, bentrokan dipicu aksi penyerangan kelompok pengendara motor ke kawasan permukiman. Warga dan pemuda setempat kemudian melakukan perlawanan hingga kelompok tersebut mundur.

BACA JUGA:  Pamer Senjata Tajam Saat Tawuran, Pria di Makassar Ditangkap Polisi

“Bentrokan ini dipicu oleh ulah kelompok motor tersebut yang melakukan penyerangan dan meresahkan ketertiban umum di kawasan pemukiman warga,” ujarnya.

Dalam kejadian itu, satu sepeda motor tertinggal di lokasi. Massa yang tersulut emosi kemudian membakar kendaraan tersebut di tengah jalan hingga menyisakan rangka.

Uji mengatakan polisi belum memastikan pemilik sepeda motor maupun pelaku pembakaran.

“Motor yang dibakar diduga milik geng motor. Sementara pelaku pembakaran belum diketahui,” ungkapnya.

Laporan dari lokasi menyebut bentrokan diwarnai lemparan batu dan petasan. Para pengguna jalan memilih berhenti atau memutar balik karena khawatir menjadi sasaran.

Personel gabungan Opsnal Intelkam Polrestabes Makassar, Polsek Makassar, dan Polsek Mamajang tiba setelah menerima laporan warga. Polisi meminta massa membubarkan diri dan sempat melepaskan tembakan saat mengamankan lokasi.

Hingga berita ini disusun, polisi masih menyelidiki pemicu bentrokan serta mengantisipasi serangan susulan di poros Jalan Veteran Selatan-Jalan Rappocini Raya.

SulawesiPos.com – Bentrokan antara kelompok pemuda dan kelompok pengendara motor pecah di pertigaan Jalan Veteran Selatan-Jalan Rappocini Raya, Makassar, Sabtu (7/11/2026) sekitar pukul 04.45 Wita. Massa membakar satu sepeda motor yang diduga milik anggota geng motor setelah kelompok pengendara motor disebut menyerang kawasan permukiman.

Lokasi bentrokan berada di perbatasan Kecamatan Mamajang dan Kecamatan Makassar. Insiden itu membuat suasana subuh mencekam dan sempat mengganggu arus lalu lintas di jalan poros tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Mamajang Iptu Uji Mughni mengatakan bentrokan melibatkan pemuda Jalan Rappocini Lorong 1, kelompok pengendara motor, dan pemuda Jalan Anuang, Kecamatan Mamajang.

“Keributan antar kelompok pemuda Jalan Rappoccini Lorong 1 dengan gabungan kelompok pengendara motor atau geng motor dengan pemuda Jalan Anuang Kecamatan Mamajang,” kata Uji dikutip dari detikSulsel, Sabtu (7/11/2026).

Menurut Uji, bentrokan dipicu aksi penyerangan kelompok pengendara motor ke kawasan permukiman. Warga dan pemuda setempat kemudian melakukan perlawanan hingga kelompok tersebut mundur.

BACA JUGA:  Tawuran Kandea-Baraya di Makassar Dipicu Pengantar Jenazah, Polisi Bantah Terkait Kematian Rafli

“Bentrokan ini dipicu oleh ulah kelompok motor tersebut yang melakukan penyerangan dan meresahkan ketertiban umum di kawasan pemukiman warga,” ujarnya.

Dalam kejadian itu, satu sepeda motor tertinggal di lokasi. Massa yang tersulut emosi kemudian membakar kendaraan tersebut di tengah jalan hingga menyisakan rangka.

Uji mengatakan polisi belum memastikan pemilik sepeda motor maupun pelaku pembakaran.

“Motor yang dibakar diduga milik geng motor. Sementara pelaku pembakaran belum diketahui,” ungkapnya.

Laporan dari lokasi menyebut bentrokan diwarnai lemparan batu dan petasan. Para pengguna jalan memilih berhenti atau memutar balik karena khawatir menjadi sasaran.

Personel gabungan Opsnal Intelkam Polrestabes Makassar, Polsek Makassar, dan Polsek Mamajang tiba setelah menerima laporan warga. Polisi meminta massa membubarkan diri dan sempat melepaskan tembakan saat mengamankan lokasi.

Hingga berita ini disusun, polisi masih menyelidiki pemicu bentrokan serta mengantisipasi serangan susulan di poros Jalan Veteran Selatan-Jalan Rappocini Raya.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru